
Supir membawa Phillip dan Fransisca ke tujuan masing-masing
Freddy membawa mobil sendiri karena lebih mudah untuk bepergian bersama Cherry
Freddy melajukan mobilnya menuju ke arah kantor
Lalu lintas padat karena semua orang melakukan aktifitas mereka masing-masing
Para pejalan kaki banyak hilir mudik membuat keadaan kota semakin hidup
Lampu lalu lintas menunjukkan warna merah yang menandakan para kenderaan roda dua maupun roda empat harus berhenti dan mengutamakan para pejalan kaki untuk menyebrang jalan
Begitupun mobil yang di kendarai oleh Freddy
Di antara kerumunan orang yang menyeberangi jalan , Nampak seorang wanita paruh baya memegang tongkat mengetuk-ngetuk aspal dengan tongkatnya sambil berjalan pelan
Tak ada yang membantu memapahnya untuk menyeberangi jalan
Cherry melihat hal tersebut lalu tiba-tiba keluar dari mobil ,Hal tersebut membuat Freddy terkejut
" Sayang!" Panggil Freddy
Cherry yang sudah keluar dari mobil memalingkan wajahnya menghadap Freddy
" Aku ingin membantu Nenek itu ,
Beliau nampak kesusahan untuk menyebrang , Mungkin saja dia buta !" Kata Cherry sambil tersenyum
Cherry lalu berlari ke arah wanita tu tersebut
" Nenek, Apa Nenek ingin menyebrang, Mari saya bantu!" Kata Cherry
Saat Cherry memegang tangan nenek itu , Entah mengapa tangan Cherry seperti di setrum , Seperti ada aliran listrik yang menyengat di tangannya
" Aaauuuuwwww" Teriak Cherry lalu mundur beberapa langkah ke belakang
Freddy melihat hal tersebut , Freddy memandang tajam terhadap wanita paruh baya tersebut
Tampak oleh Freddy bayangan air dari tubuh wanita paruh baya tersebut
" Siluman!" Pekik Freddy dalam hati
Freddy dengan cepat memarkirkan mobilnya di tepi jalan lalu bergegas berlari untuk menolongnya istrinya
" Maaf Nak , Aku mempunyai penyakit yang tidak bisa disentuh oleh siapapun!" kata wanita paruh baya itu
" Ooh...Lalu Bagaimana aku harus membantu nenek menyebrang?" Tanya Cherry dengan perhatian
" Kau bisa ikut dengan ku agar aku tidak tersesat!" kata wanita paruh baya tersebut
" Baiklah...Ayo kita jalan!" Kata Cherry dengan niat membimbing nenek tersebut
" TUNGGU!" Teriak Freddy
" Kakak , Aku akan membantu nenek itu menyebrang, Karena tubuhnya mempunyai penyakit maka dia tidak bisa disentuh oleh siapapun!" Jelas Cherry
" Sayang , Jangan percaya pada siapapun!" Pesan Freddy lalu menggengam tangan Cherry dan menariknya agar pergi dari sana
__ADS_1
" Ta.. Tap...Tapi.," Kata Cherry terputus dan terpaksa mengikuti langkah Freddy karena tangan Freddy dengan sangat kuat menariknya untuk melangkah ke arah mobil
Cherry membalikkan wajahnya melihat ke arah wanita paruh baya tersebut
namun wanita paruh baya tersebut menghilang
Freddy sudah membawa Cherry masuk ke dalam mobil
Didalam mobil , Cherry terus memperhatikan jalanan ingin mencari keberadaan wanita paruh baya tersebut, Namun tetap tidak ada
Freddy yang melihat kegelisahan istrinya lalu berkata dengan lembut
" Sayang , Yang kau lihat tadi bukan manusia, Dia itu siluman yang ingin melukaimu!" jelas Freddy sambil melajukan mobilnya
" Hah...." Cherry terkaget dengan penjelasan Freddy
Cherry menajamkan penglihatannya dan memeriksa jalanan di sekitar
Antara percaya atau tidak , Cherry masih binggung dan kesal karena tidak bisa menolong wanita paruh baya tersebut
Sepanjang perjalanan Cherry hanya terdiam hingga sampai di depan kantor suaminya
Freddy membukakan pintu mobil untuk Cherry dan mengulurkan tangannya untuk Cherry
Cherry tersadar dari lamunannya dan menyambut uluran tangan Freddy
Freddy menatapnya dengan waspada
" Ada yang aneh!" kata Freddy dalam hati
Freddy mendudukkan dirinya dan Cherry di sofa
Freddy menutup mata dengan tangan memegang kepala Cherry
Cherry seperti tersihir , beberapa detik kemudian Cherry menutup matanya lalu tubuhnya melemah hingga bersandar di dada Freddy
" Sayang , Wanita tua tadi adalah siluman , Kamu harus bisa membedakan mana yang berniat baik dan mana yang berniat jahat padamu!" kata Freddy membisikkan ke telinga Cherry
Freddy melakukan sugesti di dalam alam bawah sadar Cherry
" Aku bukan tidak setuju kamu berbuat baik kepada setiap orang , Tetapi ada orang bahkan siluman sekalipun akan memanfaatkan kebaikan mu!" Kata Freddy dengan mengelus wajah Cherry
" Ingatlah , Aku mencintaimu.. Aku akan menjagamu, Jangan percaya pada orang lain, karena tidak semua orang itu bisa dipercaya!" Kata Freddy
Freddy mengelus lembut rambut dan wajah Cherry lalu mengecup bibir Cherry sekilas
" Beristirahatlah, Aku akan bekerja!" Bisik Freddy ditelinga Cherry
Freddy merebahkan tubuh Cherry di sofa lalu dia melepaskan jaketnya dan menutupi tubuh Cherry
Freddy melangkah ke meja kerjanya lalu duduk di kursi kebesarannya
Freddy membuka laptopnya dan mulai bekerja dengan serius
Di tengah-tengah melakukan pekerjaannya , Freddy yang sangat peka ,Sangat terusik dengan pengamatan seseorang
Freddy menghentikan pekerjaannya lalu menelusuri setiap dinding ruangan
__ADS_1
Freddy mendapati Shui Er sedang mengamatinya lalu Freddy menyandarkan punggungnya di sandaran kursi lalu menatap tajam ke arah Shui Er melalui bayangan mata bathin nya
" Ada apa kau mengamati ku?" Tanya Freddy langsung pada Shui Er
" Karena aku menyukaimu!" Kata Shui Er langsung
Freddy tersenyum sinis
" Siluman tetap seorang siluman, Kau tidak punya rasa malu sedikit pun!" kata Freddy
" Kenapa harus malu jika benar-benar cintaku tulus untukmu!" kata Shui Er
" Pergilah , Jangan menggangguku lagi!" Kata Freddy lalu menghancurkan bayangan dan Freddy membuat seluruh bayangan kantornya tertutup agar Shui Er tidak bisa lagi memantau dan mengganggu dirinya dengan Cherry
Freddy menghela nafas panjang lalu melanjutkan pekerjaannya
Tak lama Cherry tersadar dalam kebingungannya
" Kenapa aku bisa tertidur?" Tanya Cherry membuat Freddy menyunggingkan senyuman
" Mungkin kamu kelelahan sayang" kata Freddy dengan tangan masih bekerja
" Tidak, Aku tidak lelah sama sekali!" Kata Cherry
Cherry duduk dan merapikan pakaian serta rambutnya yang berantakan
Cherry melangkah ke meja dekat sudut tembok lalu mengambil dua gelas dan mengisi air
Cherry membawa dua gelas berisi air tersebut ke meja kerja Freddy
" Kak , Minum dulu!" Kata Cherry lalu mengarahkan gelas ke Freddy
Freddy mengambilnya dengan tersenyum manis lalu meminumnya hingga tandas
Cherry juga meminum minumannya lalu duduk berhadapan dengan Freddy
" Apa yang aku kerjakan disini?" Tanya Cherry binggung
Freddy tersenyum lalu berkata
" Banyak hal yang bisa kamu lakukan misalnya tidur , bermain game , menonton atau mengawasi ku bekerja" Canda Freddy
" KAKAK" Panggil Cherry dengan kesal
" Hahahaha" Freddy tertawa lepas lalu merentangkan kedua tangannya
" Kemarilah" Panggil Freddy pada Cherry
Cherry berjalan dengan kesal ke arah Freddy lalu Freddy dengan kasih sayang memegang tangan dan mendudukkan Cherry di pahanya
" Ini" Kata Freddy menyerahkan iPad nya pada Cherry
" Lihat lah jadwal kita , Dan tugas mu mengingatkan aku akan jadwal tersebut"
" Bukankah ini tugas sekretaris mu?" Tanya Cherry
" Sekretaris ku Sekarang adalah kamu , Sayang!"
__ADS_1