Karena Aku Tak Sesoleha Itu

Karena Aku Tak Sesoleha Itu
#mari menikah


__ADS_3

setelah dua manusia perusuh itu pergi,arini,hany, ibra dan bu taty masih duduk di ruang tamu.mereka terdiam dengan isi kepala masing masing.tidak ada satupun yang berniat memulai perbincangan,membuat keadaan benar benar sunyi.


akhirnya setelah melihat sekeliling yang hening,bu taty ber inisiatif untuk memcah keheningan.


"di minum kopi nya nak ibra,kopi buatan ibuk di jamin mantulitoy"


ucap nya seraya tersenyum lebar.


"ih..bu taty genit deh...kok bawa bawa letoy segala sih"


hany berusaha mencair kan suasana.


"enak aja ngatain saya genit,saya udah punya suami tau.."


"tapi kalau nak ibra mau sama ibuk dan mau jadi yang ke dua,ibuk gak apa apa kok,ibu terima dengan ikhlas"


tawa riang mulai berderai setelah mendengar ucapan bu taty,ketegangan mulai mencair,membuat senyum sumringah hany dan bu taty begitu kentara.


mereka sebagai orang orang terdekat arini,sangat merasa kasihan.arini sudah lama berpisah tapi masih saja si biang kerok selalu merusuh dan mengnganggu kehidupan nya.


"jadi kapan kalian nikah nya"


pertanyaan itu keluar begitu saja tanpa aba aba dari mulut hany.


arini yang sedang memakan cemilan langsung tersedak.


begitupun dengan ibra,dia yang tengah menikmati seruput demi seruput kopi buatan bu taty yang mantulitoy langsung terbatuk.ekspresi keduanya langsung jadi bahan ejekan hany dan bu taty.


"cie cie..kompak banget deh"


goda hany.


"ya nama juga sehati tak sejantung han"


sahut bu taty..


arini yang grogi langsung menabok lengan hany dan mengomel tidak jelas.


"apa sih rin..kalau mau nentuin tanggal, ya ..langsung sama pasangan nya dong,kok malah bisik bisik sama aku sih"


hany lagi lagi mengerjai arini.


"oo jadi dia bisik bisik sama kamu han..,sangking grogi nya malah kamu yang di bisikin ya..hahhahah"


bu taty ikut menimpali ke isengan hany desertai gelak tawa keduanya.


ibra hanya geleng geleng kepala melihat kejahilan orang orang terdekat wanita pujaan nya.


"nak ibra ngapain geleng geleng kayak boneka dashbor"


sekarang giliran ibra yang jadi sasaran bu taty.


"mabuk kali buk..maklum lah,belum loading dari tidur panjang.eeh malah sudah di suruh buru buru kesini sama kekasih hati"


ucap hany tak mau ketinggalan.


"hany...bu taty... udah dong,aku sakit perut tauuu"


ternyata arini kembali teringat video yang ia tonton dengan hany.dan itu membuat dirinya kembali ngakak parah.


"kenapa tuh si calon pengantin"

__ADS_1


bisik bu taty pada hany.


"kesambet jin malam pertama mungkin bu taty"


hany dan bu taty kembali cekikan.


ibra menggaruk kepala nya yang tidak gatal.dia benar benar bingung berada dia antara para wanita yang tengah berlomba dalam tawa.


setelah situasi mulai aman tanpa tawa atau ejekan. barulah ibra mengajak mereka berdiskusi dengan mode serius.


"melihat sifat dan sikap mantan suami kamu rin..mas yakin dia tidak akan berhenti sampai disini"


ucap ibra memulai pembahasan.


"benar rin..dia itu si perusuh handal,aku setuju sama mas ibra,kalau nanda gak akan kapok gitu aja"


timpal hany.


"tadi nya saya mau heran sama si mantan suami arini dapat sifat pengacau itu dari mana, ehh..setelah lihat bapak nya barusan.jadi gak penasaran lagi.ternyata dia sebelas dua belas sama bapak nya"


"dan seperti nya mantan ayah mertua kamu,suka sama kamu deh rin"


bu taty tidak mau ketinggalan menyuarakan pendapat.


"masa sih bu,jangan buat saya tambah takut dong"


arini bergidik ngeri membayangkan sang mantan ayah mertua menyukai nya.


"hu'uh bu taty benar deh kayaknya rin,soalnya tatapan nya sama kamu itu tatapan mesum..ternyata anak sama bapaknya sama aja. bak pinang di belah kereta api"


sambung hany.


"kok kereta api sih han,bukan nya kapak ya"


"iya rin,soalnya dia sama bapak nya samaa sama hancur"


hany kembali cekikan.tapi kali ini dia hanya sendiri.


"ish...kok gak ada yang ketawa sih,gak seru ah.."


rajuk nya.


"gimana mau ketawa coba..lelucon kamu tidak lucu"


ejek arini,membuat hany memanyun kan mulut nya,misuh misuh.


bu taty dan arini tersenyum mengejek.


"jadi nak ibra,apa nak ibra punya solusi.kasihan arini hidup nya gak tenang gara gara si biang kerok"


tanya bu taty pada ibra dengan wajah serius dan penuh harap.


"saya hanya punya satu solusi bu taty..,tapi belum tentu arini menyukai dan setuju dengan solusi saya"


ucap ibra sambil melihat ke arah arini.


arini yang merasa nama nya di panggil langsung menoleh ke arah ibra.jadilah kedua nya saling tatap tatapan dalam waktu yang lama.


",apa solusi nya mas,gimana bisa mas ibra tau kalau arini gak setuju.sementara mas ibra aja belum ngasih tau"


pertanyaan hany,merusak momen romantis ibra dan arini.

__ADS_1


"iya betul kata hany nak ibra..bagaimana bisa nak ibra menyimpulkan kalau arini gak setuju.sementara dia tengah mencari jalan keluar dari masalah nya"


bu taty menimpali pertanyaan hany.


"iya mas,kok mas ngomong nya gitu.seakan akan tau aja aku bakalan nolak,sementara aku lagi kejepit masalah dan butuh solusi"


akhirnya arini ikut menanyai ibra.


"ya..karena solusi nya itu akan membuat kamu tidak nyaman"


ibra masih terlihat belum mau terus terang.


"apa sih solusi nya mas,kok yakin banget arini nolak"


hany semakin penasaran.di sambut anggukan kepala oleh arini dan bu taty.


"mas ibra mah suka buat orang penasaran"


hany mulai terlihat kesal karena ibra tidak langsung megatakan solusinya.


"iya nih mas ibra,kalau gak niat bantuin nyariin solusinya ya gak usah,ini malah nyuruh orang buat mikir lagi"


arini ikut kesal.


"iya mas kasih tau..tapi jangan marah marah dong"


sahut ibra seraya tersenyum pada hany dan arini.


"solusi nya cuman satu,kami harus segera nikah.jadi aku bisa jagain dia sama syakila dua puluh empat jam"


"kalau keadaan nya tetap seperti ini,tidak menutup kemungkinan akan timbul masalah baru,karena aku sama arini belum ada ikatan halal"


jelas ibra panjang lebar.


"bukan berarti aku kebelet nikah makanya desak arini ya"


sambung nya lagi.


hany dan bu taty senyum senyum sendiri melihat ibra salah tingkah. kerena mereka bertiga menatap nya dengan ekspresi yang ibra sendiripun tidak tau apa artinya.


"oo jadi maksud nya mas ibra cuman ngasih solusi tapi gak berniat,gitu maksud nya.."


pancing hany.


"bu..bukan gitu han,maksud saya itu belum tentu arini setuju dengan solusi saya,sementara lamaran saya aja udah hampir 3 bulan gak di jawab jawab"


"nanti malah di bilang nyari kesempatan dalam kesempitan lagi.."


ibra berusaha menjelaskan dengan cepat.dia takut arini salah faham lagi,bisa gawat kalau sampai terjadi batinnya.


"iya iya..aku faham kok mas,gak usah nangis gitu dong"


lagi lagi hany berhasil mengerjai orang.


akhirnya setelah berhasil mendapat solusi.ibra memutuskan untuk pulang,dia menyuruh arini agar selalu hati hati,jangan bepergian sendiri.dan jangan lupa mengunci semua pintu.


arini masih belum memberi kan tanggapan tentang solusi ibra.fikran berkecamuk kacau.akan kah dirinya menjadikan pernikahan sebagai solusi dari masalah yang tengah di hadapi.meski jauh di dalam hati nya dia begitu menginginkan ibra sebagai imamnya.


hany hanya menyuruh arini agar memikirkan syakila.tidak mungkin selama nya ibra sesabar itu.


sedangkan bu taty,selayak nya ibu ibu pada umumnya.dia menyuruh arini agar sholat meminta petunjuk,agar di mantap kan hati dengan apapun keputusan yang di ambil nantinya.

__ADS_1


~••~


__ADS_2