
Leo memperhatikan wajah emosi dari Freddy
" Awalnya dia tidak mengaku , Ibu mu dengan penuh kasih sayang memberi pengertian dan akhirnya dia jujur"
Freddy mengerutkan keningnya lalu menatap ke arah Liana
" Sayang , Dia di bayar untuk membunuh Cherry dan Phillip atas perintah ketua gengster BUTTERFLY" Jelas Liana
" Siapa pemimpinnya ?" Tanya Freddy
" Seorang wanita yang tidak disebutkan namanya, hanya mereka memanggilnya Ketua MB !" Jawab Leo
" Daddy.." Phillip akhirnya membuka suara karena sedari tadi hanya diam
" Phillip" Balas Freddy dengan memeluk Phillip
Phillip mendekatkan mulutnya ke telinga Freddy
" Biarkan aku yang membuat penawar untuk Mommy" Kata Phillip
Freddy menatap wajah Phillip
Memikirkan Phillip pernah membuat racun untuk Morgan , maka Freddy pun percaya jika bocah kecil itu bisa membuat penawar untuk Cherry
Freddy mendekatkan mulutnya ke telinga Phillip
" Temui lah Professor Takimaru"
Phillip mengganggukkan kepalanya
Freddy mengeluarkan sampel darah dari sakunya lalu menyerahkan secara sembunyi ke saku Phillip
" Sampel darah Mommy mu , Laporkan padaku semuanya!" Pinta Freddy
Phillip mengganggukkan kepalanya lalu melangkah ke ranjang Cherry berbaring kemudian dengan lembut mengelus rambut Cherry
" CUP"
Ciuman lembut dari Phillip untuk Cherry
" Cepat bangun , Mom....." Kata Phillip dengan nada sedih karena melihat Mommy-nya terluka
Bola mata Phillip berkaca-kaca , Teringat akan Papi-nya dulu yang juga terbaring tak berdaya di ranjang ICU
Phillip menggepalkan tangannya , Amarah terselubung di dalam hatinya
" TAK AKAN KU AMPUNI KALIAN , BERANI KALIAN MENYENTUH BIDADARI KU, BERSIAP-SIAP LAH MENGANTAR NYAWA KALIAN" Pekik Phillip dalam hati
Phillip menyeka air matanya, Tak ingin orang disekitarnya mengganggap dirinya cengeng
Phillip lalu beranjak dari sana dan menghampiri Freddy
" Daddy , Tolong jaga Mommy" Kata Phillip dengan mengedipkan sebelah matanya
" Pasti..." Kata Freddy yang mengerti arti kedipan mata Phillip ,
Freddy mengecup kening Phillip lalu berbisik
__ADS_1
" Berhati-hatilah, Jika terjadi sesuatu , Cepat hubungi aku!" Pesan Freddy
Phillip menganggukkan kepalanya lalu memutar badannya dan menghampiri Leo dan Liana
" Kakek , Nenek , Aunty...Aku keluar terlebih dahulu , Ada tugas yang harus aku selesaikan" Pamit Phillip kepada mereka semua
Philip menciumi mereka satu per satu lalu beranjak pergi dari sana
Di luar supir sudah menunggu Phillip dan mengantar Phillip ke hotel tempat Professor Takimaru tinggal
Sudah setahun ini Professor Takimaru bekerja di bawah pengawasan Freddy dan menciptakan beberapa multivitamin untuk penduduk di pulau baru tersebut
Setibanya Phillip di hotel , Phillip menceritakan semua tentang kejadian yang menimpa Mommy-nya
Professor Takimaru sangat marah mendengar hal tersebut lalu mengambil sampel darah yang di titipkan Freddy pada Phillip
Tetapi hari sudah menjelang malam , Professor Takimaru meminta Phillip beristirahat , Dan akan memulai membuat penawar racun itu esok hari
Phillip mengiyakan sebab membuat penawar membutuhkan konsentrasi dan fokus yang tinggi
Sementara di rumah sakit , Freddy meminta orang tua nya untuk beristirahat dirumah
" Ayah , Ibu , adik....Sebaiknya kalian istirahat saja di istana , Buat saya di sini yang menjaga Cherry!" Kata Freddy
" Apa kamu yakin?" Tanya Liana
" Iya Bu..." Jawab Freddy
" Baiklah...Kita kembali , Jika butuh bantuan, Cepat hubungi kami" Kata Leo
" Ayah...Untuk sementara aku disini menjaga Cherry , Ayah tolong tangani masalah pemerintahan , Aku tak ingin berita Cherry di rawat tersebar di luar , Musuh pasti akan senang mendengar berita ini!" Kata Freddy
" Baiklah , Untuk sekarang hanya Fransisca yang bisa keluar masuk rumah sakit ini!" kata Leo
" Kami pulang terlebih dahulu, Jangan lupa kamu juga harus beristirahat!" Pesan Liana dengan mengelus bahu Freddy
" Iya Bu. Terima kasih" Kata Freddy lalu memegang tangan Liana dan mengecupnya
Freddy sangat bahagia memliki orang tua seperti Leo dan Liana juga Fransisca yang mau membantu dan mengerti kondisinya
Leo ,Liana dan Fransisca pulang ke istana dan sekarang hanya tinggal Freddy yang menemani Cherry
Freddy mengunci kamar inap lalu memeriksa sekitar melalui jendela
Merasa sudah aman , Freddy berjalan melihat infus Cherry lalu mengeluarkan botol cairan dan jarum suntik kemudian Freddy menyuntikkan nya ke botol infus Cherry
Freddy menyuntikkan cairan untuk kekebalan tubuh dan agar luka di perutnya tidak terinfeksi lebih dalam
Setelah selesai , Freddy menyimpan botol tersebut ke dalam saku jas nya kemudian melepas jas dan menggantungnya di gantungan dekat pintu
Freddy melihat Cherry tidur dengan sangat nyenyak lalu Freddy membuka selimut yang menutupi Cherry
Freddy merebahkan dirinya disamping Cherry lalu menutupi dirinya dan Cherry dalam balutan selimut yang hangat
Freddy mengelus wajah dan rambut Cherry lalu berbisik
" Sayang....Sadarlah , Kau tahu hari ini adalah hari yang bahagia bagi ku , kau menerimaku dan membalas cinta ku , Namun di saat bersamaan kau terluka , Membuat hatiku hancur , Aku tidak akan memaafkan orang yang membuatmu terluka! "
__ADS_1
" DDRRTTTTZZZ"
Ponsel Freddy berbunyi
Freddy bangkit dan mengambil ponsel di atas nakas
Notifikasi pesan dari NEO
" Bos , Musuh sudah berhasil memasuki wilayah kita , Berhati-hati lah!"
" DRRRTTZZZ"
BILLY ******CALLING******.......
" Bos , Ada yang mencoba memasukkan link palsu untuk menghancurkan saham perusahaan!" Lapor Billy
" Baik...Akan aku periksa!" Kata Freddy
Setelah memutuskan panggilan , Freddy membuka ponsel pintarnya lalu membuka dan mencari link yang mencoba mengacaukan perusahaannya
Tak berapa lama , Freddy menemukan lokasinya
" Amsterdam" Kata Freddy dalam hati lalu berpikir
" Selama ini para mafia di Amsterdam tidak pernah mengganggu ataupun tidak pernah mencari masalah , Ada yang tidak beres!" Kata Freddy
Freddy menghubungi para mafia di Amsterdam dan meminta mencari informasi tentang link yang berikan oleh Billy kepada mereka
" I want to know who the hacker is , and I don't want your members to be the traitor " Kata Freddy
"If your member did it then don't Blame me for punishing him" Ancam Freddy
Freddy mengakhiri panggilan lalu ponselnya berdering lagi
Mr, Arthur Calling
Mr, Arthur adalah rekan kerja sama bisnis Freddy di Belanda
" Mr. Freddy, ik heb ontdekt dat uw site is gehackt door een onverantwoordelijk persoon" Kata Mr, Arthur
" ( Tuan Freddy, Aku menemukan situs anda di hack oleh orang yang tidak bertanggung jawab)"
" Ja ,ik weet het , wet je wie erachter zit?" Tanya Freddy
" ( Iya , Saya tahu , Apa anda mengetahui siapa dalangnya?) "
" Ik zal proberen erachter te komen" Kata Mr. Arthur
" (Saya akan mencoba mencari Tahu)"
" Ik wacht op informatie Van u , Dank u" Kata Freddy
"( Aku menunggu informasi dari anda , Terima kasih)"
" Graag gedaan , Mr, Freddy" Kata Mr. Arthur
"( Sama-sama Tuan Freddy)"
__ADS_1
Freddy mengakhiri panggilan lalu meletakkan kembali ponselnya di atas nakas lalu memeluk Cherry dan terbuai dalam mimpi