KING DRAGON

KING DRAGON
" SAYA BUKAN TUAN FREDDY"


__ADS_3

"Cherry sudah bersama David , Bagaimana jika kita bersama saja?" Tanya Celina dengan wajah berbinar


Tuan Sun hanya terdiam dan memandang jijik pada sosok Celina


" Mengapa kamu begitu bahagia melihat David dan Cherry bersama?" Tanya Tuan Sun dengan kening berkerut


Dengan tersenyum manis , Celina menjawab


" Karena aku mencintaimu , Tuan Freddy" Jawab Celina sambil menjinjit kakinya untuk mendekatkan bibirnya dengan bibir Tuan Sun


Dengan refleks , Tuan Sun mendorong tubuh Celina lalu berkata


" Anda jangan keterlaluan , Nona!" Pekik Tuan Sun sambil melangkah mundur


" Tuan Freddy, Aku tulus mencintaimu dari pertama kali kita bertemu" Kata Celina


" Maaf , Pergilah dari sini , Jangan mengganggu keluarga ONG lagi" Kata Tuan Sun dengan emosi


" Tuan , Biarkan Cherry bahagia dengan David" kata Celina dengan berjalan mendekati Tuan Sun


Ketika Celina hendak memeluk Tuan Sun , Tiba-tiba Tuan Sun merubah diri menjadi wujud aslinya


" SAYA BUKAN TUAN FREDDY" Teriak Sang Dewa dengan lantang lalu mendorong dengan kasar tubuh Celina


Celina terkejut dan terjatuh dilantai dengan wajah pucat


" Siapa kau , Dari penampilan mu seperti seekor kera?" Tanya Celina terheran-heran


" Iya , Saya dewa kera , Kamu beruntung bisa melihat ku!" Kata Sang dewa dengan melompat menuju ke meja kerja Freddy lalu mengangkat sebelah kakinya di atas meja


" Dimana Tuan Freddy, Berani sekali anda menyamar menjadi dirinya" Tanya Celina dengan marah


Sang dewa yang mudah terpancing emosi saat lawan bicaranya marah, Tidak terima jika dia disalahkan oleh Celina


" HEEEIIII.....SIAPA KAU BERANI MEMARAHI KU?"Teriak sang dewa lalu memukul meja


" BBBRRRRAAAAAKKKKK"


Sang dewa yang tiba-tiba memukul meja begitu keras , membuat Celina terkejut dan ketakutan


Sang dewa menatap tajam penuh kebencian pada Celina yang hanya terdiam tak bersuara dengan menatap lantai


" Brrrraaaaakkkk" Suara pintu terbuka dengan tiba-tiba

__ADS_1


" Ada apa??" Tanya Philip yang langsung masuk ke dalam ruangan tersebut , Membuat mata Celina dan Sang dewa memandang ke arahnya


Melihat Phillip datang, Celina bangkit dan berdiri lalu berjalan dengan sombong ke arah Philip


" Sayang , kau tahu..... Siluman kera ini menyamar menjadi Daddy mu!" Kata Celina pada Phillip


Tak terima jika sang dewa di hina oleh Celina , Phillip menggepalkan kedua tangannya


" Kau yang siluman" Kata Phillip yang membuat mata Celina membulat


" Kau bilang apa , Sayang?" Tanya Celina tak percaya jika Phillip memanggilnya siluman


" Tante adalah siluman berwujud manusia yang berhati iblis " Kata Phillip dengan santainya


Celina merasa sakit hati , Namun dia begitu menyayangi Phillip


" Tak bisa kamu berkata lembut padaku?" Tanya Celina


" Aku tidak bisa berpura-pura baik terhadap orang yang akan menghancurkan kebahagiaan keluarga ku" Kata Phillip dengan sorot mata tajam


" Baik...Kalau begitu jangan salahkan aku jika aku juga kejam kepada mu" Kata Celina dengan mengeluarkan pisau lipat dari tas nya lalu melangkahkan kakinya dengan lebar ke arah Phillip


" RASAKAAAAA......AAAAHH" Belum sempat Celina menghujamkan pisau ke tubuh Phillip , Sang Dewa memukul dengan sangat keras bahu Celina


Tak lama , Kesadaran Celina pun hilang dan matanya terpejam lalu tergeletak lemah di atas lantai


Kemudian Sang Dewa memanggil awan yang putih nan cantik untuk membawa mereka


Saat Sang Dewa dan Phillip sudah berada di atas awan , Dengan hanya menunjukkan jari telunjuk jari Sang Dewa , Raga Celina yang terbaring di atas lantai, kini sudah berada di atas awan bersama dengan Sang Dewa dan Phillip


Sang Dewa tersenyum pada Phillip


" Sekarang pekerjaan kita selesai , Dan kita harus membantu Daddy mu" Kata Sang Dewa


" Tentu saja , Dewa " Kata Phillip dengan tersenyum manis


Awan putih dan nan cantik pun melayang di udara dan keluar melalui jendela dari ruangan tersebut dan melayang di angkasa


Dari atas Phillip dan Sang Dewa melihat raga Freddy sudah berubah menjadi seekor naga sampai akhirnya Freddy memanggil mereka turun ke bumi


🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀


" Mengapa Tuan Sun tiba-tiba menghilang?" Tanya Cherry saat melihat di dalam rekaman tersebut tiba-tiba Tuan Sun menghilang saat Celina hendak memeluknya

__ADS_1


" Itu adalah tipu muslihat Tuan Sun untuk memberi pelajaran pada orang yang kamu anggap sahabat" Kata Freddy menatap tajam menggunakan ujung matanya melihat ke arah Celina


Cherry menatap ke arah suaminya lalu menatap lesu ke ponsel pintar Phillip


" Sayang...." Panggil Freddy kepada Cherry sambil memegang dagu imut istrinya lalu memutar dengan lembut ke arahnya


" Aku harap kamu tidak marah padaku atas kejujuran ku" kata Freddy menatap lembut mata istrinya


" Kejujuran apa kak?" Tanya Cherry dengan heran


" Lihatlah tumpukan abu yang ada di sana!" Kata Freddy sambil menunjuk ke arah dekat pohon yang terdapat tumpukan abu


Cherry memutar kepalanya mengikuti arah jari telunjuk tangan suaminya


" Apa kakak baru membakar sampah?" Tanya Cherry sambil memutar kepalanya menatap ke arah suaminya


Sambil tersenyum , Freddy menjawab enteng


" Iya....Sampah dalam hidup kita harus di bakar dan di musnahkan, Apa kamu ada kata-kata terakhir untuk abu itu?" Tanya Freddy


Sungguh jawaban dan pertanyaan yang sangat membingungkan Cherry


" Mengapa aku harus mengucapkan kata-kata terakhir untuk benda mati seperti itu, kak?" Tanya Cherry heran


" Karena sebelum dia menjadi benda mati , dia adalah makhluk hidup yang sangat menggangu" Kata Freddy yang semakin membuat Cherry penasaran


" Apa maksudnya, kak? " Tanya Cherry


" Abu itu adalah jasad David yang sudah meninggal" Kata Freddy dengan santai


" APA?. David???" Kata Cherry dengan mata melotot melihat ke arah suaminya karena terkejut dan tak percaya


Cherry melihat ke arah tumpukan abu tersebut lalu berdiri dan melangkah ke arah abu tersebut


Saat Cherry sudah berada dekat dengan tumpukan abu tersebut , Cherry menghentikan kakinya lalu menghela nafas panjang lalu menghembuskan pelan


Tatapan matanya fokus tertuju pada tumpukan abu tersebut , Tak percaya jika baru saja raga David membawanya ke sini tapi sekarang raganya telah menjadi abu


" Jika bukan jodoh, Tuhan tidak akan biarkan kamu berada dalam perasaan yang sama, Ingat dan percaya itu, Semoga di kehidupan yang akan datang , Kamu memiliki hati yang lapang untuk menerima semua karma mu...Aku berharap di kehidupan yang akan datang , kamu bisa menghargai orang yang mencintai mu dengan tulus, Selamat tinggal ...David!" Kata Cherry dengan menundukkan kepalanya untuk menghormati abu jenazah David untuk yang terakhir kalinya


Saat Cherry hendak membalikkan badannya , Celina tiba-tiba berlari dengan cepat ke arah Cherry sambil memegang pisau lipat lalu berteriak


" AKU AKAN MEMBUAT KAMU CEPAT MENYUSUL DAVID , CHERRY"

__ADS_1


Cherry berhenti lalu melihat Celina yang berlari ke arahnya


__ADS_2