Jodoh Tak Akan Kemana

Jodoh Tak Akan Kemana
"Episode 47"


__ADS_3

Aifah dkk nya menghampiri para laki-laki yang terlebih dahulu ada di tempat acara api unggun.


"Kenapa nyuruh gue kesini ?" tanya Sari ketus pada Dimas seraya duduk disebelah pria itu.


Dimas hanya tersenyum kecut mendengar pertanyaan ketus dari Sari.


"Malah senyam-senyum sendiri nih orang gila kali ya" ucap Sari geli.


Dimas masih saja diam tak mau menjawab pertanyaan yang dilontarkan gadis yang ada di sebelahnya ini.


Sedangkan Sari terus saja mengoceh tak jelas.


"Udah lah diem kenapa ?,,emang tu mulut gak pegel ngoceh terus" ucap Dimas ketus karena ocehan gadis itu.


Sari hanya bisa menutup mulutnya rapat-rapat mendengar ucapan ketus yang dilontarkan pria yang ada disampingnya saat ini.


Semua yang ada di acara itu seketika terdiam saat ketua acara itu berdiri untuk memberikan sambutannya.


"Assalamualaikum teman-teman sekalian saya dan teman-teman saya disini mengadakan acara api unggun untuk menemani malam kita semua para pendaki gunung A yang ada disini,,,,acara ini untuk kalian semua dan jika ada yang ingin menghibur silahkan atau mungkin ada yang mau menyatakan cinta juga boleh,,," sambutan ketua acara yang disambut gelak tawa dari semua pendaki.


"Silahkan bagi yang mau menghibur,,,," imbuhnya.


Setelah ketua acara memberikan sambutan Dimas langsung berdiri kedepan dan membawa gitarnya.


"Wah,,,anda mau menghibur atau menyatakan cinta ini kak ?" tanya ketua itu pada Dimas.


"Saya disini ingin menyatakan perasaan saya untuk dia yang memakai jaket warna merah dan jilbab warna abu-abu,,," tunjuk Dimas pada seorang wanita.


Wanita yang ditunjuk langsung mengangkat kepalanya sambil berekspresi bingung dengan apa yang barusan terjadi.


Dimas mulai memetik gitarnya dan menyanyi lagu yang menurutnya mewakili perasaannya saat ini.


***Dengarkanlah, wanita pujaanku

__ADS_1


Malam ini akan kusampaikan


Hasrat suci kepadamu, dewiku


Dengarkanlah kesungguhan ini


Aku ingin mempersuntingmu


'Tuk yang pertama dan terakhir


Jangan kau tolak dan buat 'ku hancur


'Ku tak akan mengulang 'tuk meminta


Satu keyakinan hatiku ini


Akulah yang terbaik untukmu


Malam ini akan kusampaikan


Janji suci, satu untuk selamanya


Dengarkanlah kesungguhan ini


Aku ingin mempersuntingmu


'Tuk yang pertama dan terakhir


Jangan kau tolak dan buat 'ku hancur


'Ku tak akan mengulang 'tuk meminta


Satu keyakinan hatiku ini

__ADS_1


Akulah yang terbaik untukmu


Jangan kau tolak dan buat 'ku hancur


'Ku tak akan mengulang 'tuk meminta


Satu keyakinan hatiku ini


Akulah yang terbaik untukmu


Jangan kau tolak dan buat 'ku hancur


'Ku tak akan mengulang 'tuk meminta


Satu keyakinan hatiku ini


Akulah yang terbaik untukmu


Akulah yang terbaik untukmu


O-o-o-o-o-o-oh*** ...


"Sari Maheswari maukah kau jadi kekasih ku " ucap Dimas diakhir lagunya.


Seketika Sari yang diberikan perilaku begitu manis meneteskan air matanya dan beranjak dari tempat duduknya dan menghampiri Dimas yang ada di depan.


"Maukah kau menjadi kekasih ku Sari Maheswari" ulang Dimas sambil memegang tangan Sari.


Sari yang masih terharu dengan perlakuan manis dari Dimas pun hanya bisa menangguhkan kepalanya bertanda jika dia "mau menjadi kekasihnya".


Setelah mendapat jawaban Dimas langsung menarik Sari masuk kedalam pelukannya. Dan disambut tepuk tangan dari semua pendaki.


Setelah itu acara dilangsungkan sampai larut malam ada yang melawak, bernyanyi, dan ada yang seperti Dimas menyatakan cinta nya.

__ADS_1


__ADS_2