
di kamar arini tengah menidurkan putrinya setelah syakila tertidur,arini memeriksa pesanan para costumer,tidak ada raut kesedihan di wajah cantik arini,tidak ada lagi air mata hanya sedikit rasa kesal yang tersisa di hati,arini sendiri heran dengan hatinya,mengapa dia tak lagi sakit dengan setiap kabar yang di bawa suaminya,dia berfikir mungkin karena kehadiran ibra yang membuat rasa yang dulu sempat di kubur arini kini tumbuh lagi dengan suburnya,rasa itulah yang telah menutupi semua rasa sakit yang di berikan suaminya.
saat tengah melamun arini mendengar ketukan di pintu kamar.
*tok tok*
arini diam,dia tidak berniat membuka pintu
*tok tok tok...*terdengar ketukan yang mulai keras tanda si pengetuk mulai kesal.
dengan malas arini beranjak dari tidurnya dan memutar kunci pintu kamar,arini sengaja mengunci kamar nya,dia tidak mau nanda masuk dan tidur di samping nya.
"kamu kenapa sih ngunci kamar!!?".
__ADS_1
"takut syakila terganggu suara ribut aja".
bohong arini..
nanda masuk ke kamar dan mematung memperhatikan arini,syahwat nya meronta apalagi beberapa bulan ini wita tak lagi melayani nya dengan maksimal.
nanda langsung menyerang arini dia sudah tidak bisa lagi menahan bendungan h*rat bir*hi yang membuncah,arini memberontak dia mendorong tubuh nanda sambil berteriak dengan rasa marah.
"gak rin,mas udah gak tah*n lagi,wita udah gak maksimal layani mas beberapa bulan ini,mas mau kamu".
mendengar perkataan nanda yang hanya menginginkan dirinya karena selingkuhan nya tidak bisa melayani lagi,membuat darah arini mendidih,dan entah kekuatan yang datang dari mana arini mendorong nanda dan menampar nya.
*plakk* bunyi tangan arini yang mendarat di pipi sang suami terdengar amat sangat nyaring.
__ADS_1
nanda yang kaget mendapat tamparan dari arini mundur beberapa langkah,dia menatap arini dengan nyalang,seakan akan ingin menelan arini hidup hidup..
"kamu kira aku apa nanda syahputra ha?!! jangan hanya karena aku diam selama ini melihat tingkah laku mu kamu kira aku takut !, aku hanya ingin melihat kamu mempergunakan otak mu dan sadar diri dari kesalahan mu,tapi sepertinya harapan ku terlalu besar" .
arini melontar kan kata kata yang semakin membuat nanda shock,dia tidak menyangka arini yang lembut yang selalu patuh bisa sekasar itu dalam berbicara kepadanya.
"kau ingin menikahi lac*r mu itu, maka nikahi dia ,jangan datang kesini menuntut hak mu sebagai suami kalau dirimu saja tidak layak di sebut suami ,jangan harap aku akan tetap melayani mu sebagai istri,KARENA AKU TIDAK SESOLEHA ITU". ucap arini dengan dengan nafas memburu menahan segala rasa .
nanda yang mati kata kata hanya terdiam,karena jujur dalam hati nya dia sedikit takut melihat perubahan arini,dan untuk menghilangkan rasa gugup dan takut nya nanda buru buru berlalu meningkalkan kamar.
sementara itu arini langsung tersadar dari amarah nya mendengar suara putrinya yang menangis,mungkin karena suara arini terlalu kuat membuat syakila terganggu dan terbangun,buru buru arini mendekati putrinya dan mendekap dan menenangkannya.
sedangkan nanda memilih pergi dari rumahnya,dia memutuskan pergi nongkrong dengan teman teman nya untuk berusaha melupakan amarah arini, di sepanjang jalan nanda terus berfikir istri nya sekarang semakin cantik,dan sudah tidak patuh lagi,sementara wita sekarang lagi hamil dan tidak bisa melayani nya, nanda berteriak teriak pelan sambil memukul mukul stang motor yang di kendarainya .
__ADS_1