Karena Aku Tak Sesoleha Itu

Karena Aku Tak Sesoleha Itu
#permintaan maaf


__ADS_3

di ujung malam yang dingin,di saat insan terlelap merajut mimpi untuk menyambut hari esok yang masih misteri,wita hanya duduk meringkuk di atas kasur di rumah ibunya.


air mata masih mengalir dari telaga bening yang tidak kunjung kering itu.dia terisak tanpa suara,rasa takut dan perasan bersalah tengah hinggap dalam kepala dan hatinya.


sang bayi kecil yang tertidur di samping ibunya,seakan memberi ruang untuk sang ibu melepaskan segala beban berat yang tengah dia pikul di pundaknya.


dia tidak terbangun atau menangis meski sudah tengah malam.


wita menciumi bayi nya sambil berbisik kata maaf berulang kali.dia sangat merasa bersalah kepada semua orang saat ini.


karena merasa bayi nya tidak akan terbangun,wita melangkah keluar


menuju sebuah kamar yang berada persis di sebelah kamarnya.


dia mengetuk nya beberapa kali sebelum kaki nya melangkah masuk.


seorang perempuan yang berada di dalam kamar,terlihat duduk dengan tatap kosong.dia sama sekali tidak merespon kedatangan sang pemilik rumah.


wita duduk di sebelahnya dan mulai menangis dengan pilu,sehingga wanita itu mulai mengalihkan pandangan nya dan menatap wita dengan sendu.


"m..maaf kan aku arini..,aku sudah menghancurkan kan banyak kehidupan,tolong maaf kan aku.aku mohon"


ucapnya di sela Isak tangis yang menyayat hati.


mata nya terlihat membengkak dan merah akibat terlalu banyak menangis.entah sudah berapa air mata yang tumpah sejak siang selepas peristiwa itu.


perempuan yang ternyata adalah arini ,akhirnya ikut terisak bersama wita.dia mengerti apa yang tengah di rasakan wita saat ini,dia harus melukai seseorang yang sangat ia cintai,demi menyelamatkan dirinya.


"a..apa yang harus aku lakukan agar bisa menebus segala dosa ini arini..,aku benar benar tidak sanggup menanggung rasa bersalah ini lebih lama lagi,tolong bantu aku"


sambung nya dengan suara yang nyaris tidak terdengar.


arini menggeser tubuhnya mendekati wita dan memeluk nya.

__ADS_1


"aku sudah memaafkan mu wita,bahkan pertolongan mu hari ini takkan bisa aku balas hanya dengan mengatakan bahwa aku sudah memaafkan mu,meski awalnya aku sangat membenci mukarena sudah menghancur kan rumah tanggaku,namun itu sudah jauh berlalu.aku tak lagi ingin menyakiti diri sendiri dengan menyimpan dendam.aku sudah menemukan kebahagiaan ku sendiri"


"mulai saat ini,anggap saja kau tak pernah melakukan hal apapun kepada ku selain dari kebaikan mu hari ini"


wita semakin terisak mendengar penuturan arini,perempuan yang selama ini dibenci dan telah ia hancur kan kebahagiaan nya, dengan semudah itu memaafkan dirinya dan menyuruh nya untuk bahagia.


lalu keduanya berpelukan dalam waktu yang lama,di iringi dengan tangisan penyesalan.ya..kedua nya sangat menyesal kan hal yang terjadi hari ini.seandai nya saja nanda bisa bersyukur dengan kehidupannya dan tidak lagi mengganggu arini.mungkin peristiwa buruk itu tidak akan pernah terjadi.


namun nasi sudah menjadi bubur.sebesar apapun penyesalan,itu tidak akan bisa merubah segala hal yang sudah terjadi.


"bagaimana keadaan mas nanda sekarang wit"


tanya arini setelah keduanya merasa lebih tenang.


"aku gak tau arini..,aku belum mendapat kabar apapun dari orang yang aku suruh merawat luka nya"


jawabnya dengan suara yang bergetar.


"kamu sangat beruntung arini.banyak orang yang menyayangi mu dan mengkhawatirkan mu.sementara aku...aku hanya punya ibu,hanya dia yang benar benar menyayangiku"


sahut wita dengan senyuman yang di paksa kan.ya..wita selalu merasa iri dengan kebahagiaan orang lain karena mereka memiliki banyak orang yang mencintai.sementara dia,semenjak ayah nya meninggal dia hanya punya ibu yang masih benar benar peduli padanya.


itu sebab nya wita menjadi pelakor.dan menganggu kebahagiaan orang lain.dia berharap dengan menggantikan posisi orang itu,dia juga mendapatkan apa yang di miliki nya termasuk orang orang yang menyayangi nya.


namun ternyata dia salah dalam hal itu.bukan nya mendapatkan kasih sayang,dia justru semakin dikucilkan dan di benci karena merusak kebahagiaan orang lain.


"aku tidak seberuntung itu wit.aku hanya mencoba bersyukur atas apa yang sudah tuhan takdir kan untuk ku.aku tidak seberuntung dirimu yang memiliki seorang ibu yang sangat mencintai mu dan selalu menjaga mu"


wita mengarahkan pandangan nya pada arini.dia menatap wanita cantik yang ada di hadapan nya saat ini.meski penampilan arini tampak kacau,namun itu semua tidak sedikitpun mengurangi kecantikan nya yang terpancar.


"maksud kamu?"


tanya nya pada arini.

__ADS_1


"ya..wita.hubungan ku dengan ibuku tidak selayak nya ibu dan anak kebanyakan.dia selalu merasa jika aku adalah sebuah beban dan selalu saja menghindar kan status nya sebagi ibuku.bahkan di saat saat terberat ku waktu berpisah dengan mas nanda,dia tidak mengatakan apapun padaku selain dari kata,jangan pulang untuk menyusahkan"


"makanya aku tidak pulang meski telah berpisah.aku memilih bertahan hidup disini dengan segala cara,yang penting halal.dan untung nya,tuhan memudahkan jalan ku dengan memberikan aku seorang sahabat sebaik hany"


ucapnya dengan tersenyum hangat kepada wita.


wita terdiam bergerak dan terus menatapi arini dengan pandangan yang sulit di artikan.


dalam hatinya berucap jika arini adalah sosok perempuan yang hampir sempurna,pantas saja jika suaminya masih menginginkan arini kembali.


keduanya saling bertukar cerita dalam banyak hal.wita sudah merasa jauh lebih baik karena beban utamanya telah berkurang.arini mengatakan ingin segera pulang karena merindukan anak nya.


namun wita melarang,karena mengingat kondisi tubuh arini belum sepenuhnya pulih.


wita berjanji akan mengantar arini besok pagi dan menyuruhnya untuk beristirahat saja untuk malam ini.


arini hanya bisa pasrah dan menyetujui apa yang di katakan oleh oleh wita.


setelah keduanya saling memaafkan wita pamit pergi untuk istirahat.


dia mengatakan jika arini butuh sesuatu agar memanggilnya,karena dia berada tepat di sebelah kamar yang di pakai oleh arini.


setelah kepergian wita.arini masih belum bisa terpejam,ingatan nya tentang hari ini sangat membuat nya ketakutan.bayangan nanda menyentuh tubuhnya dengan liar membuat nya sangat tertekan dan trauma.arini kembali menangis dan memeluk tubuhnya sendiri.dia tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi jika nanda berhasil mengerjai nya.


masih bisakah dirinya menghadapi kenyataan dan orang orang di sekitarnya.meski dia dan nanda pernah melakukannya namun semua itu dengan status yang sepenuhnya berbeda.


dan terlebih lagi,di saat itu arini melakukan nya karena sebuah kewajiban sebagai seorang istri.


arini akhirnya terlelap karena merasakan tubuhnya sangatlah lelah.dan entah bagaimana cara nya tiba tiba saja dia sudah ada di alam mimpi.


disana dia melihat ibra tengah tersenyum kepada nya sambil menggendong putrinya yang lucu.


hingga tanpa sadar,bibir nya ikut tersenyum melihat orang yang begitu dia sayangi dalam keadaan baik baik saja sat ini.

__ADS_1


__ADS_2