
Di tempat lain Kevin menjadi orang yang hilang arah selalu murung. Saat ini semua sudah pulang dari Kalimantan ke Klaten tapi berbeda dengan pasangan suami istri baru mereka pulang ke Bandung tempat mereka berdua mengais pundi-pundi rezeki.
Saat ini Aifah diboyong oleh suaminya Panji untuk menempati rumah yang sudah disiapkan oleh Panji sejak lama.
"Gimana yang suka gak sama rumahnya kalau kurang nyaman atau gak terlalu suka bisa kamu desain lagi nanti aku cariin desain interior" ucap Panji saat pertama kali mereka berdua masuk kedalam rumah.
Aifah mengedarkan pandangannya dirumah baru mereka Aifah sudah begitu terpesona saat melihat halaman yang begitu luas dan sekarang melihat dalam rumahnya Aifah sampai ternganga melihat semua kemewahan rumahnya.
"Mas ini mah udah lebih dari cukup ini besar banget,,,aku seneng banget dan bersyukur" ucap Aifah berkaca-kaca karena terlalu bahagia.
"Harusnya mas yang bersyukur kamu masih mau menerima mas yang udah pernah buat kamu kecewa" ujar Panji menatap manik mata Aifah yang teduh dengan penuh cinta.
Aifah meneteskan air matanya saat mengingat begitu banyak ujian yang harus mereka rasakan dalam menjalin kasih hingga harus berpisah karena kesalah pahaman dan ego Aifah yang terlalu tinggi sampai empat tahun cinta mereka harus di uji dan ini adalah titik dimana mereka merajut kasih kembali tapi dengan status yang naik level yaitu suami istri.
"Jangan di inget-inget lagi mari kita jalani ini bersama dalam suka dan duka,,,tetaplah disisi mas walau saat terburuk mas sekalipun,,,nasehati mas saat mas salah melangkah menjadi imam mu" ucap Panji tersenyum sambil menyeka air mata Aifah dengan lembut.
Aifah mengganggukan kepalanya tersenyum.
__ADS_1
"Bimbing ifah juga mas agar ifah bisa menjadi istri yang baik buat mas,,,insyaallah ifah bakal selalu ada saat mas dalam masalah,,,kita jalani ini semua bersama kita bangun keluarga kita sampai kejanahnya " jawab Aifah tersenyum mengalungkan tangannya pada leher suaminya.
CUP
Panji mencium bibir Aifah dengan penuh kasih dan cinta tetapi ciuman itu tidak terlalu lama karena, Aifah terlebih dahulu mengakhiri ciumannya untuk mengambil oksigen.
Mereka berdua saling menatap dan tersenyum.
Tapi percayalah setiap masalah akan selalu ada jalan keluarnya dan dibalik air mata akan ada sebuah kebahagiaan. Tapi jangan pernah terlalu terbuai akan kebahagiaan dan jangan sampai lupa jika akan ada masalah baru yang akan kita hadapi kelak entah itu ringan atau berat.
Tapi tiba-tiba raut wajah Aifah menjadi sendu, panji yang melihat raut wajah Aifah mengerutkan keningnya bingung.
"Kenapa kok sedih gitu gak seneng ya" ucap Panji menunduk.
"Maaf udah buat kamu kecewa lagi" imbuhnya sendu.
Panji mengira Aifah sedih karena, tidak puas dengan apa yang sudah ia berikan pada Aifah dan membuat dia kecewa dan sedih seperti saat ini. Padahal dia sudah berjanji pada dirinya sendiri untuk selalu memberikan kebahagiaan untuk istri tercintanya bukan rasa kecewa.
__ADS_1
"Aku gak marah atau kecewa kok sama mas, ifah sedih karena gak bisa tau kabar anggi saat ini" Ucap Aifah sendu.
Panji mendekat kearah istrinya dan menarik tubuh mungil Aifah kedalam pelukannya. Panji membiarkan istrinya menumpahkan semua kekhawatiran yang ia rasakan untuk sahabat dekatnya itu saat ini.
Panji terus mengecup puncak kepala istrinya memberikan kenyamanan dan kehangatan.
"Mas udah coba tanya ke orang kepercayaan mas tapi mereka belum ada kabar berdoa saja semoga Anggi baik-baik saja" ucap Panji mengurai pelukannya dan membersihkan air mata istrinya.
Panji membawa Aifah naik ke kamar mereka untuk istirahat melepas rasa lelah mereka karena perjalanan jauh.
●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●
Kevin Skip Lagi nih
Ada yang kangen gak sama babang tampan kita Kevin
Komen ya,,,,
__ADS_1