
"hahaha...rin sini deh,coba kamu lihat video ini.judul nya ganteng ganteng kok bloon"
hany cekikan sambil memberikan ponselnya pada arini.
"video apa sih han,kok kamu sampai kejang kejang gitu ketawa nya"
arini terlihat penasaran.
"makanya buruan di tonton.gak usah ngoceh dulu"
"aunty..kila mau liat juga oom oom ganteng balon nya"
syakila langsung naik ke atas kasur untuk melihat video yang di katakan oleh hany.
ia begitu antusias ingin melihat om balon.
hany dan arini langsung saling tatap keduanya menahan tawa mendengar kata yang di ucap kan syakila.
"tunggu ya sayang...sekarag giliran mama yang lihat,nanti baru giliran cantik aunty. oke?"
"kenapa gak sama sama aja sih aunty"
"um..kalau sama sama gak kelihatan nanti oom balon nya sayang"
hany mencoba membujuk sang keponakan.
"ayok mama..mama harus buru buru ya..kila mau lihat juga"
ucap nya pada sang mama dan di balas anggukan oleh arini.
setelah arini menonton video yang di berikan oleh hany.arini ikut tertawa hingga rahang nya terasa sakit.
syakila yang melihat mama dan aunty nya ngakak berjama'ah menjadi sangat penasaran.
dia mendesak mama nya agar menunjuk kan video oom balon padanya.tapi arini sedikit khawatir jika putrinya tau jika yang mereka tertawai adalah ibra.
arini coba mengalihkan syakila dengan mengajak nya kembali bermain boneka.
tapi nyata nya rasa penasaran gadis lucu itu tidak bisa begitu saja di alihkan.ia menangis tersedu sedu ingin melihat video oom balon.
hany sebagi pelaku utama kekacauan ini merasa bersalah melihat sang keponakan menangis.
"sayang aunty...cup cup cup.nangis nya udahan dong,kan aunty jadi sedih"
ucap nya berusaha menenangkan.
"aunty..mama nakal,mama gak ngasih kila liat oom balon".
adu nya di sela isak tangis.
hany garuk garuk kepala nya yang tidak gatal. dia bingung harus menjelas kan apa.
"mama gak nakal kok sayang...cup jangan nangis lagi ya"
"kalau mama gak nakal,kenapa mama gak bolehin kila liat"
"kila sayang.,itu..aduh gimana ya jelasin nya.rin jelasin dong"
hany melempar tanggung jawab pada sang mama.
"kila sayang..mama gak nakal kok,kenapa mama gak kasih liat video nya,itu karena itu gak boleh di tonton oleh anak anak"
"tapi kenapa gak boleh ma"
"ya...karena itu..bisa buat anak anak jadi nakal sama orang tua nya.kila mau jadi anak nakal dan buat mama jadi sedih?"
kila menyahuti perkataan mama nya hanya dengan gelengan kepala.
"pintar nya anak mama...sekarang main boneka lagi yuk"
setelah berbagai rayuan di lancar kan akhirnya
syakila mau mengabaikan video si oom balon.
ia kembali fokus dengan mainan dan boneka nya
__ADS_1
sementara hany hanya cengengesan seolah tak berdosa ketika arini melototi dirinya.
syakila kembali merengek pada sang ibu karena merasa mengantuk.dengan sigap arini menggendong dan menaikkan putrinya ke atas tempat tidur dan menepuk nepuk pelan punggung sang buah hati.hingga tak beberapa lama akhirnya arini dan hany ikut terlelap tanpa sadar.
baru saja rasanya mereka terlelap.namun suara ketukan terdengar dari depan.membuat arini beringsut dengan malas.ia bergegas melihat siapa yang datang siang siang begini.ia takut ketukan yang tidak sabaran itu membangunkan putri nya.
seperti biasa arini akan mengintip sebelum membukakan pintu.dan betapa kaget dirinya melihat siapa yang tengah berdiri di luar.
dia adalah nanda,dia datang dengan mantan ayah mertua arini.meskipun dirinya tidak begitu mengenal ayah dari mantan suaminya itu ,namun arini masih ingat dengan jelas wajah sang mantan ayah mertua.
arini sempat bertemu beberapa kali setelah menikah dengan nanda.
pertemuan pertama mereka disaat keduanya baru kembali dari kampung arini setelah menikah.
sedangkan pertemuan kedua mantan mertua nya itu,datang ke rumah di saat nanda tengah pergi bekerja ia melihat arini dengan tatapan aneh.
dan sekarang dia datang lagi bersama sang anak yang sudah mulai tidak waras.
ya..bagi arini nanda sudah tidak waras,karena sudah terlalu sering menganggu kehidupan nya.
sementara ia punya istri dan anak.
dengan berjinjit pelan.arini masuk kembali ke dalam kamar,dia langsung mengambil ponselnya dan mengabari kepada ibra agar datang ke rumah nya dan mengatakan kedatangan nanda beserta ayahnya.
bu taty mengusul kan agar memanggil pak rt saja.namun arini menolak,akhirnya bu taty memaklumi dan mengatakan akan segera datang.
sementara ibra,ia menyuruh arini mengunci semua pintu dan jangan membukanya sebelum dia atau bu taty sampai.dan dia meng iyakan.
setelah mengabari orang orang terdekat nya,arini mengguncang pelan tubuh hany,awalnya hany enggan membuka mata,namun setelah arini berbisik persis di telinga nya,hany langsung terduduk.
"serius rin..? "bisik hany karena takut syakila terbangun.
"iya han,mereka di depan"
"mau apalagi sih si keong sawah itu,gak ada habis habisnya gangguin hidup orang"
ucap hany dengan kesal.
"aku juga gak tau han..hidup aku benar benar kayak di teror gak sih".
"udah punya anak istri,masih juga gangguin perempuan lain.malah sekarang pake bawa bawa pasukan lagi"
sahut arini dengan nada emosi.
__ADS_1
"udah g\*la beneran kayak nya rin"
"iya han..aku rasa juga gitu deh,soalny kalau orang sehat kan gak mungkin gitu ya.."
ucapan arini di sambut anggukan kepala oleh hany.
di saat keduanya tengah asyik berbisik bisik.ketukan kuat kembali terdengar,kali ini di sertai dengan panggilan nama sang anak.
arini yang geram hendak keluar dan memaki maki mereka yang tidak punya sopan santun bertamu ke rumah orang,namun tangan nya di tahan oleh hany.
"gak usah rin..biarin aja dulu,setelah mas ibra atau bu taty datang,baru deh kita keluar"
nasehat hany pada arini.hany takut dua orang laki laki itu akan berbuat nekat.
"tapi aku takut syakila bangun han,mereka udah terlalu ribut,lagian kan malu kalau para tetangga dengar"
"biarin aja rin..bagus dong kalau ada tetangga yang dengar,jadi kita gak sendirian,jadi kalau ada apa apa ada saksi nya"
setelah mendengar nasehat hany,akhirnya arini memutuskan menunggu ibra dan bu taty.
hingga tidak berapa lama kemudian terdengar suara motor berhenti tepat di depan rumah.di susul dengan suara bu taty memanggil arini.
keduanya langsung beranjak untuk membuka pintu.
yang di lihat pertama kali oleh arini dan hany adalah raut wajah kesal.dan geram nanda dan ayahnya.
"assalamualaikum"
ucap nanda dan bu taty hampir bersamaan.
"waalaikum salam"
hany dan arini menjawab serentak.
"eh ada tamu toh rin,kok gak di suruh masuk"
ucap bu taty pura pura polos.
arini tersenyum dan mengatakan kalau dia sendiripun tidak tau kedatangan tamu.
dia terpaksa berbohong untuk menghadapi orang seperti nanda.
__ADS_1
setelah menggandeng tangan bu taty,arini mengajak ibra masuk,semntara nanda dan ayahnya orang yang terakhir yang di persilahkan masuk oleh arini.