Kanaya Istri Yang Tak Diinginkan

Kanaya Istri Yang Tak Diinginkan
Part 35 | Selingkuh?


__ADS_3

Senyuman di bibir merah sang wanita bergaun hitam melebar ketika melihat sosok pria tampan yang ditunggunya masuk ke dalam restoran dan berjalan menghampiri mejanya.


"Halo David, apa kabar?" sapanya dengan lembut.


Keterkejutan tampak di wajah tampan Lee yang baru tahu kalau yang akan mengajaknya bekerjasama ialah mantan kekasihnya sendiri yaitu Georgina. Wanita yang pernah meninggalkannya demi mengejar karir di Rusia. Padahal waktu itu hubungan mereka mulai melangkah ke jenjang serius, hampir saja bertunangan.


"Kaget ya?" tanya Georgina sembari terkekeh kecil memperhatikan raut wajah Lee.


"Long time not see," gumam Lee samar dengan ekspresi wajah yang sulit diartikan. Pria itu lalu menggeser kursi sedikit lebih jauh dari meja sebelum mendudukinya.


"Yeah, how are you?" sambut Georgina sembari mengguncangkan gelas berisi kopi yang sedari tadi ia gunakan untuk membasahi tenggorokannya yang kering menunggu Lee yang tak kunjung tiba.


"Seperti yang kamu lihat, aku baik-baik aja," jawab Lee datar dan ia tidak menanyakan balik kabar Georgina sebab ia tak peduli terhadap kehidupan wanita yang pernah meninggalkannya itu.


"Sekarang langsung saja, mana proposal pengajuan kerja samanya?"


Georgina menghembuskan nafas kasar, dalam hati ia ingin mengajak Lee mengobrol santai terlebih dahulu. Namun pria itu malah memerintahkannya untuk segera mengeluarkan proposal pengajuan kerja sama yang ia bawa dari agensinya. Dengan sungkan ia pun menyerahkan proposal itu ke tangan Lee.


"Ini proposal-nya, silahkan di cek dulu sebelum ditandatangani," ujar Georgina.


Setelah membaca isi proposal-nya Lee pun setuju dan tanpa ba-bi-bu ia langsung menandatangani proposal tersebut. Jadi, mulai detik itu DSL Beauty Care telah resmi bekerjasama dengan agensi Georgina.


"Selamat bergabung dengan DSL Beauty Care, Mrs. Georgina." Suara berat Lee membuat hati Georgina berdesir, ia masih menyimpan kerinduan terhadap pria itu.


Georgina tersenyum manis lalu mengulurkan tangannya ke arah Lee. Sebagai formalitas Lee pun menjabat tangan Georgina, tanpa diduga Georgina memanfaatkan kesempatan itu untuk memeluk Lee. Meskipun singkat, pelukan itu berhasil membuat Lee kesal. Namun entah kenapa ia tidak bisa marah sebab ia tahu kalau pelukan semacam itu sudah dianggap lumrah oleh orang-orang yang pernah tinggal lama di luar negeri seperti Georgina.


"Saya harap kerjasama kita berlangsung lama dan membuahkan keuangan yang besar," ucap Georgina penuh arti.


"Saya harap juga begitu," sahut Lee sambil menipiskan bibirnya, memaksakan diri untuk tersenyum walau sungkan.


Tanpa sepengetahuan Lee, di restoran itu terdapat banyak kamera wartawan yang tengah merekam kebersamaannya dengan Georgina secara diam-diam. Wajar saja, Georgina merupakan artis sekaligus penyanyi yang cukup populer di tanah air. Jadi, ke mana pun ia pergi, selalu ada wartawan yang diam-diam meliputnya dari jauh. Apalagi sekarang Georgina pergi tanpa bodyguard dan bertemu dengan Lee yang notabenenya adalah pengusaha sukses yang terkenal di kalangan masyarakat.

__ADS_1


Tak butuh waktu lama foto-foto dan video kebersamaan Lee dan Georgina tersebar luas di media, akun-akun gosip mulai banyak membicarakannya. Dugaan dan tuduhan tak berdasar dari warganet pun mulai bermunculan di kolom-kolom komentar media sosial yang memposting foto dan video di mana Georgina sedang memeluk Lee.


Ada yang menyebut Georgina perebut suami orang dan ada juga yang membela Georgina dengan mengatakan kalau hubungan rumah tangga Lee dan istrinya itu toxic.


"Ya Allah, parah banget sih! Georgina jalan sama suami orang, pakai peluk-peluk segala lagi," komentar salah satu fans Georgina yang kecewa.


"Istrinya di rumah menunggu, yang ditunggu malah selingkuh sama artis sensasional. Ternyata owner brand skincare yang gue sukai selingkuh! Jadi enggak respect lagi deh!" tulis yang lain.


*****


"Naya! Naya! Lihat sini deh!" Kanaya yang baru keluar dari ruangan dosen pembimbingnya pun menoleh ke sumber suara yang memanggil namanya.


Ternyata itu Chica, teman satu fakultasnya, "Ada apa ci?" tanya Kanaya seraya menghampiri Chica yang berdiri tak jauh darinya.


"Ini lho, kamu udah lihat berita ini belum, lagi heboh banget di sosial media," jawab Chica sambil menyodorkan ponselnya, menunjukkan artikel berita yang ia maksud.



"*Katanya kamu mau berubah Mas? Mana buktinya! Di belakang aku kamu malah jalan sama mantan pacar kamu! Rupanya kamu ke Surabaya bukan untuk mengontrol proyek, melainkan buat ketemu dia! Aku pikir, saingan aku di hati kamu cuma Mbak Aisyah, ternyata ada lagi... Untuk yang ke berapa kalinya aku merasa dibohongi sama kamu, Mas."


"Sepertinya memang aku enggak boleh berharap banyak sama kamu Mas, karena ujung-ujungnya harapanku selalu dipatahkan oleh tingkah mu yang menyimpang*," batin Kanaya yang merasa dikhianati.


"Nay, lo enggak papa kan?" tanya Chica khawatir melihat Kanaya diam dengan tatapan kosong.


"Aku duluan ya, permisi," jawab Kanaya dengan suara parau. Gadis itu lalu pergi tanpa menunggu respons dari Chica.


"Kasihan dia," gumam Chica sambil melihat punggung Kanaya yang semakin jauh dari pandangannya.


Kanaya terus mengusap air mata yang meleleh di pipinya sebab ia tidak mau terlihat lemah di hadapan orang-orang yang sedang ramai membicarakan perselingkuhan suaminya. Ia harus kuat, tidak boleh lemah dan harus berani menghadapi masalahnya, kata-kata itu terus bermunculan di otaknya.


*****

__ADS_1


Selesai makan Georgina tiba-tiba memegangi dahinya sambil mengeluh, "Aduh, kepala aku pusing, kayaknya vertigo aku kambuh deh."


Georgina pun meminta bantuan kepada Lee yang duduk di sebelahnya. "Kamu mau enggak antar aku pulang ke apartemen, aku enggak bisa nyetir mobil dalam keadaan pusing."


Lee terdiam beberapa saat untuk berpikir sebelum akhirnya mengangguk karena merasa kasihan melihat Georgina yang tampaknya benar-benar pusing. Ia juga tidak menangkap adanya aura kebohongan pada mimik wajah Georgina, wanita itu sungguh pintar menipu orang. Andai saja wanita itu membawa bodyguard, Lee tidak akan bersedia mengantarnya sampai ke apartemen.


"Aduh, kayaknya aku bakal sempoyongan deh," adu Georgina sambil meringis memegangi dahinya, "Pandangan aku berputar-putar," imbuhnya dengan wajah memelas.


"Kalau kamu enggak keberatan...." Tanpa menunggu Georgina menyelesaikan kalimatnya, Lee langsung bertindak merangkul bahu Georgina lalu memapah wanita itu ke dalam lift yang akan membawa mereka ke basement tempat mobilnya dititipkan.


Dalam hati Georgina bersorak sorai, sebab ia berhasil merebut perhatian Lee dengan cara yang terbilang cukup mudah, hanya berpura-pura vertigo, Lee langsung mengkhawatirkannya.


"Jangan-jangan Lee masih mencintaiku?" batin Georgina terlalu yang percaya diri.


Setibanya di basement, Lee langsung membuka pintu mobilnya dan membantu Georgina masuk ke dalam. Setelah itu ia bergegas menghidupkan mesin mobil dan keluar dari basement itu dengan perasaan cemas. Tapi bukan mencemaskan keadaan Georgina, melainkan cemas karena di lift tadi ada yang diam-diam memotret ke arah ia dan Georgina.


Kalau sampai foto tersebut masuk ke halaman media gosip, pasti akan viral di mana-mana. Kanaya pasti akan salah paham dan mengiranya berselingkuh. Lee takut itu terjadi sebab ia tahu bagaimana susahnya membuat Kanaya luluh dan memercayainya lagi.


Bersambung....


Aku jarang update karena aku lagi fokus belajar buat PAS. Mohon dimaklumi ya, say.πŸ™πŸ₯Ί


Jangan lupa like, komentar, vote, sama share cerita ini ke teman-teman kalian ya? Aku mohon bantuan dukungannya supaya aku semangat buat garap cerita ini.πŸ˜½πŸ˜½πŸ™πŸ™


Love you all❀️


follow my media sosial here ↙️


Instagram : asyiahmuzakir


Facebook : Zzahraa All Khoirr

__ADS_1


__ADS_2