Karena Aku Tak Sesoleha Itu

Karena Aku Tak Sesoleha Itu
#kedatangan sang pelakor


__ADS_3

bagi arini hari minggu atau hari senin sama saja.dikarena putrinya belum masuk sekolah.


pekerjaan arini pun tidak terikat ataupun berjadwal seperti orang orang yang kerja di kantoran atau yang lain nya..


tapi penghasilan arini semakin hari semakin meningkat,semenjak produk cream kecantikan yang ia pasarkan menjadi viral dan sering di incar dari segala kalangan.


belum lagi jika para tetangga memesan aneka makanan untuk acara acara pengajian.


arini baru selesai memandikan syakila ketika hany memanggil manggil dan meminta di bukakan pintu.


"aunty kila lindu.."


ucapnya seraya berlari dengan balutan handuk di tubuh nya.


"masa sih kila lindu sama aunty?"


"iya aunty,kila gak bo'ong,kila jujul kok"


"iya sayang.aunty percaya kok,sekarang pakai baju yuk biar tambah cantik".


"kita mau jajan?".


tanya nya dengan riang.


hany dan arini tertawa dan meng iyakan.


"kok tumben pagi baru kesini han,habis malam mingguan ya sama riski"


"iya rin,tadi malam dia ngajak jalan setelah begitu lama aku menunggu"


ucap nya sambil memasangkan baju syakila.


"cieee..udah jadian ni ye.traktiran nya dong"goda arini.


"iss..kamu ini, mulai deh jiwa jahil nya kumat"


"kamu mah pelit..masa iya minta traktiran aja gak di kasih,huuuu"ari pura pura merajuk.


"iya,iya..tapi jangan banyak banyak ya"


"kalau kamu yang di turutin bisa tekor aku"


omelnya sambil terus megurus syakila.


arini cengar cengir sambil berganti baju.


"aunty kila mau es cream boleh?"


"emang kila suka es cream?"


"suka aunty..ayah beli banyak,kila suka.tapi sekalang ayah kelja belum bisa beli es cream"


"oke sayang,tapi gak boleh banyak banyak ya..soalnya masih pagi"


"oke aunty sayang"


hany mencubit dan menggelitiki syakila gemas.


akhirnya mereka memilih berhenti di warung soto setelah lelah mengitari semua tempat makanan.


"han sekalian bungkusin buat bu taty ya"


"ya udah pesan aja dari sekarang rin,biar nanti langsung bayar"


"oke cantik"


arini kembali memesan kepada pramusaji untuk nanti di bawa pulang.

__ADS_1


setelah pesanan mereka datang,mereka langsung menikmati tanpa basa basi.


***


sepulang mengantar kan aneka makanan ke rumah bu taty arini dan hany bergegas pulang.


"tunggu arini..."


sebuah suara menghentikan langkah arini dan hany yang hendak masuk kedalam rumah.


keduanya menoleh bersamaan ke arah suara itu.


arini terlihat tengah berusaha keras mengingat siapa perempuan yang memanggilnya.


"siapa rin?" bisik hany.


"si lakor han" balas arini sambil ikut berbisik setelah berhasil mengingat siapa perempuan itu.


"kila mau di bisikin juga ma" bisik syakila tak mau ketinggalan.


ketiga nya saling tatap kemudian cekikan.


"ngapain kamu kesini kor,disini gak ada laki laki yang bisa kamu godain"


hany langsung to the point.


"kor apaan han,nama dia wita kalau gak salah" bisik arini lagi.


"kor itu ujung kata dari pelakor rin,kalau aku manggilnya pelakor capek .kepanjangan soalnya,makanya aku panggil lakor aja"


arini ber ooh ria sambil menahan tawa.


"arini..kamu bisa gak sih gak usah ganggu rumah tangga orang"


"kemaren pas mas nanda nyuruh kamu terima aku sebagai madu,kamu sok gak terima dan memilih mundur"


"sekarang setelah kalian pisah.malah sok kecantikan goda goda mas nanda.kamu mau balas dendam sama aku hah?"


"lagian siapa juga yang mau sama ******"


hany menyahut mendahului arini.


arini menyuruh hany membawa syakila masuk dengan meski tanpa bicara.dan hany langsung memahami.


awalnya hany tidak mau meninggal kan arini sendiri,tapi hany mengerti maksud arini bahwa syakila tidak perlu mendengar kata kata yang akan keluar dari mulut keduanya.


"kamu siapa" tanya arini dingin.


"gak usah sok gak kenal"


sahut wita angkuh


"emang kamu merasa penting sehingga saya harus kenal sama kamu?"


wita kesal,masa iya arini gak kenal sama aku batin nya.


mau tidak mau akhirnya dia memperkenal kan diri sebagai istri nya nanda.


arini hanya diam dengan tatapan dingin .


"oo jadi kamu si pelakor itu?".


"enak aja kamu bilang pelakor"


"aku sama mas nanda itu saling mencintai dari dulu"


"kamu nya aja yang b*go mau di jadikan pelarian pas dia putus sama aku"

__ADS_1


arini terkekeh.


"kalau kalian saling mencintai,ngapain kamu datang kesini"


"apa cinta kalian sudah mulai goyah"


"atau jangan jangan...dia udah bosan sama kamu"


ejekan arini berhasi membuat wita semakin kesal.


"heh arini...aku datang kesini untuk memperingat kan kamu agar menjauhi suamiku"


"aku gak bakalan tinggal diam kalau kamu masih berani menggoda suami ku dengan alasan anak"


"apa kamu gak bisa mendapat kan laki laki lain selain suami orang"


arini kembali geleng geleng kepala sambil tersenyum mendengar ocehan wita.


"perkataanmu benar benar mencermin kan siapa dirimu"


"s*mpah memang cocok dengan s*mpah"


"siapapun nama mu aku tidak tau dan tidak mau tau,dengar kan perkataan ku dengan baik.


dulu disaat kamu merusak rumah tanggaku. aku tidak mau menghajar mu seperti para istri istri di luar sana"


"bukan karena aku takut atau apa.


karena bagiku,tidak mungkin perselingkuhan terjadi tanpa ada nya keinginan dari dua s*mpah"


"makanya aku merelakan dia untuk mu,kalian itu cocok.harusnya kau berterimakasih padaku,kalau tidak. mungkin anak mu tidak akan punya ayah"


"dan satu hal lagi,aku tidak akan memungut s*mpah yang sudah aku buang"


"sebaik nya kamu pergi dari sini sebelum aku berubah fikiran,dulu mungkin aku tidak menghajar mu karena aku tidak butuh dia. tapi saat ini kau berani datang ke tempat ku dan seolah olah kau yang tersakiti"


arini menatap tajam ke dalam manik mata wita.


wita ketakutan melihat amarah dalam mata arini


kenapa dia tidak takut malah balik menantang,batin nya.


"asal kamu tau..suami yang kamu banggakan itu mendatangiku meminta rujuk,dan berjanji akan menceraikan mu"


"tapi aku tidak mau..karena aku tidak seb*doh dirimu"


ucap arini berlalu dari hadapan wita.


"hei..apa maksud mu arini...mas nanda tidak mungkin seperti itu!!"


lagi lagi langkah arini terhenti.


"oh ya..? seperti nya kamu sangat mengenal suami mu itu. apa kamu tau kemana dia seminggu yang lalu?. dia mendatangiku di tengah keramaian dan rela mempermalukan dirinya demi bisa rujuk dengan ku"


perkataan arini menggoyah kan wita.otak nya


menyangkal semua perkataan arini tapi tidak dengan hati nya.


hati nya mengatakan arini berkata jujur.


bukan kah mas nanda memang aneh akhir akhir ini,dia selalu pergi lebih awal dan pulang paling malam. monolog nya.


segala pertanyaan berkecamuk dalam fikiran nya.


dia bergegas pergi dengan sangat terburu buru,ia ingin cepat sampai di rumah dan meminta penjelasan pada nanda.


~••~

__ADS_1


hidup selalu tentang tabur tuai...


apa yang kau tabur itu pula yang kau tuai,mungkin awalnya kau bahagia setelah merebut kebahagiaan orang lain,tapi semesta selalu punya cara agar apapun yang kau akhirnya akan kembali padamu.


__ADS_2