
semenjak perkelahian arini dengan calon mantan suaminya ,arini seakan menjaga jarak dengan ibra,arini merasa dirinya tidak pantas kembali dekat dengan ibra,dia merasa ibra terlalu baik untuk dirinya yang sebentar lagi akan jadi janda.
bukan hal mudah tentu nya bagi arini mengabaikan ibra,berpuluh pesan dan panggilan terkadang membuat arini bimbang tapi otak nya selalu menasehati agar membiarkan ibra bahagia dengan orang lain.
*rin kamu apa kabar? aku ada salah ya sama kamu??*
*syakila sehat rin?,titip peluk cium ya...untuk bunda nya juga,hehe bercanda jangan marah yaa... :)* .
arini hanya membaca pesan ibra kemudian menghapus nya, akhirnya arini memutuskan untuk memblokir semua nomor ibra, biarlah ibra bahagia dengan yang lain begitu fikir arini.
waktu berlalu begitu cepat surat panggilan dari pengadilan agama yang di tunggu tunggu arini akhirnya datang juga,dia juga yakin bahwa nanda juga sudah menerima surat panggilan itu.
minggu depan adalah sidang pertama yang di putus kan pihak pengadilan,arini deg deg kan menunggu hari itu datang,untung nya hany sang sahabat baik selalu ada menyemangati hari hari sulit nya.
hany akan menyempatkan diri mengajak arini dan syakila walau hanya sekedar berkeliling keliling komplek,atau hanya sekedar makan bakso pavorit mereka seperti dahulu.
__ADS_1
mereka menghabiskan banyak waktu bersama untuk menebus waktu waktu yang terbuang di masa lalu.
sementara di lain tempat tepat nya di kediaman ibra,ibra terlihat gelisah,dia bingung kenapa pesan dan panggilan yang dia kirim ke no arini tidak pernah berbalas.
"kamu kemana sih rin!!, kok nomor kamu tidak aktif,apa terjadi sesuatu sama kamu"
sang karyawan yang melihat bos nya mondar mandir seperti setrika rusak hanya menarik nafas sambil geleng geleng kepala,
"mas bos gak capek bolak balik dari tadi? saya aja yang liat sampai pusing lo mas bos".
"ya ampun mas bos mas bos,orang budeg juga tau kaliii dari tadi mas bos bolak balik gak jelas sambil ngoceh,masih aja bohong".
"kamu mulai gak sopan sama saya ya,..! kamu mau saya potong gaji haa..saya dari tadi duduk santai disini bisa bisanya kamu memfitnah saya sedemikian rupa".
sang karyawan hanya bisa terpana mendengar kata kata bos nya,bagaimana bisa dia yang salah ,jelas jelas bos nya memang mondar mandir bak setrika uap.
__ADS_1
dari pada kena masalah lebih diam fikir sang karyawan.
"kenapa kamu diam?! bukan nya bantu cari solusi malah santai santai aja". oceh ibra
"gimana mau cari solusi mas bos,saya aja gak tau mas bos kenapa"?!!!
"kamu memang karyawan yang gak perhatian sama bos,bisa bisa nya kamu gak tau masalah saya!!?".
rizky sang karyawan geleng geleng kepala mendengar kemarahan bos nya yang tidak jelas itu,bagaimana mungkin saya tau masalah mas bos cerita aja gak pernah,saya malah baru tau ternyata mas bos punya masalah juga,biasa nya selow selow saja,gumamnya.
melihat karyawan nya hanya geleng geleng kepala membuat ibra jadi tambah pusing.
"kenapa kamu geleng geleng? kamu kesurupan?!".
"iya mas bos,saya kesurupan melihat tingkah mas bos yang gak jelas hari ini".
__ADS_1
mendengar jawaban sang karyawan ibra merasa tersentil,dia baru sadar bahwa dia tidak pernah bercerita tentang arini kepada sang karyawan yang sudah di anggap nya saudara itu,dan pada akhirnya ibra hanya menarik nafas panjang ....