
pagi ini arini berencana memasukkan surat gugatan cerai ke pengadilan agama,setelah banyak pertimbangan akhirnya arini memutuskan ini lah yang terbaik bagi kelangsungan hidup dan kewarasan nya.
arini telah berbagi cerita dengan hany,dan sebagai sahabat yang baik dia menyetujui rencana arini dan mendo'a kan yang terbaik untuk sahabat nya itu,arini juga menitipkan syakila padanya,setelah memastikan semua bekal dan perlengkapan untuk putri nya,arini pamit dan bergegas pergi,dia ingin kegilaan nanda terhadap dirinya segera ber akhir.
ketika tengah melajukan motor nya arini merasa ada yang mengikuti,hingga beberapa kali arini menoleh ke belakang,tapi tidak menemukan hal yang aneh atau mencurigakan semua biasa saja hanya ada beberapa pengendara motor yang berlalu lalang,sepanjang perjalanan arini merasa tidak nyaman hingga akhirnya arini memutuskan berhenti sejenak menghilangkan kegugupan nya.
arini akhirnya memilih berhenti di sebuah taman yang tidak jauh dari tempat tujuan nya.disaat tengah asik dengan ponsel nya arini di kejutkan dengan tangan yang tiba tiba menyentuh pundaknya,sontak saja sentuhan yang tiba tiba itu membuat arini kaget setengah mati dan tangan arini refleks mengambil helm yang sengaja dia letakkan di samping nya dan memukul kearah tangan yang muncul mendadak tersebut,tujuan arini adalah kepala si pemilik tangan.
'brak..
bunyi benda beradu dengan kuat.
tidak berapa lama terdengar teriakan kesakitan.
"aduhhh. ya allah ... astagfirullah arini....!!!!" .
arini yang ternyata memejamkan mata sewaktu memukul target langsung saja membuka mata mendengar suara yang begitu dia kenali,suara yang akhir akhir ini membuat jantung nya berdebar setiap kali mendengar nya, suara yang membuat perut nya mules tanpa sebab bak anak ABG yang tengah kasmaran.
"m..ma... mas ibra".
__ADS_1
mata arini membulat sempurna di tambah dengan ekspresi takut serta khawatir
"mas ngapain sih,buat orang jantungan aja!!".
"hei..kurcaci negri dongeng bukan nya minta maaf sama mas malah gak sopan bentak bentak ". ibra pura pura marah pada arini.
"yee bukan salah aku dong mas,masih untung gak hancur tuh kepala".
arini kokoh dengan pendirian nya bahwa dirinya tidak salah,namun tanpa sadar tangan nya telah berada di kepala ibra dan mengusap usap pelan sambil sesekali meniup dengan penuh kasih sayang.
ibra langsung shock mendapat kan sentuhan penuh kasih dari orang yang selalu menghantui hari hari nya selama beberapa tahun ini,ibra merasa gugup dan hanya bisa diam dan sesekali melihat wajah sang pujaan hati.
"ngapain kamu liatin mas kayak gitu,? nanti naksir gak bisa tidur,terbayang bayang terus".
canda ibra berusaha mencair kan keadaan karena degup jantung nya sudah tidak karuan.
"mas kok ada disini ?!".
"mas ada urusan tadi daerah sini,pas mau pulang mas liat kamu jadi mas samperin".
__ADS_1
ibra terpaksa berbohong,tidak mungkin aku bilang aku ngikutin kamu rin bathin ibra.
"kamu kok bisa ada disini sih rin?,si peri kecil mana?!".
"iya mas,aku ada urusan mau antar pesanan pelanggan aku,tapi tadi agak pusing jadi aku berhenti dulu,syakila lagi sama hany,kasihan kalau di bawa".
arini pura pura memijat pelipis,dia tidak mau ibra tau kemana tujuan nya.
ibra tau arini berbohong tapi ibra tidak mau memaksa arini untuk terbuka padanya,dengan helaan nafas yang panjang ibra mendekat kearah arini.
ibra sudah tau semua permasalahan arini dari hany,hany yang sejatinya memang sudak muak dengan nanda membeberkan semua hal tentang keadaan rumah tangga sahabat terkasihnya itu.
"kamu mau antar pesanan nya kemana? biar mas yang anterin, bahaya kalau kamu memaksa dalam keadaan begini".
"e e gak usah mas,udah mendingan kok,aku gak mau merepotkan orang lain,lagian aku punya suami mas gak enak kalau ada yang kenal dan lihat aku lagi sama laki laki lain,takut ada salah faham ".
setelah perdebatan yang sengit antara arini dan ibra,akhirnya ibra mengalah dia memaklumi dan mencoba mengerti yang di sampai kan arini adalah sebuah kebenaran bahwa bagaimanapun dia masih istri orang.
setelah kepergian ibra arini melanjutkan tujuan nya kepengadilan agama dan memasukkan gugatan cerai nya untuk nanda sang suami.
__ADS_1
{aku ingin kau tau bahwa aku masih lah aku yang dulu yang begitu mengasihi mu yang selalu memyelipkan namamu di do'a ku meski kau tak selalu melihat ku aku tetap disini... di samping mu.}