Jodoh Tak Akan Kemana

Jodoh Tak Akan Kemana
" Episode 12~Beruntung"


__ADS_3

"Eh bentar deh gue kok belum kenal lo-lo pada,,,,gue Panji lo siapa ?" tanya Panji melihat ke arah Sari, Putri dan Risa.


"Ini itu sahabat gue sama Aifah ini Risa, yang ini Putri dan yang ujung noh Sari" jawab Anggi sambil mengenalkan satu persatu.


"Mau pulang kapan ini fah ?" tanya Panji melihat Aifah.


"Ya udah ayo" jawab Aifah sambil menaiki motor Panji.


"Ya udah duluan ya gaes" ucap Panji menghidupkan motornya.


Jawab mereka bersama "hati-hati"


Aifah dan Panji hanya menjawab mereka dengan senyuman dan mulai menjalankan motornya menjauh dari sekolahan Aifah.


"fah temen-temen lo pada kocak ya" kata Panji tertawa kecil.


"Iya gitu mereka apa ada nya gak dibuat-buat" kata Aifah.


"Eh lo masih deket banget sama Zara dan Mella secara lo kan yang beda sekolah sendiri ?" tanya Panji.


"Ya deket masih mereka juga sering nginep di rumah gue" kata Aifah.


"Lo temenin gue makan dulu ya gue laper nih fah" ucap Panji tanpa menunggu jawaban Aifah langsung membelokkan motornya ketempat makan.

__ADS_1


"Disini makanannya sedikit dan mahal gak kenyang mending kita kesana aja" kata Aifah menunjuk kesebuah warung kecil mie ayam.


Panji tanpa menjawab langsung melajukan motornya menuju warung mie ayam yang ditunjuk Aifah.


"Mang beli 2 porsi ya" Kata Aifah pada mamang penjual mie ayam.


"Wah sama pacar nih biasanya mah sendiri" celoteh mamang mie ayam.


"Bukan pacar tapi temen kok mang" elak Aifah yang hanya dibalas senyuman dan anggukan sama mamangnya.


Mereka berdua duduk ditempat yang kosong yang ada dipaling ujung.


"Lo sering kesini fah ?" tanya Panji


"Iya kalau lagi ada masalah sih" jawab Aifah sambil melihat taman yang ada disebelah warung mie ayam itu, "disini enak sejuk kan deket taman" sambung Aifah tersenyum.


"Cobain deh nji lo nanti bakal ketagihan" kata Aifah sambil memasukkan sambal dan saus.


"Masak sih" goda Panji yang hanya dijawab senyuman oleh Aifah.


Panji memasukkan mie kedalam mulutnya tak berselang lama matanya melotot tapi bukan karena pedes atau gak enak justru karena enak banget.


"Sumpah ini enak banget fah" takjub nya Panji.

__ADS_1


"Makannya jangan komen dulu sebelum nyoba" kata Aifah memandangi mangkuk mie ayamnya.


"Lo selalu bawa temen lo kesini pasti" tebak Panji.


"Gue malah baru kali ini ngajak temen kesini baru lo nji" kata Aifah.


"Wau gue beruntung banget dong" kata Panji.


"Iya itu den bener neng ifah mah baru kali ini bawa temannya kesini" kata bu Romlah istri dari mang Toha pemilik warung mie ayam.


"Bu Romlah bisa aja" kata Aifah malu.


"Bu jadi nya berapa ini ?" tanya Aifah pada bu Romlah.


"Semuanya jadi 20 ribu neng" jawab bu Romlah.


"Biar gue aja fah" jawab Panji sambil mengulungkan uang ke bu Romlah.


"Makasih loh nji" kata Aifah dan hanya dibalas senyum.


"Ya udah yuk pulang dah mau magrib ini" jawab Panji menaiki motornya yang disusul oleh Aifah.


Mereka menyusuri jalanan kota yang ramai karena ini adalah waktunya semua orang untuk pulang kerja.

__ADS_1


# JANGAN LUPA LIKE, COMEN DAN FAVORIT


OKE


__ADS_2