Karena Aku Tak Sesoleha Itu

Karena Aku Tak Sesoleha Itu
#rencana?


__ADS_3

sepeninggal nanda,arini membuka mata namun tubuh nya masih tidak bisa di gerakkan.


air mata nya mengalir tanpa henti.ia ingin berteriak namun suara nya seakan akan hilang.tubuh nya begitu lemah,bahkan untuk menggerakkan jari nya saja dia tidak mampu.


dia hanya bisa menangis tanpa suara.dia tidak pernah menyangka ayah dari anak nya tega melakukan hal sebejat ini terhadap dirinya.


sementara itu,nanda terlihat terburu buru pergi untuk mengambil sepeda motor yang dia titipkan.dia takut ada yang memergoki nya dan membuat semua rencana yang sudah di rancang sedemikian sempurna menjadi gagal.


sesampai nya disana,nanda langsung memberi uang dan bergegas memacu nya kendaraan nya untuk menjauh .


namun sebelum kembali ketempat di mana dia membawa arini ,dia menyempatkan diri menemui wita ke rumah orang tua nya.


nanda melakukan itu agar wita tidak banyak bertanya jika dia menghilang beberapa hari.dia tidak ingin di ganggu oleh siapa pun selama dirinya bersama arini.


"wit..nih mas bawain makanan buat kamu"


ucapnya sambil menyerahkan kantong kresek berisi makanan kepada wita.


wita terlihat heran dengan sikap suaminya itu.hati nya bertanya tanya kenapa sang suami tiba tiba saja membawa kan dirinya makanan.


dia tidak bisa untuk tidak berburuk sangka dengan nanda.terlebih wita telah mendengar kelicikan sang suami dan ayah nya dengan telinga nya sendiri.


"gimana keadaan ibuk wit?"


tanya nya pada wita.


"udah mendingan sih mas,gak lama lagi aku bakalan pulang kerumah"


jawab wita lembut.dia ingin melihat ekspresi si suami,karena dia yakin nanda menyembunyikan sesuatu.


"gak usah di paksa wit.ya kalau ibuk belum bisa di tinggalin gak apa apa kok,mas bisa memaklumi nya"


"iya mas,tapi ibuk memang udah mendingan kok.makasih ya mas udah memahami keadaan aku"


"iya wit,aku kan suami kamu.sudah sewajarnya"


mereka berdua mengobrol bayak hal,wita sengaja memperpanjang bahan cerita dengan nanda.


raut wajah sang suami terlihat sangat gelisah,namun berusaha menyembunyikan nya.namun wita bukanlah perempuan yang gampang di bodohi.


hingga akhirnya nanda pamit,dengan mengatakan akan kembali mencari orderan.dia juga mengatakan tidak akan bisa datang beberapa hari ini karena menyibukkan diri mencari uang.


wita hanya mengangguk meng iyakan saja perkataan suami nya.

__ADS_1


sepeninggal nanda,wita mondar mandir tidak tenang,dia penasaran apa lagi yang di rencanakan olehnya.atau jangan jangan mereka sudah menjalan kan rencana pertama.terka nya.


karena merasa terganggu dengan rasa penasaran nya,wita akhirnya memutuskan mengikuti nanda.


agar bisa mengulur waktu dan tidak kehilangan jejak.wita sengaja menghubungi nanda dan mengatakan ingin meminta uang,karena susu bayi mereka sudah habis.


nanda memarahinya,dan bertanya dengan kesal mengapa tidak memintanya sewaktu masih berada di rumah.


wita meminta maaf berulang kali dan ber alasan lupa.,akhirnya nanda mau memberi nya uang,tapi tidak bisa mengantantar,dia mengatakan akan mengirim nya saja.


setelah wita menemukan keberadaan nanda yang ternyata berhenti karena menerima panggilan darinya,barulah wita setuju dengan usulan nanda.wita menyuruh tukang ojek yang di tumpangi nya untuk mengikuti kemana saja nanda pergi.


awalnya si tukang ojek menolak dan beralasan itu akan mengurangi pendapatan nya hari itu.namun wita mengatakan akan membayar nya mahal,jika berhasil mengikuti targetnya.


akhirnya si tukang ojek setuju.dan di mulai lah aksi kejar kejaran mereka tentunya tanpa sepengetahuan nanda.


nanda membuka pintu kamar tempat dimana arini berada.


dia langsung tersenyum melihat arini yang memandangi nya.


"kenapa sayang..kangen ya sama mas,mas juga kangen kok sama kamu"


arini mengalihkan pandangan nya,dia merasa sangat geram dan muak kepada nanda,ingin rasanya arini menghajar laki laki itu,namun tubuh nya begitu lemah.


arini mencoba melawan,tapi tenaga nya hanya mampu menggerakan kepalanya.


"ternyata kamu masih sama seperti dulu rin.masih malu malu,padahal kita sudah biasa melakukan nya"


ucap nanda sambil terus mengelus pipi mulus arini.


hanya air mata arini yang menjadi tanda jika dirinya benar benar j*jik dengan perlakuan nanda.


di dalam hati nya arini tidak berhenti berdoa semoga tuhan mengirimkan penolong untuknya.


"sebelum kita mengenang malam pengantin kita yang dulu,sebaiknya mas bersih bersih ya sayang..sabar ya.hanya sebentar kok"


ujar nanda sambil berlalu masuk ke dalam kamar mandi.


arini benar benar ketakutan,dia tidak sanggup membayangkan yang akan terjadi sebentar lagi.


mas ibra..maafkan aku mas,ucap nya dalam hati.


tidak berapa lama kemudian,nanda keluar hanya dengan menggunakan handuk.

__ADS_1


dia tersenyum nakal ke arah arini yang tengah menatapi nya dengan kebencian.


perlahan dia mulai mendekati arini.tangan nya mulai bergerak membuka kancing baju yang di kenakan oleh arini. arini masih mencoba memberontak.air mata nya semakin deras mengalir dari sudut matanya.


nanda semakin bernafsu setelah berhasil melucuti bagian atas pakaian arini.dia mulai menindih tubuh arini yang masih di balut bra dan celana panjang.


tangis arini semakin menjadi jadi saat tangan nanda menggerayangi tubuh mulus nya.dia berusaha menggerakkan tangan dan kaki nya agar bisa menjauhkan nanda darinya,namun usahanya tetap sia sia.


pengaruh obat bius yang di berikan sang mantan nyata nya begitu kuat,sehingga arini seperti orang lumpuh yang tak berdaya apa apa.


"kamu pasti akan jadi milikku lagi sayang,aku tau kamu masih sangat mencintai ku,tapi karena gengsi mu terlalu tinggi kamu lebih memilih orang yang tidak kau cintai sama sekali...aku bisa memaklumi nya sayang..mulai saat ini,kamu akan selalu bersama ku"


bisik nanda dengan nafas yang mulai terdengar berat kerena hasrat nya yang menggebu.


tangan nya kembali bergerak dan ingin melucuti celana panjang yang di kenakan oleh arini.


arini hanya bisa menutup mata,dia tidak sanggup melihat wajah lelaki br*sek yang saat ini tengah di kuasai iblis sehingga kehilangan akal sehat nya.


arini hanya bisa berdoa semoga masih ada keajaiban untuk dirinya,di tengah rasa putus asa yang mendera.samar samar arini mendengar suara pintu terbuka.


dan tidak lama kemudian terdengar teriakan tertahan,dan arini yakin itu adalah suara sang mantan suami.


arini membuka mata,,dia ingin tau apa yang terjadi saat ini.


dan yang pertama terlihat oleh nya adalah wita yang tengah berdiri dengan tangan yang gemetar sambil memegang sebuah botol yang sudah pecah dan di penuhi darah yang masih segar.


arini yakin botol itu yang membuat suara teriakan tertahan yang sempat ia dengar sebelumnya.


wita melemparkan botol yang ia pegang dan bergegas mencuci tangan nya ke kamar mandi.


dengan tergesa gesa,dia membantu memasangkan pakaian arini.wita mencoba memapah arini keluar dari kamar penginapan,namun karena kondisi arini yang masih belum bisa bergerak,wita mengalami kesulitan.


wita merogoh ponsel yang ada di dalam kantong nya,tangan nya yang gemetar terlihat mengetik pesan.


melihat keadaan yang berantakan,wita takut mereka tidak bisa keluar dengan aman.dengan sekuat tenaga dia menyeret tubuh nanda ke dalam kamar mandi.


disana dia menyirami luka yang ada di kepala sang suami,sambil menangis wita menidurkan suaminya dengan baik,tidak lupa dia memberikan bantal untuk menyangga kepala yang terluka.


dia juga mengikat bekas luka agar nanda tidak kehabisan darah.setelah di rasa cukup,barulah dia keluar dari kamar mandi.


dan tidak lama kemudian terdengar ketukan pintu dan seseorang memanggil nama nya.


****

__ADS_1


__ADS_2