
Pagi telah datang menyapa , mentari menyelinap masuk di celah-celah jendela kamar Freddy dan melewati gorden
Pasangan suami istri tersebut masih terlelap dengan saling memeluk dibalut dengan selimut tebal yang berwarna merah marun, di karena kan ruangan kamar mereka yang dingin karena paparan mesin pendingin ruangan
Tak berapa lama , Sinar mentari sudah menyentuh wajah Cherry, yang posisi tidurnya lebih dekat dengan jendela
Mata Freddy mengerjap beberapa kali karena terusik oleh sentuhan sinar mentari yang terkena kulit tangannya yang sedang memeluk erat tubuh sintal istrinya
Saat mata freddy terbuka , Seberkas sinar putih yang silau di balik kain gorden, dipandang olehnya
Dengan tangan sebelah kanan, Freddy menutupi wajah istrinya agar sinar matahari tidak mengganggu tidur istrinya
Pandangan mata Freddy tertuju pada wajah cantik dan lembut Sang istri
Merasa ada yang memperhatikan, Cherry pun mengerjap matanya dan perlahan membuka matanya
Kedua bola mata Cherry yang indah bertemu dengan kedua bola mata Freddy yang hazel
Beberapa detik mereka saling berpandangan
Freddy yang sangat terkagum dengan keindahan kedua bola mata Cherry , hanya bisa terpana dan tanpa sadar menyunggingkan senyuman dengan sebelah tangan masih menutupi wajah Cherry dari paparan sinar matahari yang silau walau terhalang oleh kain gorden
" Kakak... Selamat pagi" Ucap Cherry dengan suara serak khas bangun tidur
" Pagi , Sayang.... Bagaimana tidur mu?" tanya Freddy lalu mengecup lembut kening istrinya dengan penuh cinta
" Sangat indah , Apa tidur kakak juga indah?" Tanya balik Cherry
" Bukan hanya indah , Sayang..Tapi luar biasa" Kata Freddy dengan tersenyum manis
" Benarkah?Seindah apa kak?" Tanya Cherry penasaran
" Seindah matamu memandang dunia ,Seindah hati mu yang begitu mulia , Seindah wajah mu yang mengalahkan wajah cantiknya seorang bidadari" Kata Freddy mengungkapkan isi hatinya kepada istri tercintanya
Cherry yang begitu tersipu karena pujian suaminya hanya bisa tersenyum manis
" CUP "
Kecupan indah di berikan langsung dari bibir Cherry ke bibir Freddy
" I LOVE YOU, MY HUBBY" Ucap Cherry kepada Freddy
Jangan di tanya bagaimana perasaan Freddy saat ini , Bahkan Freddy berharap waktu segera berhenti
" I LOVE YOU TOO....My Wife" Balas Freddy dengan menatap lekat kedua mata Cherry
Cherry membalas tatapan lembut mata Freddy , pasangan suami istri itu pun terhanyut dengan suasana romantis yang mereka ciptakan
__ADS_1
Dengan perlahan Freddy mendekatkan wajahnya ke wajah Cherry lalu....
" TOK "
" TOK"
"TOK"
"Iiissstttt......Menyebalkan sekali" Gerutu Freddy dengan begitu geram
" SIAPA? " Teriak Freddy dengan sangat kesal
"Maaf , Jika saya mengganggu, Saya hanya ingin mengajak kalian sarapan" Suara dari luar terdengar dengan jelas
" Sepertinya suara kak Celina" Kata Cherry
" Itulah akibatnya jika kamu mengundang tamu luar menginap" Ucap Freddy seraya mengangkat tangannya lalu bangkit dari tempat tidur dengan perasaan yang sangat kesal
" Kakak marah?" Tanya Cherry dengan pelan
Tanpa menghiraukan pertanyaan Cherry , Freddy membuka lemari pakaiannya dan mengambilkan satu stelan pakaian lalu masuk ke dalam kamar mandi
Cherry hanya menghela nafas panjang saat melihat suaminya sudah masuk ke dalam kamar mandi
" Lalu bagaimana aku harus bersikap? Bagaimana aku tega membiarkan kak Celina tidur diluar , Sementara disini dia tidak punya siapa-siapa selain aku?" Cherry bermonolog sendiri
" Aah.... Sudahlah.," kata Cherry lalu bangkit dari kasurnya dan tiba-tiba Cherry merasakan perutnya sakit seperti terlilit sesuatu
Cherry menarik nafas panjang lalu menghembuskan berulang ulang
Setelah merasa lega dan tidak merasakan sakit lagi , Cherry lalu merapikan baju tidur dan menyisir rambut kemudian berjalan ke arah pintu
" KREEEK"
Pintu kamar di buka oleh Cherry , Betapa terkejutnya Cherry saat mengetahui jika Celina masih berada di luar kamarnya
" Selamat pagi , Cherry" kata Celina sambil tersenyum dengan tatapan mata melirik ke dalam ruangan kamar Cherry seperti mencari sesuatu
" Pagi juga kak Celina, Apa kakak lama menunggu ku keluar?" Tanya Cherry dengan lembut
" Tidak Cherry, ..Saya sudah memasak sarapan untuk kita semua , Saya akan menunggu kalian di ruang makan!" Kata Celina dengan tatapan mata mencari sesuatu di dalam kamar Cherry
Cherry yang bingung dengan tingkah Celina pun akhirnya bertanya
" Apa ada yang kakak butuhkan di kamar ku?" Tanya Cherry dengan lembut
Mendengar pertanyaan dari Cherry, Membuat Celina salah tingkah dan menormalkan badannya
__ADS_1
" Aa...Emmm....Celina, apakah setelah selesai sarapan, kamu mau menemani saya ke salon?" Tanya Celina dengan tersenyum manis
" Oow.... hmmm... Baiklah , Saya akan meminta ijin kepada kak Freddy dulu" Jawab Cherry
" Iya , Baiklah kalau begitu, Saya akan menunggu kalian di meja makan!" Kata Celina dengan tersenyum manis sebelum akhirnya pergi meninggalkan Cherry
Cherry menatap kepergian Celina dengan perasaan sedih , Karena membayangkan Celina sekarang hanya seorang diri tanpa keluarga dan saudara lagi
Cherry teringat dirinya saat di tinggal pergi oleh keluarganya untuk selama-lamanya
" Kenapa sayang?" Tanya Freddy tiba-tiba dari dalam kamar yang mengagetkan Cherry seketika
" ASTAGA" Kata Cherry dengan memegang dadanya lalu memutar badannya ke arah belakang
Freddy melebarkan matanya memandang ke arah istrinya dengan wajah kaget lalu berjalan ke arah Cherry yang sedang berdiri di pintu
" Maaf membuat mu terkejut" kata Freddy sambil mengelus rambut Cherry lalu melihat ke arah kiri dan kanan
" Mengapa berdiri disini , Sayang?" Tanya Freddy
" Tadi kak Celina datang dan mengajak sarapan lalu...." Perkataan Cherry terputus
Freddy mengerutkan keningnya karena penasaran dengan perkataan Cherry yang terputus
" Lalu apa , Sayang" Tanya Freddy sambil mengusap lembut rambut Cherry
" Kak Celina meminta ku untuk menemaninya pergi ke salon setelah selesai sarapan" Kata Cherry dengan menatap lembut mata Freddy
Freddy menatap mata Cherry yang lembut dengan serius ,
Ada rasa tidak suka atas permintaan dari Celina ,Namun Freddy juga tidak ingin mengecewakan istri tercintanya
Jika Freddy di suruh memilih antara dirinya dan Celina , Itu pasti akan membuat Cherry sangat merasa bersalah
" I LOVE YOU, MY WIFE " Kata Freddy lalu mengecup lembut kening Cherry
" Apa kakak menginginkan aku menemani kak Celina?" Tanya Cherry
" Mandilah dan kita sarapan bersama" kata Freddy tanpa menjawab pertanyaan Cherry ,lalu berjalan masuk ke kamarnya menuju lemari pakaian
" Kakak belum menjawab pertanyaan ku" Tanya Cherry sambil berjalan menyusul langkah kaki suaminya
" Sudah ku katakan jawabannya, Mandilah , Aku akan menyiapkan pakaian mu!" Kata Freddy
Jawaban dari suaminya sungguh sangat membuatnya binggung
Dengan kepala tertunduk , Cherry berjalan menuju ke arah kamar mandi lalu mengunci pintu kamar mandi dari dalam
__ADS_1
Freddy memperhatikan tingkah istrinya dan menghela nafa panjang lalu menghembuskan kasar
" Aku akan menjagamu , Sayang!" Kata Freddy dengan pelan