
Freddy tentu saja dengan cepat membuka layar ponsel Cherry
Hawa panas memasuki jiwa dan hatinya , Seakan bersiap untuk membakar seluruh isi dalam raga Freddy
" Dari siapa , Sayang?" Tanya Freddy dengan hati yang panas dan tatapan masih tetap memperhatikan layar ponsel Cherry
Cherry yang sedang merapikan rambutnya , menghentikan kegiatannya lalu memutar kepalanya menatap ke wajah suaminya yang sedang memperhatikan ponselnya
" Aku juga tidak tahu dari siapa " Jawab Cherry lalu meletakkan sisir di meja riasnya
Freddy mengeluarkan ponselnya dari saku celananya dan akan melacak nomor telepon tersebut
Cherry berjalan ke arah Freddy dengan perlahan sambil memperhatikan mimik wajah suaminya dengan serius
" TOK "
" TOK "
" TOK"
Suara ketukan pintu membuyarkan keheningan sesaat di dalam kamar
Freddy yang sedang serius memperhatikan ponselnya , terpecah konsentrasinya karena ketukan pintu yang tiba-tiba
Freddy dan Cherry saling memandang , Cherry tersenyum kepada suaminya lalu berkata
" Biar saya yang buka ,Mungkin Phillip yang datang untuk memanggil kita untuk makan! " Ujar Cherry dengan bibir menyunggingkan senyuman manis kepada suaminya
Freddy mengangguk kan kepalanya sembari membalas senyuman manis pada istri tercintanya lalu kembali memperhatikan layar ponselnya
Cherry berjalan menuju pintu kamarnya dan memutar kenop pintu
Ketika pintu kamar terbuka , Betapa terkejutnya Cherry melihat sosok wanita yang berdiri di depannya
" Kak Celina?" Begitulah kata yang keluar dari bibir Cherry dengan mimik wajah terkejut
Freddy yang semula memperhatikan layar ponselnya dengan serius lalu memutar kepalanya ke arah pintu ,tepat Cherry dan Celina berdiri dengan berhadapan
" Celina? Mengapa tiba-tiba?" Tanya Freddy dalam hati dengan penuh pertanyaan
Namun karena menjaga persahabatan antara Cherry dan Celina dan tidak ingin mengganggu , Freddy hanya diam lalu kembali memperhatikan kembali layar ponselnya
" Apa kabar , kak? " Tanya Cherry dengan merentangkan kedua tangannya lalu memeluk Celina
" Saya baik-baik saja, Cherry!" Kata Celina sambil membalas pelukan Cherry dengan pandangan mata memandang ke arah Freddy dengan penuh kekaguman
__ADS_1
" Tuan Freddy semakin tampan dan wajahnya semakin berseri juga terlihat sangat berkharisma , sama seperti Cherry!" Kata Celina dalam hati
Freddy tidak menyadari jika sorot mata Celina memandang lekat pada dirinya
" Kakak datang sendiri?" Tanya Cherry lalu melepas pelukannya
Celina sedikit tersentak kaget mendengar suara Cherry , karena terpesona dengan kharisma yang di miliki oleh Freddy
Celina lantas melepaskan pelukannya dan tersenyum memandang wajah Cherry
" Saya datang ke sini sendiri , Cherry " Kata Celina
" Lalu mengapa Tuan dan Nyonya besar Zhang tidak ikut?" Tanya Cherry
" Mereka sudah meninggal" Jawab Celina dengan tatapan mata datar memandangi mata Cherry yang indah
" APA? Mengapa tidak mengabari kami?" Tanya Cherry yang terkejut dengan penuturan Celina
Freddy yang mendengar intonasi dari nada bicara istrinya mengangkat wajahnya dan melihat ke arah Cherry dan Celina yang sedang berbincang di depan pintu kamarnya
" Maaf Cherry, Saya tidak ingin mengganggu ketenangan kalian!" Kata Celina dengan sorot mata melirik ke arah Freddy
Tatapan mata Freddy dan Celina bertemu ,Celina mengembangkan senyuman indah kepada Freddy
Freddy menatap tajam ke arah mata Celina dengan wajah datar lalu membuang pandangannya ke ponsel milik Cherry
" Apa yang kakak katakan, Kita ini saudara , kak...Mengapa harus terganggu?" Kata Cherry dengan nada kesal
Celina mengangkat kepalanya lalu tersenyum tipis dan memeluk Cherry kembali
" Sudahlah..jangan di bahas lagi , Aku tidak ingin adik ku bersedih karena musibah yang menimpa diriku!" Kata Celina sambil mengelus punggung Cherry dengan tatapan mata menatap lekat pada Freddy yang sedang. fokus pada ponsel ditangannya
Merasa di perhatikan , Freddy mengarahkan pandangannya ke arah pintu , dimana Cherry dan Celina saling berpelukan
Tanpa canggung , Celina menatap kagum kepada Freddy dan menyunggingkan senyuman tipis kepada Freddy
Freddy membalas tatapan mata Celina tetap dengan wajah datar
" Sayang" Freddy memanggil Cherry dengan lembut
Cherry mendengar suara Freddy lalu melepas pelukan lalu memutar kepalanya melihat ke arah suaminya
" Iya kak!" Jawab Cherry sembari berjalan ke arah Freddy
Melihat istrinya berjalan ke arahnya , Freddy pun mengembangkan senyuman indah di bibirnya
__ADS_1
Saat Cherry tiba di hadapannya , Tangan kanan Freddy menyelipkan anak rambut Cherry di belakang telinga Cherry lalu mendekatkan bibirnya di tepat di telinga Cherry
" Apa kamu tidak memikirkan anak kita yang ada dalam rahim mu? Dia membutuhkan asupan makanan , jadi saya mohon kamu tidak melupakannya hanya karena bertemu dengan teman lama untuk mengobrol banyak hal" Kata Freddy dengan sedikit kesal
Mendengar nada bicara Freddy yang walau berbicara dengan nada santai , namun Cherry mengetahui jika suaminya sedang kesal karena mengacuhkan dirinya karena terlalu asik mengobrol dengan Celina
Dengan senyuman termanis yang di milikinya , Cherry menapuk kedua pipi Freddy seraya berkata
" Tentu saja saya tidak akan lupa , Sayang!" Kata Cherry lalu tersenyum manis
Freddy menyentil kening Cherry dengan lembut lalu menciumnya
Celina yang melihat hal tersebut, sungguh sangat cemburu dan tanpa sadar kedua tangannya saling meremas dengan geram
" Kakak...Jangan begini , masih ada kak Celina di sana!" Kata Cherry dengan lembut
Freddy dan Cherry memutar kepala mereka bersamaan dan mengarahkan pandangannya pada sosok Celina
Celina yang di perhatikan oleh sepasang suami istri tersebut terpaku sesaat , lalu dengan salah tingkah , Celina mengangkat tangan kanannya lalu menyelipkan anak rambut sambil menundukkan kepalanya
"Maaf jika saya mengganggu , Cherry....Saya akan menunggu mu di ruang tamu" Kata Celina dengan tersenyum manis pada Cherry lalu melirik ke arah Freddy sekilas
Freddy memperhatikan tatapan mata Celina yang menatap lekat pada dirinya
" Ekhemmm....'' Freddy berdehem lalu mengarahkan pandangannya ke arah jendela
Celina mengerti maksud dari Freddy berdehem lalu menundukkan kepalanya kemudian melangkah mundur
" Baik kak , Sebentar lagi kami menyusul" Jawab Cherry kepada Celina
Celina tersebut manis pada Cherry lalu menutup pintu kamar Cherry
" Kakak , Bolehkah mengundang kak Celina makan bersama dengan kita?" Tanya Cherry dengan suara lembut dan tatapan mata lembut menatap ke arah suaminya dengan tangan mengelus dada suaminya
" Apa kau berusaha merayuku, Agar keinginan mu tercapai?" Goda Freddy sambil tersenyum nakal
" Apa penilaian kakak begitu terhadap ku?" Tanya Cherry dengan jengkel
" Saya tidak suka jika kamu mengorbankan harga diri kamu untuk sesuatu yang merugikan kamu sendiri" kata Freddy dengan tegas
Pandangan mata Freddy dan Cherry bertemu
Aura marah, kesal juga cemburu terlihat dari sorot mata Freddy namun tetap dengan sikap menggoda istrinya
Cherry mengerutkan keningnya mendengar penuturan dari suaminya
__ADS_1
" Merugikan ku, maksud kakak?" Tanya Cherry dengan bingung
Freddy menyunggingkan senyuman manis pada Cherry