
Bel panjang berbunyi tandanya pelajaran sudah selesai dan para siswa dan siswi waktunya untuk pulang.
"Eh fah katanya tadi lo mau ada yang jemput" Kata Putri.
"Iya gak biasanya lo di jemput,,,siapa yang mau jemput lo?" tanya Risa
"Itu katanya si panji mau jemput gue" Kata Aifah.
"Lo jangan main api deh inget Mella itu sahabat lo" Kata Sari.
"Iya gue tau tapi si panji nya sendiri yang ngajakin mau jemput gue" kata Aifah sambil mengendong tasnya di bahunya.
"Ati-ati jangan cuman gara-gara cowok persahabatan lo ancut" nasehat Anggi.
Iya walapun si anggi itu orangnya genit dan suka ganti-ganti cowok tapi dia paling baik kalau nasehati orang tentang cowok,,,biasalah dia dah paham banget tentang cowok.
"Iya itu bener kata Anggi lo harus hati-hati" sambung Sari.
"Iya gue juga gak mau main api takut kebakar gue nanti " jawab Aifah santai.
"Ya udah yuk kita turun" kata Putri.
"Eh yuk kapan-kapan kita nongkrong dah lama lo ?" kata Anggi.
__ADS_1
"Yuk lah sebelum UTS atau setelah UTS enaknya ?" tanya Sari.
"Setelah uts aja lah" jawab Putri.
"Ikut aja lah gue" kata Aifah.
"Eh ngomong in uts emang uts kapan sih ?" tanya Risa.
"Besok senin oneng" kata Anggi
"Makannya jangan pacaran terus" jawab ketus Putri.
"Yah gue belum belajar lagi" kata Risa terlihat frustasi diwajahnya.
Anggi dan Aifah mereka adalah orang yang pintar dari mereka berempat walau pun anggi dan aifah sahabat tapi kalau masalah pelajaran jangan bicara sahabat mereka berdua kaya musuh.
"Apa sih lo semua harus pada belajar jangan ngandali gue sama Anggi gak bagus" jawab Aifah.
"Eh btw fah lo di jemput jam berapa" kata Risa mengalihkan topik pembicaraan.
"Tadi gue bilang pulang jam 5 tapi gak tau dia dah jemput atau belum" jawab Aifah.
"kita temenin lo deh kasian gue lo sendirian nanti" Kata Putri yang hanya dijawab anggukan kepala pelan oleh Aifah.
__ADS_1
Mereka berempat menunggu Panji di depan gerbang sambil bercanda sekitar 15 menit lamanya mereka menunggu Panji di depan gerbang sekolah akhirnya yang ditunggu pun datang.
"Nunggu nya lama gak kalian semua ?" tanya Panji yang baru datang dengan sepeda motor nya.
"Gak kok sans aja" Kata Putri.
"Makasih dah mau nemenin Aifah nunggu in gue" kata Panji.
"Sama-sama kita kan sahabat ya gak fah" kata Sari menyenggol bahu Aifah.
"Fah itu Panji atau pangeran sumpah ganteng banget" bisik Risa kepada Aifah.
"lo pikir sendiri kalau dia pangeran lo dah mati oneng" bisik Aifah kepada Risa.
"Ya udah ayo fah nanti keburu malem" kata Panji melirik Aifah.
"Jangan ngebut-ngebut jaga temen gue awas lo lecet sedikit gue potong kepala lo nji" kata Anggi.
"Siap gue bakal jaga Aifah pokok nya" jawab Panji melirik Aifah, "eh sebentar emang lo berani potong kepala gue gi ?" tanya Panji yang sekarang melirik Anggi.
"Ya enggak lah mana gue berani" kata Anggi datar.
"Omdo (omong doang) lo gi hahaha...." kata Sari sambil tertawa
__ADS_1
Semua yang ada disana pun tertawa menertawakan Anggi yang sekarang pipinya sedang merah padam merahan emosi dan amarahnya.