
Freddy memperhatikan alat kecil tersebut lalu berbicara pada alat tersebut
" KU TUNGGU KAU DIGEDUNG TUA ,MALAM INI" kata Freddy lalu menghidupkan iPad-nya
Freddy melacak lokasi orang tersebut dari alat kecil tersebut
" Posisinya di Gedung NYS GROUP" katanya dalam hati
Freddy mematikan alat kecil tersebut dan melangkah ke arah jendela lalu melempar alat tersebut
" Kenapa dibuang?" Tanya Franky heran melihat tingkah Freddy
Freddy hanya tersenyum mendengar pertanyaan Franky lalu memalingkan wajahnya ke arah satpam
" Panggilkan kepala rumah sakit , Aku ingin bicara dengannya" Pinta Freddy pada satpam tersebut
Lalu satpam tersebut menundukkan kepalanya dan memutar badannya berjalan keluar
Freddy duduk berhadapan dengan Franky dan Cherry diranjang tempat Cherry istirahat
" Wanita itu suruhan dari anak pemilik NYS GROUP" Kata Freddy setengah berbisik pada Franky
" Kurang ajar" Kata Franky geram
" Tenanglah... Aku sudah memancing dia keluar dari sarangnya" Kata Freddy dengan tersenyum kepada Franky dan Cherry
" TOK"
__ADS_1
" TOK"
" TOK"
Pintu diketuk , karena pintu tidak di tutup , Kepala rumah sakit tersebut hanya berdiri didepan pintu
" Masuk" Kata Freddy lalu berdiri dari duduknya lalu memutar badannya dan melangkahkan kakinya ke arah kepala rumah sakit tersebut
" Bawa wanita ini ke bandara lalu tinggalkan dia di negara I , black list namanya dari negara ini , isolasikan dia dari dunia luar , Nico akan menemanimu, Aku tidak ingin ada yang gagal " Perintah Freddy pada kepala rumah sakit tersebut dengan sorot mata tajam
" Baik" Kata kepala rumah sakit tersebut dengan menundukkan kepalanya dan memerintahkan para satpam membawa wanita tersebut
Setelah kepergian kepala rumah sakit , satpam dan wanita itu , Leo membuka suara
" Siapa dalangnya?" Tanya Leo
" Apa rencanamu?" Tanya Leo lagi
" Aku sudah menyiapkan racun bagi pengkhianatan dan musuh kita yang sebenarnya" Kata Freddy lalu menutup matanya
"Baiklah ...hari sudah menjelang pagi , kita istirahat sebentar" Kata Leo
Franky menutup pintu dan menguncinya
Karena dari dini hari mereka belum beristirahat , maka Leo memutuskan mereka akan beristirahat sejenak
Freddy dan Leo beristirahatlah di sofa
__ADS_1
Sebelum Freddy benar-benar terlelap , mata Freddy melirik ke arah Cherry yang sedang mengatur posisi agar nyaman berbaring
" Apa masih nyeri??" Tanya Franky pada Cherry
" Hanya sedikit " Jawab Cherry lalu merebahkan dirinya miring kekanan agar tidak mengenai luka dipunggungnya
" Luka mu adalah luka ku..., Tak kan ku biarkan orang yang membuat mu terluka bisa hidup tenang ." Kata Freddy dalam hati
Sejenak suasana di kamar inap itu sangat hening
Terbuai dalam mimpi indah , walau matahari baru akan bangkit dari tenggelamnya rembulan
Mereka sejenak mengistirahatkan tubuh hingga kesadaran mereka kembali
Freddy mengerjapkan matanya, Bola matanya yang berwarna hazel terbuka
Freddy bangun dari tidurnya dan duduk disofa , memeriksa sekitar , dilihatnya semua masih terlelap , dia pun bangkit dan berjalan ke kamar mandi
Tetes air kran di kamar mandi sungguh menyegarkan dirinya ,dalam kegiatan mandinya terngiang akan musuh-musuhnya
" QUEEN DEVILS, BUTTERFLY, NYS GROUP ." Kata Freddy dengan senyuman devilnya
Selesai membersihkan diri, Freddy berganti pakaian
Saat keluar dari kamar mandi , dengan kedua tangan memegang handuk dan menggosok rambutnya yang basah
Freddy terkejut melihat Cherry berdiri didepan pintu kamar mandi sambil memegang infus dan tersenyum manis
__ADS_1