KING DRAGON

KING DRAGON
AKU TIDAK INGIN KALIAN PULANG DENGAN MEMBAWA LUKA


__ADS_3

Cherry terdiam dan memikirkan apa yang Franky katakan


Dengan kondisinya yang masih belum sembuh , Cherry juga tidak mungkin memaksakan diri untuk membantu Franky dan Freddy


" Baiklah..kalian hati-hatilah , aku tidak ingin kalian pulang dengan membawa luka" Kata Cherry


Franky berdiri lalu mencium kening Cherry dan duduk disampingnya


" Kami akan pulang dengan selamat , kamu hanya boleh membantu dengan mendoakan agar kami selamat" Kata Franky dengan mengelus rambut dan bahu Cherry


" Kami juga akan mendoakan kalian" Kata Liana yang sedang duduk diranjang dengan dirangkul oleh suaminya


Sedari tadi Liana dan Leo sudah bangun dan memperhatikan interaksi anak-anaknya


Franky, Freddy, Fransisca dan Cherry terkejut mendengar suara Liana lalu serentak memalingkan wajah mereka ke arah Liana dan Leo


" Ibu...Apa kami mengganggu?" Tanya Freddy melangkah ke ranjang orang tuanya lalu mencium pipi kiri dan kanan Ibunya lalu memeluk Ayahnya


Franky dan Fransisca juga melakukan hal yang sama


Cherry juga memeluk Liana dan menundukkan kepalanya kepada Leo


" Tidak menggangu sama sekali , tapi sebaliknya kita yang mengganggu pembicaraan Kalian." Ucap Liana sambil melirik ke arah suaminya


Franky dan Cherry duduk diranjang Cherry lalu Freddy dan Fransisca duduk di sofa

__ADS_1


" Bagaimana keadaan mu, Cherry?" Tanya Leo


" Sudah lebih baik , Ayah" Jawab Cherry dengan tersenyum


" Baguslah..." Kata Leo dengan tersenyum


"TOK"


"TOK"


"TOK"


Freddy berdiri dari duduknya dan melangkah ke arah pintu dan memutar kunci lalu menekan handle pintu


" Selamat pagi Tuan , Nyonya , Tuan muda , Nona muda , Nona Cherry Bagaimana keadaan anda hari ini?" Sapa dokter lalu bertanya pada Cherry


" Pagi dokter" Jawab mereka semua serentak


" Saya sudah lebih baik , Dokter" Jawab Cherry


" Baguslah...Saya periksa sebentar" Kata dokter lalu berjalan ke arah ranjang Cherry dan menggeluarkan stetoskopnya


Franky membantu Cherry berbaring diranjang , dia pun duduk di tepi ranjang dan memegang tangan Cherry


Dokter juga memeriksa tekanan darah dan luka Cherry

__ADS_1


" Suster , Tolong ganti perban Nona Cherry" Perintah Dokte


" Baik , Dok.." Jawab suster lalu mereka berjalan ke arah ranjang Cherry


Suster membuka perban yang terbalut dikulit Cherry dengan pelan lalu membersihkan dengan alkohol lalu memberi obat dan menutupnya dengan perban


" Lukanya sudah kering , hanya butuh pengobatan lanjutan agar lukanya bisa tertutup dengan sempurna , dan ini salep yang harus di pakai setiap kali habis mandi" Pesan dokter tersebut lalu tersenyum kepada Cherry


Franky menatap tajam kepada dokter tersebut dan melirik kepada Cherry


Cherry hanya menggangguk paham


" Baiklah...Jika hari ini anda ingin kembali ke rumah , tidak masalah...Dalam 12 hari ke depan , datanglah untuk kontrol" Kata dokter tersebut


" Baik dokter, Terima kasih" Kata Franky datar dengan tatapan tajam kepada dokter


Dokter yang ditatap begitu tajam oleh Franky hanya menunduk , karena mengetahui jika baru saja dia tersenyum dengan istri seorang pewaris rumah sakit tersebut


" Baiklah...Saya permisi Tuan besar , Nyonya, Nona , dan Tuan muda" Kata dokter dengan menundukkan kepalanya kepada mereka


" Semoga anda cepat sembuh Noblna Cherry" Kata dokter dan sekali lagi tersenyum manis pada Cherry


Dokter lalu tersadar jika pandangan Franky masih tajam ke arah nya lalu melangkah mundur kemudian membalikkan badannya dan melangkah keluar dari kamar tersebut


" KEJAM-KEJAM BISA CEMBURU JUGA" Kata dokter dalam hati

__ADS_1


__ADS_2