Karena Aku Tak Sesoleha Itu

Karena Aku Tak Sesoleha Itu
#sudah saatnya


__ADS_3

setelah berbagi cerita dengan orang tua tepat nya sang ayah arini merasa lebih lega untuk mengambil keputusan bahwa berpisah dengan sang suami adalah langkah terbaik yang bisa di lakukan nya saat ini.


arini memutuskan akan segera mendaftarkan gugatan nya ke pengadilan agama dirinya tak mau lagi terlalu lama hidup dalam kepalsuan status yang di berikan oleh nanda,meskipun arini tengah terpuruk dan terluka karena pernikahan nya hancur tapi dia tidak mau kalah dalam keputusasaan.


entah sudah berapa lama dia dan ibra tak lagi berbalas pesan sekedar berbagi kabar,arini seakan enggan membagi lukanya,dia merasa ini karma karena pernah mengabaikan ibra.


hari ini arini memutuskan pergi ke kantor pengadilan agama,dan akan menitipkan syakila kepada hany,setelah mengantarkan putri nya, arini bergegas melajukan motor membelah jalanan yang mulai ramai oleh kendaraan orang orang yang hendak pergi ber aktifitas .


"maaf bu,saya mau mendaftarkan pengajuan perceraian". ucap arini kepada salah satu petugas


"baik mba,boleh saya lihat persyaratan nya?".


arini memberikan dokumen persyaratan yang di minta oleh si petugas.

__ADS_1


dan si petugas pun menjelaskan apa saja yang harus arini lakukan dan harus arini persiapkan termasuk biaya .


"masih pengantin baru lo mba,kok cerai sih?? apa gak bisa di perbaiki lagi?".


"prinsip saya apapun bisa di maafkan bu,apapun bisa di perbaiki selama itu tidak KDRT dan perselingkuhan".


"tapi kan kasihan anak nya mba,mana anaknya masih kecil,bersabar lah sedikit lagi mba mana tau suami nya berubah".


arini yang mulai kesal mendengar celoteh si petugas mendengus kasar dan berusaha mengabaikan.


"mba masih muda,masih labil pola fikirnya,coba ajak suaminya duduk berdua selesaikan masalah dengan kepala dingin".


"kalau dikit dikit cerai mau jadi apa negara kita,tau gak mba,seharusnya kita sebagai istri harus legowo menerima dan memaafkan suami demi anak anak".

__ADS_1


arini yang sudah tidak bisa menahan sumpah serapah yang dari tadi ingin terlontar menatap tajam si petugas wanita yang cerewet itu,arini memperhatikan si petugas dari atas dan membuang nafas kasar.


"orang hanya bisa berkomentar bu,sudah lumrah nya kehidupan di dunia ini orang lain yang akan merasa lebih tau dan faham akan hidup kita".


"yang menjalani hari hari berat itu saya,dan saya tidak akan berkisah tentang usaha saya dalam mempertahankan rumah tangga saya,kalau saya sudah sampai disini berarti saya sudah tidak menemukan jalan lain yang lebih baik dari ini".


"saya juga bukan orang orang yang ibu maksud yang akan bertahan demi alasan anak,sementara anak saya saja tidak bahagia dan tidak baik baik saja dengan keadaan itu,lalu bagaimana saya akan menjadikan nya sebagai alasan.!".


"seperti nya ibu masih muda,dan semoga saja tidak ada hal hal buruk yang terjadi di dalam rumah tangga ibu nantinya".


setelah menyelesaikan persyaratan dan mengeluarkan uneg unegnya terhadap si petugas arini berlalu meninggalkan kantor pengadilan agama dan si petugas wanita yang hanya terdiam melihat kepergian arini.


*kita selalu bisa merancang segala hal dalam hidup dengan indah....namun pada akhirnya kun payakun sang illahi lah yang jadi penentu ..

__ADS_1


*maaf kalau banyak typo atau kesalahan dalam penulisan,harap maklum masih amatiran🙏🙏


__ADS_2