
" Tu- tuan Fre- Freddy ONG" Kata Victor terkejut dengan menelan ludah dan tatapan mata yang besar mengarah ke Freddy
" Iya? " Merasa namanya dipanggil , Freddy menjawab dengan santai
Victor masih terdiam mematung
" Ayo , Kita sudah sampai! " Kata Freddy sambil membuka pintu mobil dan turun dari mobil
Victor sekali lagi tersentak kaget , Baru saja berkenalan tapi Freddy tahu alamat rumah nya
Victor bergegas turun dari mobil dan menghampiri Freddy
" Aaaahhh.....Tuan , Darimana Tuan tahu rumah saya , Padahal dari tadi saya tidak memberitahu anda?" Tanya Victor sambil memencet bel rumahnya
" Itu hal yang yang sangat mudah, Tuan!" Kata Freddy dengan tersenyum
" KREEEK"
Pintu dibuka dari dalam
" Tuan muda.." Sapa seorang wanita paruh baya
" Bibi Gu , Apa Ayah dirumah?" Tanya Victor kepada Bibi Gu
Bibi GU adalah asisten rumah tangga di keluarga LIANG
" Tuan besar baru saja tiba , beliau sedang membersihkan diri dikamar , Silahkan masuk Tuan muda dan Tuan tampan ini....?" Kata Bibi GU yang ingin menyapa Freddy tapi tidak mengetahui nama Freddy
" Freddy Ong" Kata Freddy dengan mengulurkan tangannya kepada Bibi Gu
" Tampan , mapan dan sopan '' Penilaian Bibi GU terhadap Freddy dalam hati
Bibi GU menyambut uluran tangan Freddy dengan sedikit malu karena menggengam tangan seorang pria tampan
" Silahkan masuk Tuan muda ONG" Kata bibi GU mempersilahkan mereka masuk
" Terimakasih Bibi?" Tanya Freddy ramah
" Panggil saja Bibi GU " Kata bibi GU dengan tersenyum
" Terima kasih bibi GU" kata Freddy mengulang sambil tersenyum manis
" Sama-sama Tuan muda" Balas Bibi GU dengan membalas senyuman Freddy
" Senyumannya menawan sekali" Kata Bibi GU dalam hati
Bibi GU berjalan ke arah dapur. tak lama kemudian ibu Victor keluar dari arah dapur
" Victor..." Panggil Ibu Victor
__ADS_1
" Kakak..." Sapa adik Victor
" Ibu.... Adik..Kita kedatangan tamu agung" Kata Victor sambil tersenyum
" Tuan Freddy , kenalkan ini ibu saya dan adik saya" kata Victor memperkenalkan Keluarganya
Freddy menunduk hormat kepada Ibu dan adik Victor
" Selamat malam Tante dan Nona muda , kenalkan nama saya Freddy Ong" kata Freddy menyalami ibu dan adik Victor
Ibu Victor membalas jabatan tangan Freddy lalu menepuk bahu Freddy
" Kamu sangat tampan , gagah dan terlihat begitu berwibawa" puji ibu Victor
" Pujian anda terlalu berlebihan. Nyonya" kata Freddy dengan merendah
" Itu kenyataan,nak" Balas ibu Victor
" Kenalkan nama saya Vienny Liang" kata adiknya Victor dengan mengulurkan tangannya di hadapan Freddy
" Freddy" Kata Freddy dengan singkat dan membalas uluran tangan Vienny lalu tersenyum simpul kemudian melepaskan genggaman tangan Vienny
Ada firasat yang tidak enak di rasakan oleh Freddy saat berjabat tangan dengan Vienny
" Ganteng sekali , postur tubuhnya tinggi , putih dan berwibawa sekali , Sentuhan tangannya begitu lembut, Benar-benar laki-laki idaman ku" Kata Vienny dalam hati
"Victor..." Ayah Victor tiba dan memanggil Victor
" Ayah...Kita kedatangan tamu agung" Ucap Victor
" Selamat datang di gubuk saya yang sangat sederhana ini , Tuan " Sapa Jason pada Freddy
" Anda terlalu merendahkan Tuan Jason" jawab Freddy
" Tapi bagaimana kamu bisa bertemu dengan Tuan Freddy? Tanya Jason pada Victor
Victor lalu menjelaskan dari awal hingga bisa pulang ke rumahnya
" WUAAHH... sungguh kebetulan yang sangat tepat! Tapi bagaimana dengan kakimu?" Tanya Jason dengan memperhatikan kaki Victor
" Saya sudah diobati dengan orang-yang sangat jenius" Kata Victor memuji Nico dan Freddy
" Jika saja Victor tidak menyelamatkan saya , mungkin kita akan bertemu dengan kondisi yang berbeda" Kata Freddy
" Tapi saya sangat bersyukur bisa bertemu anda dengan kondisi yang sekarang, Tuan! kata Victor
" Saya juga bersyukur, Tuan, dan Terima kasih telah menyelamatkan saya dari peluru jahanam itu, Hahaha" Canda Freddy
Mereka semua tertawa dengan candaan Freddy
__ADS_1
" Mari kita nikmati makan malam yang sangat sederhana ini untuk menyambut kedatangan anda , Tuan Freddy" Kata Jason
" Maaf tuan Jason , saya sangat berterima kasih atas jamuan anda , tapi dengan berat hati saya tidak bisa menerima undangan makan malam dengan anda dan keluarga , Tuan..sebab saya sudah berjanji pada orang tua saya untuk makan malam bersama" Tolak Freddy halus
" Ternyata anda bukan hanya tampan ,mapan dan berwibawa, namun anda juga sangat sayang pada keluarga anda, Benar-benar lelaki idaman setiap wanita" Puji ibunda Victor
" Sudah kewajiban anak untuk sayang dan peduli pada orang tuanya" Jawab Freddy singkat
" TING TONG"
Bel rumah berbunyi
Bibi GU datang melapor
" Tuan , diluar ada dua orang pria yang mengatakan Mereka datang atas permintaan Tuan Freddy, namanya Tuan Nico dan Tuan Nicky!" Lapor Bibi GU
" Benar Bibi GU , Nico adalah asisten pribadi saya dan Nicky adalah pengacara saya" Jelas Freddy
" Oh..Baiklah kalau begitu , saya akan membawa mereka masuk" Jawab Bibi GU lalu memutar badannya dan berjalan kembali ke arah pintu
" Mari kita bicarakan diruang tamu" Ajak Victor kepada semuanya
Victor membawa mereka ke ruang tamu
Tak lama Nico dan Nicky juga sampai di ruang tamu di antar oleh Bibi GU
Nico dan Nicky menunduk hormat kepada keluarga LIANG
Freddy yang sudah duduk , bangkit dari kursi dan berjalan ke arah Nico dan Nicky
" Victor , ini Nico yang tadi mengobati lukamu , dan yang ini Nicky, pengacara saya" Jelas Freddy kepada keluarga LIANG
" Bibi GU.. Sediakan teh untuk tamu agung kita" Pinta Jason pada Bibi GU
" Silahkan duduk , Tuan-tuan..." Jason mempersilahkan mereka semua duduk
Freddy duduk di sofa yang agak besar , dan duduk dia antara Nico dan Nicky
" Tuan Jason...Nico mengatakan bahwa beberapa hari yang lalu , Anda sempat mencari saya di perusahaan saya !?" Tanya Freddy
" Benar Tuan ONG , saya ingin mengajak anda bekerja sama di bidang properti juga otomotif, awalnya kami tinggal di negara T , dan baru membangun anak cabang di negara H , tapi ada mafia-mafia yang membuat rusuh perusahaan ku hingga menyebabkan kebangkrutan , aku pun menjual sebagian saham perusahaan ku di negara T untuk pindah ke negara K ini , berharap kami bisa memulai lagi dari awal , dengan mencari investor-investor yang saya kenal, Tuan! " Jelas Tuan Jason
" Apa saya boleh melihat proposal-proposal, Tuan?" Tanya Freddy
" Saya akan mengambilnya sebentar" Kata Victor
Saat Victor keluar , Bibi GU kebetulan masuk dengan membawa nampan berisi teh
Bibi GU meletakkan gelas-gelas berisi teh di meja dekat sofa yang mereka duduk
__ADS_1
" Silahkan Tuan" kata Bibi GU lalu menundukkan kepalanya dan melangkah meninggalkan mereka di ruang tamu
" Mari silahkan di nikmati teh nya" Kata Jason