KING DRAGON

KING DRAGON
TUAN SUN


__ADS_3

Mengapa Professor bisa bekerjasama dengan mereka?" Tanya Freddy lagi penasaran


" Morgan menculik keluarga Professor dan mengancam Professor Takimaru" Jelas Eric


" Dasar licik " Pekik Freddy dengan menggertakkan giginya karena geram


" Berhati-hatilah Tuan" Pesan Eric


" Baiklah , Siapkan barang yang tadi aku pesankan" Pinta Freddy


" Baik Tuan!" jawab Eric


Setelah Eric meninggalkan ruangan tersebut , Phillip mendekati Freddy


" Daddy, Apa Professor Takimaru yang telah membuat racun dan yang melakukan penyerangan di istana adalah Kelompok gengster BUTTERFLY." Tanya Phillip


" Mungkin saja , Tapi Daddy akan menyelidikinya terlebih dahulu , Jika penyerangan itu pasti dari kelompok Maxim" kata Freddy dengan mata tajam mengarah ke tembok


Karena penyerangan secara tiba-tiba , Menyebabkan kakaknya terluka dan kini organ jantungnya hancur , membuat emosi Freddy naik ke ubun-ubun


Freddy kembali duduk dan mulai melakukan penyelidikan terhadap sampel darah Franky


Phillip dan dewa hanya memperhatikan


Terkadang Phillip membantu Freddy mengambil alat dan membantu memecahkan kandungan apa yang terdapat dalam darah Franky


Sang Dewa Kera Sakti tak ingin mengganggu , Jadi beliau menghilangkan diri sejenak


Saat sang Dewa berada di luar ruangan laboratorium Freddy , Sang Dewa melihat Eric datang dan hendak masuk ke laboratorium


Sang Dewa memperhatikan Eric , Melihat dari dekat di wajah sebelah kanan dan kiri dan memperhatikan saku di kemejanya


" Hmmmm...Kamu orang yang baik" Kata Sang Dewa , Tentu saja Eric tidak dapat mendengarnya


Saat hendak mengetuk pintu ruangan laboratorium milik Freddy , Sang Dewa terkejut dan hendak mencegahnya karena Sang Dewa tidak ingin Eric menganggu konsentrasi Freddy


Sang dewa menjelma menjadi seorang pria tampan dan menampakkan dirinya


" Selamat siang, Tuan!" Sapa sang Dewa


Eric terkejut dan hampir melompat lalu memegang dadanya , karena setahunya di lorong tersebut tidak ada orang


" Darimana datangnya orang ini?" Tanya Eric dalam hati


" Maaf mengagetkan anda, Saya tadi mengantar Tuan Freddy dan pangeran Phillip kesini , Karena menunggu lama , Saya putuskan untuk masuk !" Jelas Sang Dewa dengan tersenyum


" Oo..Begitu..Tuan Freddy sedang sibuk , Atau saya panggilkan pangeran Phillip untuk menemanimu?" Tanya Eric


" Tidak usah repot ,Tuan... Bagaimana jika tuan yang menemani saya? " Tawar Sang Dewa


" Tapi......" Kalimatnya terhenti lalu menundukkan kepalanya dan memperhatikan barang yang dibawa


Sang Dewa juga ikut memperhatikan barang yang dibawa Eric lalu tersenyum


" Barangnya bisa anda antar masuk ke dalam jika pangeran Phillip keluar nanti" Jelas Sang Dewa

__ADS_1


Eric menyetujui perkataan sang dewa lalu Eric mempersilahkan Sang Dewa duduk di sofa yang ada disana


Mereka duduk di kursi yang ada di lorong dekat pintu ruangan laboratorium Freddy tersebut


" Siapa nama anda , Tuan?" Tanya Eric


" Panggil saya Tuan Sun" Kata Dewa tersebut


" Tuan Sun , Kenalkan , Nama saya Eric" Eric memperkenalkan diri dengan mengulurkan tangannya


Sang Dewa membalas uluran tangan Eric


Baru berkenalan namun Eric dan Sang Dewa terlihat sangat akrab


Selama dua jam Freddy berkutat dengan racun tersebut di bantu oleh Phillip


" Daddy , Kandungan racun ini hingga 80% , Dan dicampur didalam mesiu , Jika di masukkan ke dalam tubuh , Maka seluruh organ akan hancur , Apa papi akan bertahan dengan kondisi begitu?" Tanya Phillip


Freddy menghela nafas dan meletakkan alat-alatnya lalu melepas kacamatanya


Freddy memalingkan wajahnya menatap ke arah Phillip lalu mengelus kepalanya


" Kita akan berusaha membuat penawarnya !" Kata Freddy walau dia sendiri ragu karena jenis racun ini sangat berbahaya


Phillip menganggukkan kepalanya dan mulai membantu Freddy


" SELESAI" Ucap Freddy


Tak lama pintu diketuk dari luar


" TOK "


" TOK "


" TOK "


" KREEEK"


" Pangeran... Tuan Sun datang hendak menjemput anda dan tuan Freddy


Freddy dan Phillip binggung, Pasalnya tadi mereka di antar oleh Dewa Kera Sakti


" Siapa Tuan Sun?" Tanya Freddy dalam hati


Tuan Sun lalu menyusul Eric masuk dalam ruangan laboratorium Freddy dan tersenyum


Mata Phillip dan mata Tuan Sun beradu , Lalu Tuan Sun mengedipkan matanya dan sekilas menampakkan dirinya sebagai Dewa Kera Sakti


Mata Phillip melebar dan baru sadar jika Tuan Sun tersebut adalah DEWA KERA SAKTI


" Tuan , Mohon menunggu sebentar , Duduklah" Ajak Phillip lalu menggandeng tangan Tuan Sun untuk duduk disofa


Phillip lalu berjalan menghampiri Freddy dan mendekatkan mulutnya ditelinga Freddy


" Tuan Sun adalah Dewa Kera Sakti yang sedang menyamar menjadi manusia !" Jelas Phillip

__ADS_1


Freddy melirik ke arah Tuan Sun sebentar dan mengganggukkan kepalanya


Tuan Sun hanya mengedipkan matanya kepada Freddy


" Tuan, ini bahan yang anda pinta" Kata Eric


" Baiklah... Terimakasih, Eric " Kata Freddy


" Aku ada pekerjaan yang lain, Saya permisi" Kata Eric lalu meninggalkan ruangan laboratorium Freddy


Sepeninggal Eric , Freddy membuat racikan penawar untuk Franky yang terkena racun


Sang Dewa dan Phillip memperhatikannya Freddy yang sedang fokus membuat obat penawar


" Dewa ...Bolehkah dewa menolong Papi ?" Tanya Phillip dengan suara sedih


Hal itu di dengar oleh Freddy dan lantas memperhatikan Phillip dan Sang Dewa


Sang Dewa lalu melirik ke arah Freddy


Phillip dan Freddy menanti jawaban Sang Dewa


" Phillip...Aku tidak bisa berbuat apa-apa , Ini sudah kehendak langit dan jalan yang harus Papi mu lalui, Dia harus menjalani takdirnya , Aku hanya bisa membantu kalian dengan mengantar kalian ke sini " Jelas Sang Dewa


" Apa itu berarti Papi ku tidak akan bisa hidup lagi?" Tanya Phillip dengan nada sedih


" Beliau akan selalu hidup dihatimu" Hibur Sang Dewa


"Hiks....hiks...hiks..." Phillip terisak


Freddy yang melihatnya lalu bangkit dari duduknya dan menghampiri Phillip


" Phillip, Kita akan berusaha menyelamatkan Papi mu, Daddy sedang membuat penawarnya" Kata Freddy dengan menyeka air mata Phillip


Phillip memandang Freddy lalu mengganggukkan kepalanya


" Aku bantu" Kata Phillip


Freddy menggangguk lalu menggandeng tangan Phillip menuju ke meja kerja nya


" Pakailah sarung tangan agar tetap steril" Pesan Freddy


Phillip memakaikan sarung tangan lalu membantu Freddy menimbang beberapa bahan kemudian diracik dan haluskan


Setelah satu jam membuat racikan penawar , Freddy dan Phillip melanjutkan membuat racun untuk membalas dendam kepada tim Maxim


" Phillip ..Daddy akan membuatnya racun yang sama dengan kadar yang lebih tinggi" Kata Freddy karena telah berjanji pada Phillip untuk jujur dengan segala rencananya


" Daddy , Aku mendukung mu" Kata Phillip disambut senyum manis dari Freddy


" Apa perlu bantuanku?" Tanya Sang Dewa


Phillip memutar kepalanya dan memandang ke arah Sang Dewa


" Dewa , Kita sedang membuat racun yang berbahaya dan ini bagian ku dan Daddy , Dewa hanya perlu membantu kami menyusun strategi perang" Kata Phillip dengan tersenyum

__ADS_1


" Oo oh...Apa aku perlu memanggil pasukan monyetku yang lain?" Tanya Sang Dewa


Phillip dan Freddy saling memandang kemudian tertawa


__ADS_2