Karena Aku Tak Sesoleha Itu

Karena Aku Tak Sesoleha Itu
(masih)flash back


__ADS_3

nanda yang tersudut merasa kesal pada arini.


di bawah meja sang mediator kaki nanda menendang nendang pelan kaki arini,seakan memberi kode agar berhenti menyudut kan nya.


*astaga arini ini kenapa sih! ,tinggal memaafkan aja susah banget*.


*apa salah nya menerima semua kenyataan dengan lapang dada*. gerutu nanda pelan.


"tolonglah pak,saya benar benar khilaf dan menyesal telah melakukan kesalahan,saya tidak mau berpisah dengan istri saya".


"kasihan anak kami nanti nya pak".


"pak nanda..apakah bapak pernah berpikir tentang anak bapak di saat bapak berbuat kesalahan?".


"saya di sini hanya sebagai mediator,tugas saya adalah membimbing bapak dan ibu agar terbuka jalan perdamaian kembali".


"saya tidak ber hak,memaksa salah satu dari kalian agar mau berdamai".


" kita laki laki tidak akan faham rasanya kehilangan, sebelum apa yang di anggap tidak terlalu berharga itu pergi dari hidup, setelah itu baru lah akan menyesal".


"saya hanya khilaf pak..!". nanda mulai kesal


"mas.. mas,sekali dua kali itu barulah nama nya khilaf,kalau tiga kali empat kali apalagi sampai bunt*ng itu nama nya doyan!".


sela arini dan berhasil membuat muka nanda memerah menahan malu dan amarah.


pak mediator hanya bisa terkekeh sambil geleng geleng kepala.


dua jam sudah mereka berdebat di dalam ruang mediasi tapi nanda tetap konsisten dengan niat nya tidak ingin melepas arini.


sedangkan arini juga tetap dengan niat awal nya tidak mau lagi mempertahan kan rumah tangga nya dengan laki laki yang masih sah sebagi suami nya itu.

__ADS_1


"saya rasa mediasi ini sudah selesai,dan saya akan menganggap mediasi ini gagal".


"bagaimana bu arini? apakah saya boleh minta tanda tangan nya?!!".


pak hakim mediator pun memberikan selembar kertas pada arini sebagai tanda bahwa mediasi selesai.


"dengan senang hati pak".


jawab arini.


"bagaimana dengan anda pak nanda?? bisa kah saya minta tanda tangan bapak?".


"kalau saya tanda tangani berarti saya menyetujui gugatan arini dong pak!".


"begini ya pak nanda...dalam hidup ini,tidak semua hal bisa di paksa kan,contohnya bapak yang ingin mempertahankan kan ibu arini,sedang kan ibu arini sudah tidak mau dengan bapak!!".


"harus nya bapak intropeksi diri dan bertanya pada diri sendiri apa penyebab seorang istri sudah tidak lagi ingin hidup bersama".


"tapi terserah bapak nanda saja,jika bersikeras tidak setuju hasil mediasi ini,maka bapak bisa mengajukan tuntutan pada pak hakim di ruang sidang nantinya".


"bapak akan di carikan mediator lain,dan di harus kan membayar per jam dari mediasi tersebut!".


nanda terdiam setelah memikirkan perkataan sang mediator.


hening beberapa saat,yang terdengar hanya deru nafas dan bunyi jam yang berputar.


helaan nafas silih berganti bak paduan suara di ruang sunyi.


hingga akhirnya ...


"baik pak,saya setuju dan akan menandatangani surat nya".

__ADS_1


"terimakasih pak nanda,silahkan".


setelah selesai kedua nya keluar dari ruangan dan berjalan ber iringan ke parkiran.


"terimakasih mas".


"untuk apa rin?".


"untuk tidak lagi mempersulit hidup ku".


ucap nya sambil tersenyum dan berlalu dari hadapan nanda.


nanda hanya terdiam melihat senyum arini yang begitu manis,senyum tulus yang sudah lama tak terlihat semenjak dirinya berulah.


belum sempat menguasai keadaan,nanda sudah kehilangan arini,ya...arini berlalu begitu cepat dari hadapannya maupun hidup nya akibat ulah yang di buat oleh diri nya sendiri.


#flash back of.


"jadi intinya si buaya lumpur udah relain kamu jadi janda??!!!!!".


sorak hany sangking bahagia nya.


"hustt.. gak sopan tau ngatain aku janda,lagian aku belum resmi,belum ber sertifikat!!".


ucap nya sambil cekikan.


lalu kedua nya tertawa.


maaf kalau masih banyak typo🤭🙏🙏 .


~Salam hangat~

__ADS_1


__ADS_2