
Freddy memeluk pinggang Cherry sambil berjalan masuk ke bagian ruang praktek dokter kandungan
Di sana dokter kandungan sudah menunggunya
" TOK "
" TOK "
" TOK "
" Masuk "
Suara wanita dari dalam ruangan terdengar
Freddy pun menekan handle pintu lalu membuka pintu tersebut
Saat mata Freddy dan mata dokter tersebut bertemu , Ada rasa suka dan kagum di hati dokter wanita tersebut
Seperti panah yang tertancap indah di hatinya hingga menyebabkan kedua pipi dokter wanita tersebut bersemu merah
Freddy memasang wajah dingin dan sorot mata tajam kepada dokter wanita tersebut
Dokter wanita tersebut berdiri dan melangkah dan hendak menyambut Freddy dengan wajah bahagia
Namun ketika Freddy membawa Cherry masuk ke dalam , Wajah dokter wanita tersebut berubah menjadi marah
Rasa marah , kesal juga cemburu menghampiri dirinya , Dokter tersebut menghentikan langkahnya , Terbesit rencana dalam benaknya
" Selamat siang ,Tuan!" Sapa dokter wanita tersebut
dengan sangat manja pada Freddy
Freddy merasakan sesuatu yang aneh pada dokter tersebut
" Apa ada dokter kandungan yang lain selain diri anda?" Tanya Freddy langsung dengan sorot mata yang tajam
Dokter tersebut melangkah beberapa langkah tepat di hadapan Freddy dan Cherry
" Saya satu-satunya dokter kandungan di rumah sakit ini!" Kata dokter wanita tersebut sambil menatap sinis ke arah Cherry
" Sayang , Ayo kita keluar!" Freddy berbisik lembut di telinga Cherry lalu membawa Cherry keluar
" Tuan...Aku bisa memeriksa wanita yang anda bawa ke sini!" Kata dokter tersebut saat melihat kepergian Freddy
Saat hendak menyentuh gagang pintu , Freddy memutar tubuhnya dan menatap tajam ke arah dokter tersebut
" TAPI AKU TIDAK INGIN ANDA YANG MEMERIKSA ISTRI SAYA, PAHAM?" Kata Freddy penuh penekanan di setiap kalimatnya
Freddy dengan cepat menekan handle pintu lalu keluar dari ruangan dokter tersebut
Freddy melangkah menuju lift dengan menggandeng tangan Cherry
Merasa sangat aneh dengan suaminya , Cherry pun bertanya untuk mendapatkan jawaban dari rasa penasarannya
__ADS_1
" Kakak , Ada apa dengan dokter tersebut? Kita ke sini karena ingin melakukan pemeriksaan kandungan ,Bukan?" Tanya Cherry lembut saat berada di lift
" Iya , Kita ke sini untuk melihat buah hati kita dan meyakinkan dirimu bahwa kau sedang mengandung anak ku , Aku tidak menginjinkan dokter wanita genit itu menyentuh mu karena dia tidak menyukaimu!" Jelas Freddy
" Bagaimana kakak tahu jika dia tidak menyukaiku?" Tanya Cherry heran
" Sayang , Aku bisa membaca karakter orang lewat mata dan bahasa tubuh, Dan itu tidak bisa membohongi ku!" kata Freddy
Cherry menggangguk paham dan hanya terdiam
" TING"
Suara lift berbunyi , Tak lama pintu lift pun terbuka
Freddy membawa Cherry keluar dari lift dan membawanya ke ruang CEO khusus miliknya
" Sayang , Duduk dulu ya , Ada hal yang harus aku selesaikan!" Kata Freddy
" Iya..." Jawab Cherry
Freddy mengambil air lalu membukanya dan menyerahkannya kepada Cherry lalu duduk disamping Cherry
" Minumlah terlebih dahulu!" kata Freddy mendekatkan ujung botol ke mulut Cherry
Cherry meminum air putih yang di berikan Freddy untuknya
Freddy lalu mengeluarkan ponselnya
" APA KAU YANG MENGURUS PENERIMAAN DOKTER DISINI? AKU INGIN MEMBAWA SEMUA DATA DOKTER KANDUNGAN YANG ADA DI RUMAH SAKIT INI, SEKARANG!" Pinta Freddy pada seseorang di balik telepon
" TOK"
" TOK"
" TOK "
" MASUK" Kata Freddy
Pintu dibuka dari luar , Seorang pria memasuki ruangan Freddy
" Selamat siang Bos , Ini data yang anda pinta!" kata nya dengan sopan kepada Freddy dan menyerahkan sebuah file untuk Freddy
Freddy menerima file tersebut
" Duduklah " Kata Freddy kepada pria tersebut
Pria tersebut pun duduk berhadapan dengan Freddy dan Cherry di sofa
Freddy bangkit dari duduknya dan melangkah ke meja kerjanya untuk mengambil laptop dan melangkah kembali ke sofa lalu duduk kembali disamping Cherry
Beberapa menit Freddy melakukan pengecekan seluruh data karyawannya di rumah sakit ini
" Bagaimana bisa anda menerima seorang dokter tanpa melihat CV yang mereka bawa dan mengeceknya ?" Tanya Freddy dengan heran
__ADS_1
" Maksudnya , Bos?" Tanya Alfred
" Alfred , Kau bekerja di rumah sakit ini sudah lebih dari 10 tahun , Namun kau belum menguasai semuanya atau kau menutupi sesuatu?" Kata Freddy
" Maaf Bos , Apa ada yang salah!" Tanya Alfred
" Iya , BANYAK KESALAHAN MU!" Pekik Freddy dengan emosi
Alfred mengetahui kemarahan bos nya hanya bisa menunduk
" KAU MEMASUKKAN SEORANG DOKTER DENGAN IJAZAH PALSU, AKU TIDAK YAKIN JIKA PASIEN BISA SELAMAT DENGAN JANIN YANG ADA DI KANDUNGAN MEREKA ,KENAPA KAU BISA MENYEPELEKAN HAL ITU?" Tanya Freddy dengan suara lantang
" Maaf , Tuan... Sebelumnya saya memang tidak memeriksanya karena dokter tersebut adalah sepupu saya , Dia meminta tolong untuk menerimanya sebagai dokter di rumah sakit ini!" Kata Alfred dengan jujur
" Kau tahu konsekwensinya atas kesalahan yang kau buat?" Tanya Freddy dengan sorot marah
" Iya Tuan, Saya tahu!" Jawab Alfred
" Panggilkan dokter kandungan yang berkompeten ke sini, Sekarang!" Pinta Freddy
Alfred lalu menghubungi seseorang melalui ponselnya
" Dia akan kemari ,Tuan dan beliau sudah terampil dalam bidangnya selama 20tahun!" Jelas Alfred tentang dokter kandungan yang di hubungi nya kepada Freddy
" Baik.....Dan sekarang kita selesai kesalahan mu!" Kata Freddy
Freddy menyandarkan punggungnya di sandaran sofa lalu menatap tajam ke arah Alfred
" Karena kau sudah setia pada ku selama 10 tahun lebih , Aku memberi mu pilihan, Kau keluar dari rumah sakit ini dengan cara mengundurkan diri secara baik-baik atau aku pecat dengan membongkar semua kesalahan mu, Kau pilih yang mana?" Tanya Freddy
Sebagai seorang manusia apalagi pernah bekerja di rumah sakit yang terkenal tentu Alfred tidak ingin merusak nama baiknya
" Aku memilih mengundurkan diri!" Jawab Alfred dengan cepat
" Baik , Aku tahu kau terpaksa melakukannya , Oleh karena itu , Urus surat pengunduran diri mu juga pecat dokter kandungan itu yang kau bilang sebagai sepupu mu , Dan sore ini aku tunggu kau di istana!" kata Freddy
Tanpa bertanya dan berkomentar , Alfred menganggukkan kepalanya seraya berdiri dengan membungkukkan badannya
" Terima kasih, Tuan,..Saya akan buat surat pengunduran diri saya ,dan akan mengeluarkan surat pemecatan kepada sepupu saya!" Kata Alfred
" Baik , Aku tunggu!" Kata Freddy
Alfred melangkah keluar dari ruangan Freddy
Dan di saat bersamaan seorang wanita paruh baya dengan setelan pakaian dinasnya memasuki ruangan Freddy
Ketika berpapasan dengan Alfred , Wanita paruh baya tersebut menyunggingkan senyuman
" Masuklah , Tuan Freddy sedang menunggu anda!" kata Alfred
" Baik , Terima kasih!" Kata wanita tersebut
Wanita paruh baya tersebut memasuki ruangan Freddy lalu menunduk hormat kepada Freddy
__ADS_1
" Selamat siang Tuan, Tuan memanggil saya? " Tanya wanita tersebut dengan sopan
" Iya , Aku ingin anda memeriksa istri saya!"