
Freddy pun menceritakan apa yang diceritakan oleh dokter dan akan melakukan penelitian
" Daddy , Aku ikut!" Rengek Phillip
" Daddy akan lama karena Daddy akan memeriksa tes darah papi lalu menganalisa racun dan Daddy bisa membuat racun untuk membalas mereka"
kata Freddy
" Apa Daddy lupa jika aku memiliki dewa yang bisa membantu kita?" Kata Phillip
Freddy membelalakkan matanya dan terdiam
Freddy tersadar jika Philip bukanlah anak-anak kebanyakan
Phillip memang terlahir sebagai anak yang luar biasa
Di usia dini dia mampu merakit barang elektronik juga meracik beberapa bahan makanan bahkan racun dan juga menguasai bela diri bahkan strategi perang walaupun Phillip belum mengenyam bangku sekolah
Freddy belum mengetahui kemampuan tentang Phillip secara keseluruhan
" Baiklah..." Jawab Freddy
Freddy dan Phillip beranjak dari tempat tersebut dan menghampiri orang tuanya
" Ayah , Ibu...,Aku dan Phillip keluar sebentar, Ada hal yang harus saya selesaikan" Kata Freddy pamit pada orang tuanya
Leo mengganggukkan kepalanya lalu memeluk Phillip
" Apa cucuku juga ikut?" Tanya Leo pada Phillip
" Iya kakek, Aku akan membantu Daddy" Jawab Phillip
Leo tersenyum mendengar penuturan Phillip
Liana lalu merentangkan kedua tangannya, Phillip yang melihat neneknya merentangkan tangannya lalu menghampiri dan masuk dalam dekapan hangat Sang nenek
Liana yang merasa sangat galau dan sedih dengan kondisi Franky hanya bisa menumpahkan segala rasa yang dia rasakan dengan memeluk cucunya
" Memelukmu seperti memeluk Papi mu , Sayang" Kata Liana lalu melonggarkan pelukannya
Liana memandang wajah cucunya dengan wajah sedih sambil mengelus rambut dan wajah cucunya
" Nenek , Berdoa lah " Ucap Phillip mengelus lengan Liana
" Selalu sayang" Kata Liana
" Kami pamit dulu Nenek , Kakek" Ucap Phillip lalu menggengam tangan Freddy
" Hati-hati" kata Leo
Freddy dan Phillip melangkah keluar dari rumah sakit tersebut
Saat hendak berjalan menuju lobby parkir di bagian belakang , Philip mendonggakkan kepalanya melihat langit yang biru
Dari atas langit , muncul sosok dewa penyelamat Phillip
Dengan menggunakan awan , Sang Dewa Kera Sakti turun ke bumi akan menghampiri Phillip
Wajah Phillip berbinar , Senyuman manis terukir di bibirnya
" Dewa" Sapa Phillip saat Sang Dewa Kera Sakti hendak turun dihadapannya
__ADS_1
Freddy terkejut dan juga menyapa
" Dewa"
" Ayo naik lah ke awan ku , Aku akan mengantar kalian ke negara K" Kata Dewa Kera Sakti
" Negara K !" Tanya Phillip dengan binggung
Namun tidak dengan Dewa dan Freddy
Dewa Kera Sakti tentu saja tahu apa rencana Freddy dan hendak membantunya
" Dewa , Anda tahu apa rencana ku?" Tanya Freddy dengan binggung
" Hahahaha...Tentu saja , Kau tidak mau memberitahu Phillip ? Apa kau hendak membawanya langsung tanpa memberi tahu semuanya?" Tanya Dewa
Phillip menatap dewa dan Freddy satu persatu
" Hmmmm , Phillip.. Sebenarnya Daddy hendak ke negara K untuk mengevaluasi sampel dari darah Papi mu , Karena di sini tak ada alat yang lebih canggih seperti yang Daddy punya" Jelas Freddy
Phillip mendengar dan menyimak penjelasan Freddy
"Lalu kenapa Daddy tidak memberitahu ku jika Daddy akan ke negara K?" Tanya Phillip
" Karena aku tidak ingin semua orang khawatir dengan Daddy , Terutama dirimu " kata Freddy sambil mengacak-acak rambut Phillip
Pastinya Phillip akan menanyakan dirinya , Seperti yang sudah-sudah , Sehari Phillip bisa menelepon Freddy hingga puluhan kali
" Hemmmmm..Oke , Aku maafkan Daddy, Tapi jika Daddy punya rencana ,Beri tahu aku...Aku ingin membantu Daddy" Pinta Phillip dengan wajah memelas lucu
Freddy hanya tersenyum melihat tingkah Phillip
" Baiklah"
Freddy dan Phillip menaiki awan tersebut , Dan setelah itu awan pun bergerak perlahan naik ke angkasa
Tak butuh waktu lama untuk sampai di negara K
Sang Dewa memberhentikan awan tersebut di atas gedung laboratorium
Setelah itu Freddy dan Phillip turun dari awan , Sedangkan Sang Dewa hanya melompat dari awan tanpa harus repot-repot turun
Sang Dewa tetap mengikuti Freddy dan Phillip , Karena tidak ada yang bisa melihat Sang Dewa kecuali Phillip dan Freddy
Freddy tetap menggandeng tangan Phillip masuk ke dalam gedung laboratorium tersebut
Sesampainya di laboratorium , Betapa terkejutnya Eric melihat Freddy tiba-tiba datang
" Heeeiiiii...Apa aku bermimpi?" Tanya Eric terkejut
Freddy menampar pipi Eric
" PLAAAK"
" KENAPA KAU MENAMPARKU?" Teriak Eric karena tidak terima pipinya di tampar
" Agar kau bangun dari mimpimu" Kata Freddy sambil menggandeng Phillip melewati Eric dan masuk ke ruang laboratorium khusus miliknya
Sedangkan Phillip hanya tertawa kecil karena lucu melihat Freddy menampar Eric
Eric hanya memperhatikan Freddy dan Phillip secara bergantian
__ADS_1
" Apa dia keponakan mu?" tanya Eric lalu duduk dan mengambil gelas dan hendak minumannya
" Dia anak ku" Jawab Freddy singkat
Sontak saja membuat Eric terkejut dan menyemburkan minumannya ke meja kerjanya sendiri
Freddy dan Phillip memutar kepalanya bersamaan melihat ke arah Eric
" Hahahaha" Tawa Freddy dan Phillip
" Kau memang bahagia melihat teman mu menderita" Ujar Eric dengan kesal
" Kau tak percaya jika bocah ini anak ku?" Tanya Freddy
Eric mengangkat alisnya lalu menggeleng kepalanya
" Baik , Phillip....Siapa aku?" Tanya Freddy pada Phillip
" Daddy.. " Jawab Phillip
" Daddy?" Tanya Eric heran
" Aku sudah mengatakannya , Bukan?" kata Freddy
Dengan kebingungannya , Eric bertanya dalam hati " Kapan di Bos Killer ini menikah? , Dengan siapa? Kapan?"
Pertanyaan yang ingin di ajukan , Tapi Eric lebih memilih diam
" Aku akan berkerja , Tolong siapkan barang ini" Kata Freddy sambil menulis di sebuah memo lalu menyerahkan pada Eric
" Baik Bos" Jawab Eric
Ketika hendak berbalik dan pergi meninggalkan laboratorium , Eric teringat sesuatu dan Eric lalu memutar badannya lagi dan berhadapan dengan Freddy
" Bos...Ada hal penting yang hendak aku sampaikan" Kata Eric
Freddy yang baru saja akan fokus dengan pekerjaannya, langsung berhenti dan memperhatikan Eric dengan serius
" Ada apa?" Tanya Freddy
" Bos , Professor Takimaru telah bekerja sama dengan Tommy dan Morgan , Mereka menciptakan racun jenis baru yang sangat berbahaya dan sulit bagi ahli kimia untuk menemukan penawarannya" Jelas Eric
" APA?" Freddy terkejut dan sontak langsung berdiri dari duduknya
" Professor Takimaru?" Freddy berkata dengan tidak percaya
Professor Takimaru adalah profesor yang ahli dalam hal kimia , dan sudah sangat lama berkecimpung di dunia farmasi
Beliau adalah guru bagi Freddy
" Bagaimana bisa Professor Takimaru bekerjasama dengan mereka?" Tanya Freddy pada Eric
" Sejak dulu Tommy dan Morgan sudah berniat menghancurkan kalian ,Bukan?" Tanya Eric pada Freddy
" Iya , Itu memang tujuan utamanya" Kata Freddy
" Kau juga harus tahu , Maxim juga bekerjasama dengan Tommy, Morgan dan Professor Takimaru!" Eric berkata dengan serius
" Mengapa Professor bisa bekerjasama dengan mereka?" Tanya Freddy penasaran
VISUAL PHILLIP
__ADS_1