
Sesuai kesepakatan kemarin mereka semua berkumpul di rumah Aifah sebelum mereka menuju gunung A untuk melakukan pendakian.
Hingga mereka semua tiba di tempat pendakian awal mereka setelah beberapa jam melakukan perjalanan dari rumah Aifah.
"Oke kita sudah sampai" ucap Dimas dengan semangat.
"Sampai lo bilang,,,ini masih naik lagi curut" ucap Sari ketus.
Dimas menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Maksud gue tuh dah sampai ke titik awal kita untuk berjuang" bela Dimas garing.
"Udah lah jangan ribut,,,yuk sewa tenda,,,sama daftar kalau mau naik ke gunung" ucap Raka menengahi pertengkaran temannya itu.
Mereka pun berjalan menuju ketempat penyewaan tenda setelah itu mereka semua menuju tempat pendaftaran peserta yang akan mengikuti pendakian gunung.
__ADS_1
Setelah melakukan pendaftaran mereka semua berkumpul untuk mendapatkan penjelasan tentang tata cara melakukan pendakian, cara melakukan pertolongan pertama pada orang yang terkena cedera saat melakukan pendakian dan larangan-larangan saat melakukan pendakian serta menunjuk salah satu dari tim untuk menjadi penanggung jawab dari teman yang lain dan yang mereka tunjuk adalah Panji sebagai penanggung jawab mereka.
"Kalian semua pada jangan berpencar ya daki nya,,,, dan gue akan tentuin pasangan kalian semua biar gak susah yang ada di paling depan Risa sama Erik disusul Sari sama Dimas, terus Zara sama Arif, Anggi sama Kevin, Putri sama Raka dan yang paling belakang gue sama Aifah" tutur Panji sembari melihat teman-temannya. dan semua hanya menjawab dengan anggukan kepala.
Mereka melakukan Pendakian dengan diselingi celotehan-celotehan receh dan diselingi keluhan-keluhan kecil seperti Panas lah, haus lah dan capek terutama Anggi karena, dia paling benci dengan cuaca panas ya tapi karena ada Kevin dia memaksa mengikuti pendakian itu.
"Sumpah nih jalan gak kasih terpal aja ya,,,sumpah ini panasnya melebihi ngeliat doi sama yang lain" keluh Anggi orang yang biasanya bersikap dingin dan datar bisa banyak bicara karena kepanasan.
"Kalau kasih terpal tuh kawinan oneng" tutur Putri.
"Tapi ya gue mah penasaran dari kapan lo jadi bucin gini emang lo punya doi ?" tanya Raka sedikit menyindir.
"Udah lah istirahat dulu aja gue capek" ucap Risa.
"Iya nji gue juga" timpal Sari.
__ADS_1
"Oke kita istirahat di ujung sana aja buat berteduh sebentar dan minum" ucap Panji menunjuk ujung jalan setapak.
Mereka semua beristirahat sebentar sebelum melanjutkan pendakian karena mereka mendaki kurang sedikit lagi emang gunung yang mereka daki adalah gunung yang tidak terlalu tinggi dan cocok untuk pemula atau cuman untuk mengisi waktu luang.
"Lanjut lagi yuk biar cepet sampai keatas" ajak Panji sambil berdiri dari duduknya.
"Kamu kenapa yang ?" tanya Panji melihat Aifah.
"Tak apa aku cuman masih capek aja" ucap Aifah melihat Panji sedikit mendongakkan kepala nya karena sekarang Panji sedang berdiri dihadapan Aifah.
"Mau istirahat sebentar lagi ?" tanya Panji.
"Gak usah kita lanjutin aja" tutur Aifah sambil mencoba untuk berdiri.
Panji yang melihat kekasihnya kesusahan berdiri pun mengulurkan tangannya pada Aifah "Sini aku bantu"
__ADS_1
Aifah tersenyum dengan perhatian yang diberikan dari kekasihnya itu dan menyambut tangan Panji "Terimakasih"
Akhinnya mereka melanjutkan pendakian mereka dan tak terasa setelah 1 jam melanjutkan pendakian dari tempat mereka istirahat telah sampai lah dipuncak gunung A.