
Freddy menekan tuts piano untuk nada terakhir
Suara riuh tepuk tangan dari para undangan termasuk Franky dan Cherry menggema di aula tersebut
Freddy beranjak dari duduknya lalu menghadap kepada tamu undangan lalu membungkuk badannya
" TERIMA KASIH"
Freddy memutar tubuhnya dan berjalan keluar dari panggung kecil tersebut
Tepat dibelakang tirai yang membatasi ruangan dalam rumah dengan aula , Freddy berhenti dan bersandar dituang
" Hhhuuuuffffftttttt"
" Hhhuuuuffffftttttt"
" Hhhuuuuffffftttttt"
Freddy menghela nafas panjang dan membuangnya berkali-kali untuk meredakan rasa sesak dihatinya
Setelah merasa perasaannya lebih lega , dia pun melangkah ke taman untuk menikmati hidangan makanan yang telah tersedia
" PROOK"
Bahu Freddy ditepuk oleh Franky
Freddy menoleh kebelakang , dan terkejut melihat Franky dan Cherry berdiri dihadapannya
" Kakak.." kata Freddy terkaget
" Thanks bro" Ucap Franky dengan tersenyum
" Soal?" Freddy yang binggung bertanya pada Franky
" Semuanya ...Dari dekorasi , kado dan lagu yang indah" Kata Franky
" Terima kasih kak Freddy" Jawab Franky
Suara Cherry membuat Freddy menoleh sejenak ke arah Cherry dengan senyuman manis
" Kamu cantik sekali , Cherry...Andaikan kamu menjadi pengantin wanitaku kelak , aku pasti sangat bahagia" Kata Freddy dalam hati
Mata Freddy tak berkedip memandang Cherry dengan balutan gaun putih yang indah menambah kecantikan Cherry berlipat-lipat
" Heeeiiiii...Halo...woooi" Franky memanggil Freddy sambil melambai-lambaikan tangannya di wajah Freddy
" Kak Freddy..." Cherry membantu Franky memanggil Freddy
" Aahh,..Maaf.." Freddy tersadar lalu berkata
__ADS_1
" Ada apa?"Tanya Freddy yang salah tingkah
" Ada apa dengan mu?" Tanya Franky
" Aa...Tidak ada apa-apa, Apa kalian sudah makan?" Tanya Freddy
" Belum...Kami mengajakmu untuk berfoto bersama" Kata Franky
" Oo...Baiklah.."Jawab Freddy lalu meletakkan piringnya kembali di atas meja
Franky, Cherry dan Freddy berjalan menuju aula , disana keluarganya sedang menunggu
Foto keluarga diambil oleh sang fotografer profesional dalam beberapa jepretan kamera
Suasana pesta pernikahan yang khimad , santai dan kekeluargaan terasa sekali disana
Setelah selesai sesi foto keluarga , dilanjutkan dengan pengantin dan tamu undangan melakukan sesi foto
Sebelum tamu undangan bubar , pemuka agama yang merupakan ketua adat dan orang yang sudah lama menetap dipulau Baru tersebut berjalan dia atas panggung
" Selamat sore kepada keluarga ONG , pasangan pengantin yang terhormat ,dan tamu undangan yang berbahagia , Maaf jika saya mengganggu waktu berbahagia untuk sekarang , Ini adalah keputusan yang telah kami bahas dan sepakati,,Dikarenakan kedua pengantin baru akan tinggal disini , dan sebagaimana bahwasannya pulau ini di beli oleh keluarga ONG , maka kami ingin mengumumkan bahwa dipulau ini , Keluarga ONG adalah pimpinan untuk pulau ini" Jelas pemuka agama tersebut
Suara tepuk tangan terdengar di aula tersebut
" Jadi untuk pemimpin kami dipulau ini , kami persilahkan Bapak FRANKY , Memberi satu- dua patah kata , Waktu dan tempat kami persilahkan" kata pemuka agama tersebut
Franky yang sedari tadi menggengam tangan Cherry lalu berbisik ke telinga Cherry
Cherry yang malu dan berkata
" Kakak saja yang naik , aku disini saja"
" Kamu adalah istri negara , jadi harus menemani kepala negara kemanapun ,oke" Kata Franky dengan tersenyum
Franky beranjak dari duduknya dengan tetap memegang tangan Cherry
Cherry mau tak mau tetap berdiri dan mengikuti Franky
Cherry naik ke panggung dengan susah payah karena gaunnya yang panjang dan berat
Franky membantu Cherry mengangkat gaun yang panjang dibagian belakang
" Ayo naik sayang , Hati-hati." Kata Franky sambil menuntun Cherry naik ke panggung
Cherry dan Franky naik ke panggung dengan tangan mereka masing-masing saling bertautan
" Terima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh bapak Charles selaku pemuka agama di pulau baru ini , Saya mendapatkan penghormatan tertinggi , karena baru dua hari saya dan keluarga kesini , Sudah diberikan jabatan sebagai Pemimpin untuk wilayah pulau Baru ini " Kata Franky lalu melirik ke arah Cherry
" Saya berharap dengan kepemimpinan saya , semoga pulau baru menjadi lebih baik , lebih berkembang dan merupakan pulau kebanggaan dunia" Kata Franky yang disambut suara tepuk tangan oleh para tamu undangan yang hadir
__ADS_1
" Seperti yang sudah ditetapkan , saya adalah pemimpin , maka saya menanti pencalonan diri bapak dan ibu sekalian sebagai menteri saya , Apapun persyaratan yang harus dilengkapi sudah tertera didalam lampiran file ini" Kata Franky menunjukkan sebuah file kepada mereka yang hadir
" Akhir kata , saya mohon dukungan, kerjasama dan doa kita semua untuk kemajuan pulau baru yang lebih baik, TERIMA KASIH BANYAK"
Franky dan Cherry pun turun dari panggung , Franky memegang gaun belakang Cherry yang panjang hingga Cherry turun sampai ke dasar anak tangga, baru Franky melepaskan gaun yang panjang tersebut
" Selamat anak ku" Kata Leo dengan memeluk anak bungsunya
" Jabatan ini lebih cocok buat Ayah" kata Franky lalu melonggarkan pelukan ayahnya
"Jika begitu , kapan aku akan menikmati masa pensiun ku?" Kata Leo
" Setelah Ayah mempunyai cucu, hahahahaha" Goda Franky sambil memandang ke arah Cherry
Mendengar penuturan Franky , wajah Cherry merona merah dan menunduk malu
" Jangan ditunda lagi , segera lah ,Hahahaha" Goda Leo lagi , dan Cherry benar-benar sangat malu
" Sudah..sudah...kalian ini membuat anak perempuan ku malu" Kata Liana dengan merangkul Cherry
" Cherry... sebagai ibu negara , kamu harus menemani suami mu baik dirumah maupun sedang dalam tugas negara" Pesan Liana
" Baik Bu..." Kata Cherry dengan menghormat kepada Liana
Tak berselang lama para tamu undangan lalu menyalami pengantin baru tersebut sampai akhirnya rumah tersebut sepi
Pesta telah usai , dihalaman terlihat sangat kacau , sampah plastik , tisu , sedotan bahkan bercak noda makanan berlumuran terkena kain serbet juga piring-piring kotor sisa makanan juga terlihat berserakan
Melihat halaman yang berantakan , para pelayan segera mengambil piring-piring yang berantakan Tersebut .
Para pekerja kebun membongkar tiang-tiang dan gorden
Sementara Keluarga ONG berkumpul di ruang keluarga
" Besok kami akan kembali ke negara K , Jika kalian ingin bulan madu..kabar i Ayah " Kata Leo
" Kita bulan madu dimana , sayang?" Tanya Franky kepada Cherry
Cherry menggelengkan kepalanya
" Di pulau ini kita juga bisa bulan madu , lagipula setiap pernikahan tidak semestinya diawali dengan bulan madu , Keharmonisan,kerukunan dan saling menghargai dan menyanyangi adalah pondasi dalam berumah tangga"
" Oh....So sweat Cherry, Tidak salah kakak ku memilihmu menjadi ipar ku, hehehehe" Kata Fransisca lalu memeluk Cherry yang masih memakai gaun pengantin
Setelah Fransisca melepas pelukannya , Franky mencium kening istrinya dengan lembut
" Terima kasih, Sayang!" Kata Frank
" kalian beristirahatlah" Kata Liana
__ADS_1
Mereka pun lalu bangkit dari duduknya menuju kamar masing-masing
Franky dan Cherry melewati malam pertama mereka sebagai sepasang suami istri di pulau baru ini