
Saat di lift , Freddy membuka kain yang menutupi mata guru berserta putrinya
Professor Takimaru dan Crystal mengerjap-ngerjapkan matanya karena selama hampir setengah jam mata mereka terikat dengan kain
" Dimana ini?" Tanya Professor Takimaru pada Freddy
" Rumah sakit!" Jawab Freddy singkat sambil menggenggam tangan Phillip
Sang dewa masih setia menemani mereka
" Siapa yang sakit?" Tanya Professor Takimaru
" Kakakku... Franky" Jawab Freddy sambil melirik
" Sakit apa?" Tanya Professor Takimaru
" Morgan membayar sniper untuk membantai habis Keluarga ku , Dan demi melindungi Ayah ku dari tembakan sniper , Kakakku menghalangi sehingga dia sendiri yang terkena tembakan, Dan mesiu itu sendiri mengandung racun yang sangat mematikan! " Jelas Freddy dengan mata tajam menatap ke arah Professor Takimaru
" APA! " Professor Takimaru terkejut dengan penjelasan Freddy
" TING"
Lift terbuka , Freddy dan lainnya keluar dari lift
"Guru , Ada hal yang harus saya lakukan , Guru tunggulah saya ke kantin di bawah , Setelah selesai, Saya akan menyusul" Kata Freddy
" Baik" Kata Professor Takimaru sambil mengganggukkan kepalanya
Sang Dewa mengikuti Professor Takimaru dan putrinya
Setelah Professor Takimaru dan putrinya masuk kembali ke dalam lift , Pintu lift pun tertutup
Freddy dan Phillip berjalan ke ruang ICU
" Daddy....Apa rencana mu selanjutnya?" Tanya Phillip sambil berjalan berbarengan dengan Freddy
Freddy tersenyum lalu mengacak rambut Phillip
" Apa kamu punya rencana?" Tanya Freddy kembali lalu menggendong Phillip
" Jika memang guru Daddy orang yang baik , Kita tempatkan beliau disini untuk membuat racun yang baru!" kata Phillip
" Kenapa ide kita sama?" Tanya Freddy,
Freddy juga berpikir jika Professor Takimaru tidak bersalah
Professor Takimaru membuat racun , Karena di desak dan di ancam
Professor Takimaru adalah Master dalam bidangnya , Banyak sekali obat , suplemen ,vitamin yang bermanfaat yang beliau ciptakan untuk masyarakat luas
" Saat guru mengetahui bahwa Papi mu yang menjadi korban , Beliau sungguh sangat terkejut" Kata Freddy
Tak terasa mereka sudah sampai di ruang tunggu ICU
__ADS_1
" Freddy... Phillip" Sapa Liana saat melihat putra dan cucunya sudah datang
" Apa kalian sudah makan?" Tanya Liana
" Belum Bu....Apa ayah dan ibu sudah makan?" Tanya Freddy
" Sudah...,Aku akan ke kantin bawah untuk memesan makanan, Tunggulah...." Ujar Liana sambil bangkit
" Ibu...Tidak usah Bu , Setelah kami menjenguk dan melihat kondisi kakak , Aku dan Phillip akan ke kantin untuk makan" kata Freddy dengan menahan tangan Ibunya
" Baiklah" kata Liana sambil mengelus wajah Phillip
" Apa Cherry masih didalam dan apa dia sudah makan?" Tanya Freddy khawatir
" Ibu sudah mengantar makanan ke dalam , Namun dia tidak bergerak sama sekali, Cherry selalu menangis, Ibu tidak tega melihatnya, Ibu juga tidak tahu harus bagaimana?" Kata Liana dengan suara parau menahan kesedihannya
Melihat anak dan menantunya Seperti itu , Liana juga tidak tahu harus bagaimana kecuali berserah dan pasrah pada yang akan terjadi
Phillip hanya tersenyum melihat kasih sayang neneknya
Freddy dan Phillip memakai pakaian khusus ICU
Setelah selesai, Mereka masuk ke dalam kamar ICU tersebut
Tampak Cherry sedang bermonolog sendiri ,dan sesekali mengusap airmatanya
" Kakak , Tahu kah kau...Istri mu begitu mencintai mu!" Kata Freddy dalam hati
Phillip mendekati Mommy nya lalu mengusap air mata Mommy nya
" Mommy..." Sapa Phillip lalu ikut terisak
Butiran-butiran air mata megalir deras di pelupuk mata Phillip
Freddy yang melihat ibu dan anak saling berpelukkan dan menangisi orang yang mereka sayangi karena masih dalam keadaan koma , Sangat terharu
" Cherry, Makanlah....Jika kau sakit , Siapa yang akan menjaga kakak?" Kata Freddy
" Biasanya kak Freddy yang selalu mengajakku makan bersama, Dia yang selalu menyuapiku, Dia yang selalu memaksaku. menghabiskan makanan..Hiks.....hiks....hiks"
Cherry menangis tersedu-sedu
Tanpa sadar , Freddy memeluk Cherry bersamaan dengan Phillip
Cherry dan Phillip tenggelam dalam pelukan hangat Freddy
Selama beberapa menit mereka tenggelam dalam kehangatan ,
Dengan berpelukan, mereka seolah-olah memberi kekuatan pada masing-masing untuk bersabar dan tabah dengan apa sedang terjadi
" Cherry, Makanlah, Kamu harus menjaga kesehatan mu" Pinta Freddy sambil mengelus rambut Cherry dengan tutur kata yang sangat lembut dan penuh perhatian
" Aku tidak lapar " Kata Cherry
__ADS_1
" Baik , Jika kau tidak ingin makan , Maka aku tidak mengijinkan kau menjaga kakak" Ancam Freddy
" Tapi.. A-aku..."
Belum selesai Cherry berkata , Freddy memotongnya
" Tidak ada bantahan, Jika kau menghabiskan makananmu , Maka aku akan menyerahkan penjagaan kakak kepadamu" kata Freddy
Cherry menatap mata Freddy, Kiri dan kanan
Freddy membalas menatap mata Cherry juga dengan tatapan mata tajam tetapi penuh cinta
" Cherry...Jangan menatapku begitu..Aku akan semakin dalam untuk mencintaimu" Kata Freddy dalam hati
"Baik..Aku akan makan terlebih dahulu" Ucap Cherry memecah suasana hening karena saling berpandangan mata
Freddy mengganggukkan kepalanya dan mengarahkan pandangan pada tubuh Franky
Cherry bangkit dari duduknya lalu mengambil kotak makan yang ada di nakas lalu melangkah keluar dari ruang ICU tersebut
Setelah diluar ruangan ICU ,Cherry membuka kotak makanan dan melahapnya
Saat Cherry sedang menikmati makanannya diluar ruangan ICU , Freddy berjalan ke arah selang infus lalu mengeluarkan botol dan menyuntikkannya ke dalam botol infus yang digantung dekat Franky berbaring
Tak lama Cherry sudah menyelesaikan makannya lalu bangkit dari duduknya dan membuang tempat makanan yang sudah kosong ke tempat sampah
Cherry pun masuk kembali ke ruangan ICU
" Aku sudah selesai , Apa aku boleh menjaga suamiku?" Tanya Cherry
" Tentu saja , Tapi kau tidak boleh terlalu lelah" Ucap Freddy
Cherry menggangguk duduk ditempat tadi dia duduk
" Baiklah.. Phillip, Apa kau disini saja menemani Mommy mu?"Tanya Freddy
"Aku ikut Daddy" Pinta Phillip
Tentu saja Phillip akan ikut dengan Freddy karena dia ingin mengetahui lebih dalam tentang siapa Professor Takimaru?
" Baiklah..Cherry , Jika kau lelah bergantian lah menjaga kakak dengan Ayah dan Ibu" Pinta Freddy
" Baik... Terima kasih kak" Kata Cherry dengan sedikit senyuman
" Ayo Phillip..." Ajak Freddy kepada Phillip dengan menggulurkan tangannya ke arah Phillip
" Sebentar Daddy" Kata Phillip lalu melangkah ke arah Mommy nya dan mencium pipi Mommy nya
" Mommy....Jangan terlalu sedih , Papi tidak akan memaafkan ku jika melihat Mommy bersedih" Ucap Phillip
Cherry mengelus rambut dan membalas ciuman dipipi Phillip
" Terimakasih sayang" Ucap Cherry pada anaknya
__ADS_1
"Apa kau sudah makan?" Tanya Cherry pada Phillip , Cherry baru tersadar jika ada Phillip yang butuh perhatiannya