
Mereka semua sekarang sedang bercanda, ngobrol ringan diruang tamu rumah Aifah. Tapi Panji dan Aifah hanya diam sesekali saling melempar pandang jika di ajak ngomong pun mereka hanya menjawab seadanya aja.
Sahabat Aifah yang merasa aneh dengan diamnya dia mulai bertanya-tanya.
Aifah kenapa ? tumben diem biasanya paling cerewet ? tadi ada apa sama panji ?. Kira-Kira itu lah pertanyaan sahabat Aifah sekarang.
Mereka semua dikagetkan dengan suara teriakan yang familiar di telinga Aifah dan kawannya memanggil nama Aifah dari luar.
"ASSALAMUALAIKUM,,,AIFAH LO DIRUMAH KAN" teriak dari seorang laki-laki yang suaranya sangat familiar di telinga Aifah dkk.
"Berisik lo vin kaya di hutan" jawab Risa tak kalah teriak.
"Lo berdua bisa gak gak usah teriak-teriak" ucap Raka menutup kuping.
"Iya tuh bener kata Raka pada kaya di hutan" ucap Sari membela Raka.
"Udah jangan gelud sini masuk biar tambah rame" kata Putri melerai mereka.
Raka dan Kevin masuk kedalam rumah Aifah terkejut melihat Panji dkk nya ada dirumah Aifah.
"Lo ngapain disini" ucap Kevin ketus sambil menunjuk Panji.
__ADS_1
"Lo juga ngapain disini ?,,,suka-suka kita lah" kata Panji balik bertanya ke arah kevin.
"Wah malah balik nanya lo" jawab ketus Kevin.
"Udah lah lo kenapa sih malah pada gelud ,,,,, dah lo pada duduk aja" ucap Aifah menatap tajam laki-laki itu.
Semua yang melihat pertengkaran antara mereka pun bingung ada hubungan apa mereka ?.
"Lo kenal ma dia vin ?" tanya Anggi penasaran.
"Hm,, iya dia adik sepupu gue" jawab Kevin dengan nada malas.
Semua yang mendengar hanya ber oh ria selain Panji dan Kevin yang saling menatap dengan tatapan tajam.
"Gue balik dulu fah" ucap Panji menatap Aifah.
"Hm,,, hati-hati di jalan" jawab Aifah cuwek dengan tatapan Panji.
Setelah semua laki-laki pulang Aifah dkk masuk ke rumah untuk mandi, ibadah dan masak untuk makan malam.
"Huh laper banget gue" ucap Risa melihat makanan yang sudah ada di meja makan.
__ADS_1
"Uh ini enak banget emang lo jago masak fah" Ucap Sari dengan mulut penuh dengan makanan.
"Kalau lagi makan tuh jangan ngomong nanti keselek" kata Putri menasehati Sari.
Mereka semua makan dengan hening tanpa ada yang bersuara hanya ada suara sendok dan piring yang beradu.
"Ris, sar lo berdua cuci piring kita bertiga dah masak jadi gantian" suruh Anggi.
"Baiklah tuan putri ku sayang" jawab Risa dengan nada manjanya.
"Jijik deh gue dengernya ris" ucap Putri bergidik ngeri.
Setelah selesai dengan tugasnya mereka berdua menghampiri yang lain yang sedang ada di ruang tv dan sedang menggunakan masker wajah.
"Dih pada gak ngajak-ngajak lo pada jahat" ucap Sari kesel karena gak di ajak pakai masker.
"Dih tinggal pakai aja napa gitu aja susah" ucap Anggi dengan mulut yang susah untuk berbicara.
Mereka berdua pun memakai masker itu secara bergantian tak jarang mereka semua jail satu sama lain hingga haru semakin malam dan mereka memutuskan untuk tidur karena sudah mengantuk.
Taqaballahu Minna wa minkum minal aidzin wal faizin 😇
__ADS_1
Mohon maaf lahir dan batin