Jodoh Tak Akan Kemana

Jodoh Tak Akan Kemana
Extra Part 1


__ADS_3

Ini bonus buat cerita Anggi sama Kevin yang masih gantung diatas.


—————————————————————


Setelah kejadian itu Anggi dan Kevin sudah saling tidak bertemu.


Anggi sekarang sudah benar-benar menjauh dari Kevin. Dia memilih untuk mencari pekerjaan di ibu kota.


Anggi benar-benar menepati janjinya untuk berusaha melupakan Kevin karena, dia tau rasa cinta ini hanya semu baginya.


"Bismillah semoga ini yang terbaik untuk ku,,,,aku akan pergi dan benar-benar pergi dari hidupmu untuk selama-lamanya" Gumam Anggi dalam hatinya dengan lengkungan senyum getirnya.


"Semangat loe pasti bisa" ucap Anggi menyemangati diri sendiri sambil menghapus air matanya yang tiba-tiba terjatuh dari pelupuk matanya.


Tak berselang lama pesawat yang akan ditumpangi Anggi untuk ke ibu kota sudah lepas landas.


Tidak ada yang tau tentang kepergian Anggi kali ini dia hanya berpamitan kepada kedua orang tuanya dan tidak memberi tau diperbolehkan memberi tau kepada siapapun tentang kepergiannya kali ini.


Flashback on


Setelah menghadiri acara pernikahan Aifah dan Panji. Anggi memilih untuk langsung pulang ke Klaten dengan keadaan yang sangat kacau.


"Assalamualaikum bu" ucap salam Anggi sambil mengetuk pintu rumah orang tuanya dengan suara serak karena terlalu lama menangis.

__ADS_1


Ibu Anggi begitu terkejut saat melihat anak semata wayangnya pulang tengah malam dengan keadaan yang kacau.


Anggi langsung memeluk tubuh renta wanita yang sudah melahirkannya dengan air mata yang terus mengalir pada pipi mulusnya.


Ibu Anggi membiyarkan anaknya menumpahkan semua air matanya dan kesedihannya di dalam pelukannya.


Ibu Anggi begitu paham dengan sifat anaknya dia tidak akan menangis dan memperlihatkan air matanya pada orang lain jika masalah yang dia hadapi tidak sulit.


"Nak,,,lebih baik kita masuk dulu nanti dilihat tetangga malah dikira ada apa-apa nanti" ucap Ibu Anggi seraya mengelus puncak kepala anaknya.


Anggi hanya mengganggukan kepalanya lalu masuk kedalam kamarnya agar ayahnya tidak tau kalau dia pulang dalam keadaan kacau seperti saat ini.


"Nak,,apa yang membuatmu menjadi seperti ini ?" tanya ibu Lia nama dari ibu Anggi.


Anggi hanya mengangkat wajahnya yang sudah basah akan air mata untuk menatap wajah ibunya.


Bu Lia menarik nafas dalam dan membuangnya dengan perlahan.


"Ada masalah apa kok sampai pergi jauh" ucapnya.


"Bu,,,Anggi mau melupakan Kevin karena, Anggi tau cinta sepihak itu sakit,,dan sekarang waktunya Anggi melupakan cinta semu ini" ucap Anggi berlinang air mata seraya menundukkan kepalanya.


"Nak jika itu yang kamu mau dan jalan yang terbaik untuk mu maka ibu dan bapak akan mendukung mu" ucap Ibu Lia sambil menghapus airmata anaknya.

__ADS_1


Anggi tersenyum kecil saat suasana hatinya sudah benar-benar lega saat menceritakan semuanya pada ibunya.


"Tapi jika kamu sudah benar-benar ikhlas dengan perasaanmu segeralah kembali orang tua mu disini selalu menantikan kehadiranmu" ucap Ibu Lia sedikit meneteskan aimatanya karena, merasakan kesedihan yang anaknya alami saat ini.


"Bu untuk kepergianku kali uni tolong rahasiakan dari siapa pun" mohon Anggi pada ibunya.


Ibu Lia hanya mengganggukan kepalanya tanda menyetujui permintaan putrinya.


"Ya sudah sekarang kamu istirahat ini sudah malam" ucap Ibu Lia sambil menyelimuti anaknya dan mengecil dahi anggi sebelum keluar dari kamarnya.


Setelah kepergian ibunya Anggi langsung terlelap dalam tidurnya karena hari juga sudah malam dan terlalu lelah menangis sejak tadi.


Flashback Off


Keesokan paginya Anggi mencoba memberi tau tentang rencana kepergiannya ke ibu kota kepada bapaknya walau pun sedikit takut kalau tidak diperbolehkan oleh bapaknya.


"Pergilah jika itu keputusanmu,,, kamu sudah dewasa sudah tau mana yang baik untuk dirimu dan yang tidak untuk dirimu,,,tapi ingat cepatlah kembali kesini karena, orang tua mu ini juga lama kelamaan semakin tua dan membutuhkan kehadiranmu,,,hanya kamu yang bapak punya dan kamu tumpuan kami dimasa tua kami" ucap Bapak Bambang pada putri kecilnya yang sudah menjadi dewasa ini.


Malam harinya Anggi sudah melakukan perjalanan ke ibu kota dengan pesawat agar lebih cepat dan besok paginya dia sudah bisa bekerja ditempat barunya.


"Tempat baru, suasana baru semoga dengan ini aku bisa mengikhlaskan mu" gumamnya lirih saat sudah turun dari pesawat.


Dia menyewa kos untuk tempat dia berteduh dan melepas lelah usai bekerja.

__ADS_1


"Tidak terlalu buruk walau pun hanya kecil" ucap Anggi saat melihat tempat kosnya.


# kasih like ya, comen, saran, kritik, vote ya buat karya ku insyaallah bakal aku kasih bonus agak banyak untuk menyelesaikan cerita Anggi dan Kevin yang masih gantung sendiri.


__ADS_2