
Freddy sangat terharu mendengar penuturan Cherry
"Tuhan , aku benar-benar mencintainya" Ucap Freddy dalam hati
" Kamu memang ipar , istri dan menantu idaman" Kata Freddy dengan serius tapi dianggap gurauan oleh Cherry
" Kakak.., Keluarga ONG sudah menjaga , merawat dan melindungi ku , tentu aku akan melakukan apapun untuk keluarga ONG, Aku tidak bercanda" Kata Cherry dengan wajah serius
" Iya , Aku juga serius" Kata Freddy dengan tersenyum dan duduk di ranjang satunya lagi tempat Fransisca beristirahat
" Bagaimana punggung mu, Apa masih sakit?." Tanya Freddy
" Hanya terasa ngilu sedikit" Ucap Cherry dengan tersenyum membalas senyuman Freddy
" Mau ku bantu untuk rebahan?"
" Tidak usah kak , begini lebih enak , hehehe" Kata Cherry dengan tertawa kecil
" Tetaplah tersenyum dan tertawa seperti itu, Cherry..." Kata Freddy dalam hati
" CEKLEK"
Pintu kamar dibuka oleh Franky.
Franky, Leo dan beberapa satpam masuk membawa wanita tersebut
__ADS_1
Wanita tersebut sudah sadar
Satpam memegang lengan wanita itu di sisi kiri dan kanan
Freddy, Cherry , Fransisca dan Liana melihat ke arah pintu secara bersamaan
" Siapa yang membayar mu?" Tanya Freddy geram
" Kenapa aku harus menjawab pertanyaan mu?" Kata wanita itu datar
" Karena aku akan membayar mahal jika kau mau bekerjasama dengan ku" Kata Freddy
" Cuiiih....Aku tidak akan pernah berhianat pada majikanku" Ucap wanita itu dengan sombong
" Nampaknya kamu telah berhutang nyawa dengan majikanmu?." Tanya Freddy dengan menaikkan kaki kanannya ke kaki kirinya
" Dendam? dengan siapa?" tanya Freddy
" Wanita yang cacat itu" Kata wanita itu dengan sorot mata tajam mengarah kepada Cherry
" Apa salahnya sehingga kamu dendam?" Tanya Franky dengan merangkul pundak Cherry
" Kau mungkin sudah lupa , tapi aku tidak akan melupakan mu
" APA MAKSUD MU?" Tanya Franky kesal
__ADS_1
Wanita itu hanya diam dengan tetap memandang tajam ke arah Cherry
Freddy berdiri dari duduknya dan memasukkan tangannya ke saku celananya
" Jadi kamu bekerjasama dengan seseorang atau bekerja sendiri untuk menuntaskan dendammu?" Tanya freddy sambil berjalan mengelilingi wanita tersebut
" Bukan urusanmu." Kata wanita itu dengan lantang
" Baik , jangan salahkan aku" Kata Freddy yang sudah berdiri di belakang wanita tersebut lalu menancapkan jarum suntik di leher wanita tersebut
" APA YANG KAU LAKUKAN?" Teriak wanita tersebut
" Aku hanya membalas apa yang kau lakukan pada dia" Kata Freddy yang berdiri dibelakang wanita itu sambil menunjuk ke arah Cherry
Tangan Freddy sejajar dengan arah mata wanita tersebut
" Apa istimewanya wanita itu ,Mengapa kalian begitu membelanya..Cuuiiiihhh...Phuuuiiii" Kata wanita tersebut lalu membuang ludah ke bawah
" Karena dia berhati malaikat , tidak seperti mu berwajah malaikat tetapi berhati iblis, Apa kau mengerti.? Ejek Freddy pada wanita tersebut
" Hahahahahaha.... Jangan membanggakan dirinya , berhati malaikat hanya didepan kalian semua ,karena kalian adalah orang terpandang , padahal dia iblis yang sesungguhnya" Wanita tersebut menghina Cherry
" Silahkan meluapkan emosi mu , karena sebentar lagi , kamu tidak akan sanggup untuk berbicara bahkan berdiri saja kamu butuh pertolongan"
Dan benar saja , Tak berapa lama... Wanita tersebut terkulai lemas , Satpam yang sedari tadi memegang lengannya menjadi ikut tersentak kelantai
__ADS_1
" Biarkan saja, dia tidak akan sanggup untuk berdiri lagi apalagi untuk lari" Kata Freddy pada satpam dengan tersenyum kecut
Freddy mengambil sesuatu di kerah baju wanita itu