
Apa saya boleh menjadi pengasuh putra anda yang tampan?" Tanya wanita tersebut
" Untuk sekarang saya belum menerima pengasuh*" Jawab Cherry
" Saya bisa bekerja apa saja" Kata wanita tersebut dengan memaksa
Franky yang melihat pemaksaan dari wanita tersebut langsung menghampiri Cherry dan menggengam tangan Cherry
" Maaf Nona , Lain waktu saya akan menghubungi anda jika kami membutuhkan tenaga kerja" Kata Franky lalu menarik lembut tangan Cherry dan berlalu meninggalkan wanita tersebut
Phillip memperhatikan wanita tersebut , Ada kilatan warna merah membara di mata Phillip
Phillip menarik tangan Freddy supaya menunduk lalu Phillip mendekatkan telinga Freddy ke mulutnya lalu berbisik
" Wanita ini jahat"
" Biarkan saja selama dia tidak mengganggu kebahagiaan dan ketenangan kita" kata Freddy berbalik berbisik kepada Phillip
" Wuah...Daddy , Kau sungguh baik hati sekali" Puji Phillip
" Dasar anak ini...." Kata Freddy sambil mengacak-acak rambut Phillip
Phillip tertawa kecil Freddy yang salah tingkah dipuji oleh-nya
Phillip dan Freddy lalu melangkah pergi menyusul Franky dan Cherry
Wanita tersebut berlari lalu menarik tangan Phillip
Tangan Philip yang bergandengan tangan dengan Freddy terlepas
Dengan gesit ,Wanita itu mengeluarkan pisau kecil kemudian diletakkan di leher Phillip
Phillip sama sekali tak bergeming juga tidak takut
" Jika kalian menolak ku , Jangan salahkan aku jika aku membunuh anak ini!".Ancam wanita itu sambil mencengkram dan meletakkan pisau di leher Phillip
Franky , Freddy dan Cherry membalikkan badannya dan terkejut melihat wanita tersebut sudah mencengkram leher Phillip
" SIAPA KAU , APA MAU MU?"Teriak Franky hingga suaranya menggema di seluruh cafe
" Kau tak perlu tahu siapa aku , Jika kau tidak menginjinkan ku masuk dalam istana mu , Jangan salahkan aku jika anakmu akan menjadi bangkai" kata wanita tersebut dengan wajah memerah menahan emosi
Saat wanita tersebut hendak menusuk leher Phillip , Sekilas ada cahaya putih yang melewatinya
Wanita tersebut merasa lipatan dilehernya di tiup oleh seseorang , sontak saja bulu kuduknya berdiri
" Ada apa ini?" Katanya dalam hati dan tanpa sadar di melepas cengkraman dari leher Phillip
Phillip mengambil kesempatan saat tangan wanita tersebut melepasnya tanpa sadar, Lalu Phillip memutar badannya dan mengangkat kakinya untuk memberi tendangan bertubi-tubi pada wanita tersebut
" AAARRRGGHHHH" Teriak wanita tersebut karena mendapat pukulan secara tiba-tiba
Phillip terus menendang , memukul , meninju dan menjambak rambut wanita tersebut lalu menghantamkan kepala wanita tersebut di tembok
__ADS_1
" JANGAN REMEHKAN AKU , WALAU UMUR DAN BADANKU KECIL , NAMUN BILA KAU MENYENTUH SEDIKIT SAJA SEUJUNG KUKU KU , AKU PASTIKAN NYAWA MU AKAN MELAYANG" Kata Phillip dengan wajah memerah , rahang mengeras dan mata tajam
Wanita tersebut mendapat pukulan dan hantaman secara bertubi-tubi dan tersungkur dilantai ,Membuat seluruh raganya sakit
Walau pun usia Phillip masih batita , namun badannya seperti anak usia 8tahun , Begitu tegap , Gagah dan tampan dan sejak dini Phillip sudah menguasai ilmu bela diri juga menguasai teknologi
" Uhuk...uhuk...uhuk...". Wanita tersebut terbatuk-batuk, Karena nafas nya hampir habis
" KAU.... BOCAH TENGGIK....AKAN KU HANCURKAN RAGAMU" teriak wanita tersebut berdiri
Freddy yang melihat wanita tersebut berdiri dan mendekati Phillip , Dengan gesit Freddy berlari dan menangkap kedua tangan wanita tersebut
" Seorang wanita hanya berani pada anak kecil, Mungkin hukuman ringan tidak bisa membuatmu jera!" Kata Freddy sambil mengeluarkan jarum suntik berisi racun yang selalu dia bawa kemana pun dan kapan pun.
Freddy menyuntikkan jarum suntik ke leher Wanita tersebut, Tidak tanggung-tanggung , Freddy menyuntikkan 3 kali racun tersebut
" Kamu sudah keterlaluan, mengganggu kebahagiaan dan ketenangan ku, Ku buat kau lebih cepat menyusul majikan mu!" Kata Freddy
Freddy melihat tato yang ada leher wanita tersebut
Tato milik gengster BUTTERFLY
" Ka...kauu...!" Wanita tersebut berkata dengan terbata menahan rasa sakit yang tidak terkira
" Simpan tenaga mu agar jiwa mu bisa keluar dari ragamu" Kata Freddy dengan geram karena telah berani menyentuh kebahagiaannya yaitu Cherry dan Phillip
Tak lama , Wanita tersebut menghembuskan nafas terakhir
Satpam dengan berlari tergopoh-gopoh langsung menghampiri Franky
" Iya ,Tuan?" Kata satpam
" Urus mayat ini , kremasi kan langsung ditempat yang layak" Pinta Franky pada satpam
Saat Freddy menyuntikkan jarum suntik ke leher Wanita tersebut , Cherry segera berlari dan memeluk anaknya sampai Wanita tersebut menghembuskan nafas terakhir
" Mommy , Aku baik-baik saja , Jangan khawatir" Kata Phillip menenangkan Mommy nya
Franky yang melihat wajah istrinya yang cemas , khawatir dan panik segera mendekati istri dan anaknya
" Jangan khawatir , Semua baik-baik saja" Kata Franky menenangkan istrinya dan merangkul Cherry
" Ayo kita pulang" Ajak Freddy
" Ayo..." Kata Phillip lalu menautkan jari tangan ke jari tangan Freddy
" Kau hebat" Puji Freddy dengan mengacungkan jari jempolnya pada Phillip
Keduanya tersenyum lalu berjalan keluar dari cafe di ikuti Franky dan Cherry
Saat masuk ke dalam mobil ,
Freddy duduk disamping supir , sedangkan Franky ,Cherry dan Phillip duduk di belakang
__ADS_1
Phillip menutup matanya dan hendak berbicara pada dewa kera sakti
" TERIMAKASIH DEWA KERA SAKTI" kata Phillip dalam hati
Saat Phillip membuka matanya , Bayangan kera sakti duduk dihadapannya lalu mengedipkan matanya
Phillip tersenyum pada dewa kera sakti tersebut
Tak lama bayangan dewa kera sakti tersebut hilang
" Kau tahu siapa wanita tadi?" Tanya Franky pada Freddy memecah keheningan di dalam mobil
" Anak buah gengster BUTTERFLY" Jawab Freddy
" Mereka sudah bergerak ingin menghancurkan kita" Kata Franky
" Morgan, Tommy, Maxim, Angel, Winnie dan Vienny tidak akan bisa memasuki Negara yang berada dalam wilayah kekuasaan kita! " Kata Freddy
" Bisa saja mereka memancing kita keluar dengan menghancurkan perusahaan kita yang ada di negara mereka" Kata Franky
" Iya , Aku juga memiliki pemikiran yang sama" Kata Freddy
" Lalu apa rencanamu?" Tanya Franky
" Selama mereka tidak mengganggu kebahagiaan dan ketenangan kita , Maka biarkan saja" Kata Phillip meniru perkataan Freddy
" HAHAHAHA "
Mereka semua tertawa mendengar penuturan Phillip
" Kau benar , Sayang" Kata Freddy dengan memutar kepalanya dan mengacak rambut Phillip
Tak butuh waktu lama untuk sampai di istana Franky
Supir mengemudikan mobilnya masuk ke halaman istana Franky
Franky dan yang lainnya turun dari mobil
Saat Freddy hendak masuk , Freddy memperhatikan seorang kakek berdiri di pintu gerbang
Freddy berjalan ke arah pintu gerbang tersebut
" Maaf , Apa ada yang bisa saya bantu , Kakek?" Tanya Freddy
" Tuan , Bolehkah saya menikmati makan malam untuk hari ini?" Tanya kakek tersebut
" Satpam....Satpam...." Freddy memanggil satpam
Dengan cepat , satpam tersebut datang
" Ada apa, Tuan?" Tanya satpam tersebut
" Apa kalian tidak tahu jika kakek ini berdiri sedari tadi?" Tanya Freddy dengan marah
__ADS_1