
arini akhirnya bernafas lega karena ketakutannya ternyata tidak terbukti,orang tua nya mendukung apapun keputusannya,meski sang ibu sempat menentang dan menyalahkan arini karena dulu gegabah menerima nanda,pada akhirnya mau tidak mau harus mau menerima keputusan arini karena desakan sang suami.
sementara itu di kediaman wita, nanda dan wita terlibat perdebatan kecil perkara nanda tidak juga bisa mengatasi arini,wita yang kesal akhirnya memarahi nanda dan mengancam nanda akan turun tangan mengurus arini.
"kamu benar benar ya mas...masa ngatasin cewe kampung seperti arini aja gak bisa,perut aku udah semakin besar mas..!! aku capek hidup gini gini aja,pkoknya aku mau kita pindah ke rumah kamu secepat nya,aku gak mau tau gimana caranya".
"kamu sabar dong wit..kamu kira mas gak pusing apa?!!!,bisa bisa nya arini selingkuh di belakang mas,mas gak mau pisah sama arini,ini juga salah kamu wit..coba aja kamu gak desak mas terus menerus ,mas pasti gak akan marah marah sama arini,dan arini akan tetap patuh sama mas". gerutu nya dengan kesal.
"ya wajar dong mas,perempuan mana yang mau di gantung terus,aku juga pengen menikmati hasil keringat suami aku,pengen di akui juga".
"dari awal kan kamu tau mas punya istri wit,dan kamu juga bilang gak apa apa jadi istri siri asal sama mas,kok semakin kesinii kamu semakin menekan mas sih". suara nanda semakin tinggi membuat nyali wita agak menciut,dia takut rencana nya gagal untuk jadi istri sah dan tidak jadi menempati rumah nanda,akhirnya dia mengalah meminta maaf dan menyuruh nanda istirahat
__ADS_1
sepeninggal nanda wita kembali memutar memory nya pada saat melihat arini dengan seorang laki laki di taman ketika dirinya hendak membeli buah,awalnya dia tidak yakin itu arini,tapi setelah memperhatikan dengan seksama barulah dia memastikan bahwa itu seratus persen benar arini,meski belum pernah bertemu dengannya tapi wita sering melihat foto arini di ponsel sang suami siri,kemudian ide jahat nya tiba tiba muncul, dengan berpura pura berfoto ala ala selegram di taman itu,wita mencoba segala gaya cekrek yang dia bisa, tentu saja arini dan ibra sebagai latarnya,
sementara arini yang tidak mengenal wajah wita bersikap biasa saja.
sesampai nya di rumah wita dengan semangat bertanya kepada nanda foto mana yang paling bagus dan paling cantik yang akan di unggah nya di akun sosial medianya,
nanda yang awalnya malas menanggapi wita terpaksa menuruti karena wita merajuk,wita sibuk memilih milih foto foto di galeri nya dengan sengaja mengulang ngulang foto dirinya berlatar belakang ibra dan arini yang tengah duduk di taman, ada juga foto arini tengah mengusap kepala ibra.
"k kapan kamu ngambil foto nya wit?!!".
"pagi ini mas,kenapa sih mas?". ucap nya pura pura bodoh".
__ADS_1
"di taman mana wit?!".
"taman ujung sana mas,taman tempat para pasangan yang tengah kasmaran,mas aja yang gak pernah ajak aku kesana,di sana bagus lo mas,ada tempat foto foto ala ala selegram gitu".
"kebanyakan yang datang kesana berpasangan mas,nih liat orang yang ada di belakang foto aku yang ini,mereka romantis banget kan, pas aku disana mereka lagi foto foto sambil pelukan dan pegangan tangan gitu ,aku jadi iri deh..".
"cukup witaa..!!". bentak nanda membuat wita langsung kaget dan ponselnya jatuh dari tangan.
"kamu kenapa sih mas?!! aku kan gak ngapa ngapain,apa sebegitu gak berharga nya aku bagi mu sehingga aku selalu salah di mata mu mas".
dengan raut wajah sedih dan mata berlinang arini memulai drama nya.
__ADS_1
melihat wita yang sedih dan hendak menangis mendapat bentakan dari nya membuat nanda segera meminta maaf dan menjelaskan kalau orang yang berada di foto wita adalah arini. dengan sok polos wita bertanya dan mulai memanas manasi nanda,hingga akhirnya nanda pamit untuk menemui arini setelah meminta wita mengirim foto yang ada di galeri nya.