Jodoh Tak Akan Kemana

Jodoh Tak Akan Kemana
"Episode 36"


__ADS_3

"Aifah" ucap Kevin tersenyum.


Panji yang mendengar ucapan Kevin pun membulatkan matanya dan mengepalkan tangannya untuk menahan emosinya.


"Gue tau lo suka sama dia,,,tapi asal lo tau gur udah suka sama dia dari SMP,,,kita bukti in aja siapa yang bakal tin dia gue atau lo,,,,tapi lo harus inget setiap apa yang lo punya bakal jadi milik gue kalau lo gak bisa menjaganya dengan baik-baik" ucap Kevin sambil berdiri dari tempat duduknya dan pergi dari tempat itu dan meninggalkan Panji yang hanya terdiam.


Panji masih terdiam mendengar ucapan Kevin tadi dia mengepalkan tangannya dan menatap nanar lurus kedepan dan menahan emosinya.


"Sial !" umpat Panji beranjak dari duduknya dan meninggalkan tempat itu.


Di perjalanan Panji mengucap sumpah serapah untuk Kevin yang sudah membuatnya benar-benar marah.


Setelah Panji sampai dirumahnya dia segera masuk kerumah.


Bruk..... !!!


Panji memukul tembok kamarnya untuk melampiaskan emosinya yang sudah ia tahan sejak tadi.


"Sial,,,!!!!" umpatnya dengan kesal.


"Gue gak akan pernah biarin lo rebut apa yang gue punya lagi gue bakal perjuang in Aifah dan gue gak akan ngalah lagi ke lo kevin" ucap Panji dengan emosinya.


Panji sudah begitu lelah setelah melampiaskan emosinya akhirnya dia tertidur.

__ADS_1


Keesokan harinya Panji membuka matanya karena terkena sinar matahari yang menerobos masuk ke kamarnya dari celah gorden kamarnya.


"aaauuummm,,,,," Panji menguap dan mengucek matanya terbangun dari tidurnya.


dret,,,dret,,,,dret


Belum sempat Panji mengumpulkan nyawanya sudah ada notifikasi pesan dari ponselnya.


Panji meraba meja untuk mencari ponselnya setelah menemukannya Panji mengerutkan dahinya saat melihat nama yang tertulis pada layar ponselnya "Kevin" dengan perasaan kesal Panji membuka ponselnya dan membaca pesan yang masuk.


"Inget gue bakal ambil apa yang lo punya termasuk Aifah,,,kalau lo gak bisa jaga dia dengan baik,,,camkan itu sepupu kesayanganku" kevin


Panji membulatkan matanya saat membaca pesan dari kevin dan mengepalkan tangannya menahan emosinya.


"Huh,,,masih pagi aja dah bikin gue gak mood tuh orang" ucap Panji mengacak rambutnya frustasi.


Panji


Assalamualaikum,,,Apa lo masih marah sama gue soal kemarin malem ?


Pesan yang Panji kirim tak kunjung ada balasan dari Aifah pun bertambah frustasi.


"Huh,,,pasti dia masih mar- " ucapan Panji terpotong saat ada suara notifikasi pesan yang masuk pada ponselnya.

__ADS_1


Aifah


Walaikum salam,,,engak gue dah gak marah sama lo


Panji membaca pesan dari Aifah pun menyungingkan senyum karena bahagia baru pertama kalinya pesan yang ia kirim pada Aifah mendapat respon dan direspon dengan kata-kata yang halus tidak ketus.


**Panji


Keluar sama gue mau gak ?


Aifah


Main aja kesini ajak semuanya aja sekalian biar ramai


Panji


Oke entar agak siang an**


Setelah pesan yang dia kirim sudah tidak ada respon Panji beranjak dari ranjang nya dan menuju dapur untuk memasak sarapan.


Setelah selesai sarapan panji mulai membersihkan rumah karena dia dirumah sendiri jadi apa-apa harus sendiri.


"Huh,,,Capeknya" ucap Panji sambil menghela nafas lekas setelah selesai membersihkan rumahnya.

__ADS_1


Panji menghempaskan badannya kesofa untuk mengistirahatkan badannya yang lelah dan menutup matanya dengan lengan kanannya.


"Gue bakal berjuang demi lo Fah,,,," ucap Panji dengan semangat.


__ADS_2