Jodoh Tak Akan Kemana

Jodoh Tak Akan Kemana
"Episode 43"


__ADS_3

Pada akhirnya mereka semua sudah sampai di puncak gunung.


"Hufft,,,,"Anggi menghela nafasnya saat sudah sampai di puncak.


"Gak sia sia gue daki sampai sini pemandangannya sungguh bagus" ucap Risa berdiri dan melihat jauh.


"Iya sumpah siang nya aja bagus apa lagi malamnya" ucap Putri dengan menarik sudut bibirnya membentuk senyum yang merekah.


"Kalau malem ya dingin lah" tutur Sari.


"Terus kalok malem banyak nyamuk juga" tambah Zara.


"Kalian gak mau cepet istirahat apa ? pada bantuin gue sini buat tenda" suruh Aifah yang masih kesusahan mendirikan tenda.


"Gue mah gak bisa fa" ucap Risa.


"sama" ucap Anggi bersamaan dengan putri dan sari.


"Lah lo pada bisanya apa coba ?" tanya Aifah dengan nada gemas.


"Gue bisanya makan" ucap Sari.


"Udah lah biar suruh para cowok aja kita nerima beres" ucap Zara menunjuk ke tenda cowok yang sudah selesai.

__ADS_1


"Ya tapi kan kasian mereka capek juga" ucap Aifah menarik kembali tendanya.


"Udah sini biar gue aja" ucap laki-laki menarik tenda yang dipegang Aifah.


"Kak,,,ngapain kakak disini ?" tanya Aifah heran melihat laki-laki yang akan membantunya itu.


"Gue sama yang lain daki lah sebelum masuk universitas" ujar Laki-laki itu dan tersenyum mautnya yang bisa membuat para kaum hawa meleleh.


"Oh,,," ucap Aifah hingga membuat mulutnya berbentuk bulat.


"kak Adit sekarang kuliah di universitas mana ?" tanya Aifah sambil mendirikan tendanya. Ya, laki-laki tadi adalah Kak Adit pacar Mella.


"Gue di universitas S" ucap Kak Adit sambil melirik Aifah.


"Kamu masih inget aja,,,,tentang cita-cita tempat kuliah ku" tutur Kak Adit bahagia karena, Aifah masih mengingat percakapan mereka saat SMP dulu.


'Gue udah lama gak ketemu lo,,,dan lo tambah cantik fah,,,,jujur rasa ini belum hilang,,,dan saat liat lo gue tambah suka sama lo' gumam Kak Adit dalam hatinya saat melihat Aifah.


"Akhirnya selesai juga" ucap Aifah sambil meregangkan otot-ototnya yang terasa sangat pegal.


"Capek ya" tutur Kak Adit melihat Aifah.


"Banget,,," ucap Aifah duduk.

__ADS_1


"Istirahat dulu aja sana" suruh Kak Adit sambil duduk disamping Aifah.


"Nanti saja,,,oh iya kak terimakasih udah bantuin buat tenda" ucap Aifah melirik Kak Adit sambil tersenyum.


"Santai aja lah gak usah kaku gini" ucap Kak Adit.


Mereka mengobrol dan mengingat tentang masa lalu mereka yang sempat dekat dulu dan terdengar tawa saat ada cerita lucu tentang mereka berdua.


"Nji,,,,bukannya itu kak Adit ya kenapa tuh pacar lo deket banget" ucap Dimas menunjuk kearah Aifah dan Kak Adit.


Panji melihat arah yang ditunjukkan oleh tangan Dimas dan mengepalkan tangannya menahan amarahnya.


"Kan emang mereka deket dari SMP" tutur Kevin yang duduk bersama Panji dkk.


"Tapi kenapa tu mantan kakel ada disini" ujar Erik sedikit geram.


"Paling dia daki emang dia sering daki kok,,,,waktu itu Aifah, Zara, Mella juga daki bareng Kak Adit waktu SMP dulu" ucap Kevin mengingat masa SMP nya.


"Oh makannya Aifah tadi pas jalan naik kesini kaya udah biasa daki" tutur Raka.


"Sedeket apa sih mereka berdua waktu SMP sampai kaya akrab banget ?" imbuh Raka penasaran.


"Dulu tuh waktu SMP Kak Adit tuh sering main ke kelas buat nemuin Aifah tapi Aifah orangnya gak peka" tutur Arif.

__ADS_1


"Udah lah lo pada bisa diem kagak" ucap Panji penuh dengan emosi.


__ADS_2