Jodoh Tak Akan Kemana

Jodoh Tak Akan Kemana
"Episode 35"


__ADS_3

Saat semua sahabat Aifah sudah masuk kerumah Aifah untuk istirahat Zara segera mencekal tangan Aifah untuk menahan tangan Aifah karena ada yang mau dia bahas dengan Aifah.


"Fah gue mau tanya boleh" tanya Zara sambil duduk diteras rumah dan diikuti oleh Aifah.


"Santai aja lah,,,tanya tingal tanya" ucap Aifah bingung dengan sikap Zara.


"Fah,,,apa lo suka sama si Panji ?" tanya Zara sambil menggenggam tangan Aifah.


Aifah tersenyum mendengar pertanyaan Zara "Entahlah,,,gue cuman gak mau ada salah paham seperti dulu sama Mella" ucap Aifah masih dengan senyumnya.


"Gue tau lo suka sama si Panji dan apa yang lo takut kan Mella sekarang udah sama kak Adit,,,Mella dah gak bakal sama si Panji" ucap Zara meyakinkan perasaan Aifah.


"Gue gak tau ini perasaan apa za,,,gue cuman selalu nyaman saat bersama Panji" ucap Aifah menghela nafasnya.


"Gue takut sakit hati za,,," imbuh Aifah dengan wajah sendu.


"Ya udah gak usah di pikir lah fah biar waktu yang menjawab" kata Zara memberi semangat pada sahabatnya itu.


Aifah hanya mengangguk dan menyungingkan senyum. Setelah itu mereka masuk kedalam rumah untuk istirahat.

__ADS_1


Di Sisi Lain.


Di tempat makan terlihat dua pria yang diam dan saling menatap satu sama lain. Tidak ada suara diantara mereka hanya ada keheningan diantara mereka hingga salah satu pria di antara mereka memecah keheningan.


"Kenapa ngajak gue kesini ?" tanya salah satu pria itu sambil menyeruput kopinya.


"Panji Saputra" ucap Kevin terkekeh mengucapkan nama sepupunya itu.


Ya kedua pria itu adalah Kevin dan Panji.


#Flashback on


Panji mengurungkan niatnya untuk melajukan motornya menatap Kevin sepupunya dengan tatapan tajam.


"Mau apa ?" tanya Panji dengan nada tegas.


"Ikut gue ada yang mau gue omongin sama lo,,, tapi berdua aja" ucap Kevin melirik pada teman-teman panji dan Raka.


"Oke,,,,lo berdua duluan aja,,,gue gak apa" ucap Panji melirik pada sahabatnya dan menyakinkan pada sahabatnya untuk tidak mengkhawatirkannya.

__ADS_1


Tanpa menunggu persetujuan dari kedua sahabatnya Panji segera melajukan motornya untuk mengikuti Kevin yang sudah terlebih dahulu melajukan motornya.


#Flashback off


Panji yang mendengar namanya disebut oleh sepupunya dengan lengkap pun langsung mengerutkan dahinya karena dia sudah tau betul dengan sikap sepupunya itu.


Sudah sejak kecil mereka tumbuh bersama jadi Panji sangat mengenal sepupunya itu.


"Ckck,,,apa yang lo mau dari gue ?" tanya Panji ketus.


"Apa akan lo berikan ke gue ?" tanya Kevin dengan nada meremehkan.


"Gak usah basa-basi bisa langsung ke intinya gak,,,buang-buang waktu gue aja lo" ucap Panji kesal.


Kevin terus terkekeh mendengar ucapan sepupunya itu pasalnya sudah sejak kecil apa yang dimiliki Panji akan menjadi miliknya karena Panji akan selalu memberikannya pada Kevin hingga suatu saat Panji begitu marah dengan Kevin saat dimana Kevin mengambil mainan kesukaannya dan merusaknya oleh sebab itu Panji sudah tidak mau bertemu dengan Kevin karena mainan yang dihancurkan oleh Kevin adalah mainan dari almarhum kakaknya yang sudah meninggal karena telah menyelamatkan nyawa Panji dari kematiannya.


"Aifah" ucap Kevin tersenyum.


Panji yang mendengar ucapan Kevin pun membulatkan matanya dan mengepalkan tangannya untuk menahan emosinya.

__ADS_1


__ADS_2