
Nicky , Marco , Nico ,Neo dan Billy hadir dalam upacara tersebut dan sangat sedih
" SELAMAT JALAN BOS FRANKY , JASAMU AKAN KAMI KENANG , SEMANGAT MU SELALU HIDUP DALAM HATI KAMI , KAMI AKAN MELANJUTKAN PERJUANGAN MU , INI ADALAH SUMPAH KAMI"
Billy , Nico , Nicky , Neo dan Marco mengucapkan sumpah bersama
Mereka adalah anggota KING DRAGON yang paling setia dan paling dipercaya oleh Franky dan Freddy
Seluruh anggota keluarga termasuk Cherry dan Phillip mendengar sumpah setia dari mereka
Setelah itu , terdengar suara terbakar dari dalam tempat masuknya peti jenazah Franky
" DUARR"
Jasad Franky mulai habis dan menjadi abu
" AKU WAJAR MENGALAMI USIA TUA,
AKU TAKKAN MAMPU MENGHINDARI USIA TUA.
AKU WAJAR MENYANDANG PENYAKIT,
AKU TAKKAN MAMPU MENGHINDARI PENYAKIT.
AKU WAJAR MENGALAMI KEMATIAN,
AKU TAKKAN MAMPU MENGHINDARI KEMATIAN
SEGALA MILIKKU YANG KU CINTAI DAN KU SENANGI WAJAR BERUBAH, WAJAR TERPISAH DARIKU
AKU ADALAH PEMILIK PERBUATAN KU SENDIRI,
TERWARISI OLEH PERBUATAN KU SENDIRI ,
LAHIR DARI PERBUATAN KU SENDIRI,
BERKERABAT DENGAN PERBUATAN KU SENDIRI,
BERGANTUNG PADA PERBUATAN KU SENDIRI,
PERBUATAN APAPUN YANG AKAN KU LAKUKAN, BAIK ATAU PUN BURUK ,
PERBUATAN ITULAH YANG AKAN KU WARISI.
DEMIKIAN HENDAKNYA KERAP KALI KITA RENUNGKAN". Ucap Salah satu Anggota Sangha yang memimpin doa tersebut
Semua orang yang ada disana , menyimak dan meresapi apa yang di katakan Bhante tersebut
Saat bhante membacakan doa serta sutra suci , Dari kamar tempat kremasi jasad Franky , keluar asap yang sangat wangi seperti wangi kayu Cendana
Aroma wangi memenuhi seluruh ruangan
Awan yang tidak bersahabat sedari pagi , Kini seperti tersenyum
Phillip memperhatikan sekitar , Di dekat pintu kamar tempat kremasi , Jiwa Papinya muncul dan tersenyum padanya
" Papi..." ucap Phillip dengan suara kecil
" Phillip...Kamu adalah penerus keluarga ONG , Kini tanggung jawab ada ditangan mu" Ucap Franky
__ADS_1
Tak lama beberapa dewa datang menghampiri jiwa Franky
Mereka secara serentak menghadap pintu kremasi dan memberikan penghormatan
Setelah selesai , Jiwa Franky bersamaan dengan para dewa lainnya menghilang
Upacara kremasi telah selesai , Para tamu dan keluarga meninggalkan tempat tersebut
Cherry bangkit dari duduknya kemudian melangkah perlahan menuju pintu keluar
Saat hendak memutar wajahnya melihat ke belakang , Freddy yang melihatnya langsung memegangi dan menahan kepala Cherry dan merangkul Cherry berjalan keluar
" Kata orang, Jika sudah jenazah dikremasi atau dikebumikan, Sebagai anggota keluarga atau pun sahabat , Tidak di perkenankan melihat atau pun menoleh ke belakang lagi " Kata Freddy kepada Cherry sambil terus melangkahkan kakinya keluar
Cherry hanya diam sambil menundukkan kepalanya dan berjalan mengikuti irama langkah kaki Freddy
Freddy dan keluarga berjalan menuju ke area parkiran mobil dan masuk ke dalam mobil
Hal itu di amati oleh seseorang di persimpangan jalan sambil duduk di dalam mobilnya
Senyum licik terukir di bibirnya lalu berkata
" Sementara ini , Aku akan biarkan kalian berkabung , Setelah itu satu per satu dari kalian akan merasakan yang namanya KEMBALI BERDUKA, hahahaha" Ucapnya lalu melajukan mobilnya mengikuti mobil Freddy
Di tengah perjalanan , Freddy tidak henti-hentinya melirik ke arah Cherry
Rasa khawatir menyelimuti perasaannya , Freddy tidak ingin Cherry terlalu larut dalam kesedihan
Saat melirik ke arah Cherry, Mata Freddy tak sengaja melihat ke arah spion depan mobil
Dilihatnya sebuah mobil mengikuti mereka , Freddy memperhatikan mobil tersebut dengan seksama
Nomor Plat kendaraan , jenis , warna dan tipe mobil sudah dalam ingatan Freddy
Freddy melirik lagi ke arah Cherry dan berkata dengan pelan
" Cherry , Ijinkan aku menggantikan kak franky untuk menjaga dan melindungi mu!" Freddy berkata dengan suara yang sangat pelan sekali
Cherry yang merasa Freddy berbicara tapi tidak terlalu jelas lalu bertanya
" Apa kakak sedang berbicara padaku?" Tanya nya
" A.. Ti-tidak..." jawab Freddy sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal
Leo dan Liana yang duduk didepan mereka memutar kepalanya bersamaan dan melihat Freddy dan Cherry sekilas
Phillip duduk di depan , disamping supir juga memutar kepalanya memandangi Daddy dan Mommy nya
Mata Freddy dan Phillip beradu, Phillip memainkan alisnya
Freddy hanya menggeleng kepalanya
Sebuah kode yang di mengerti oleh mereka
Tak berselang lama , Mereka pun sampai di istana
Saat semua telah turun , Tinggal Cherry dan Freddy
Freddy melihat ke arah belakang melihat mobil yang mengikuti mereka juga berhenti
__ADS_1
Freddy keluar dari mobil dan memutari mobilnya lalu membuka pintu untuk Cherry
" Cherry, Ayo masuk...Ada yang mengikuti kita" kata Freddy sambil mengulurkan tangannya untuk Cherry
Cherry membalas uluran tangan Freddy dan keluar dari mobil dan berjalan masuk ke istana
" Siapa kak?" Tanya Cherry saat melangkah masuk ke istana
" Aku tidak tahu , Aku akan mengeceknya" Jawab Freddy
Setelah membawa Cherry masuk , Freddy langsung bersembunyi di balik jendela yang di tutupi oleh gorden
Saat sedang memperhatikan mobil yang terparkir di samping istana didekat pohon , Freddy merasakan bokongnya di pukul
Freddy terkejut dan langsung melihat ke belakang , tapi tidak ada orang , Lalu melihat ke bawah
" Phillip" kata Freddy kesal
" Daddy , Jangan mengintip wanita lain" Tuduh Phillip
" Dasar bocah, Aku tidak mengintip wanita lain tapi lihatlah" Kata Freddy lalu membuka sedikit gorden kemudian menggeser tubuh Phillip mendekat ke jendela
Phillip memperhatikan disamping istana
" Mobil siapa itu ,Dad?" Tanya Phillip
" Sewaktu perjalanan pulang , Daddy melihat mobil itu mengikuti kita, Ketika kita sampai , Mobil itu pun berhenti dan sampai sekarang , Pemiliknya belum keluar dari mobil" Jelas Freddy
" DDRRTTTTZZZ"
Ponsel Freddy bergetar
" NICO CALLING. "
" Bos , ada mobil mencurigakan disamping istana" Nico melapor
" Aku tahu , Kalian pantau dahulu , Laporkan padaku jika ada yang tidak beres" Kata Freddy
" Baik Bos" Kata Nico lalu mengakhiri panggilan
" Ada apa ,Dad?" Tanya Phillip
"Nico dan lainnya akan memantau mobil itu , mereka akan melapor jika ada perkembangan" kata Freddy
" Hmmm....Baiklah" Jawab Phillip
Freddy berjongkok agar sejajar dengan Philip dan memegang lengan Phillip
" Apa yang kau buat kepada gengster BUTTERFLY ?" Tanya Freddy
Karena semalam dia ketiduran dan sibuk memikirkannya kondisi Cherry , hingga membuatnya lupa tentang rencana Phillip terhadap gengster BUTTERFLY
" Aku hanya mencari para investor mereka dan membuat investor menarik sahamnya kembali , itu saja!" Jawan Phillip enteng
" Berapa banyak?" Tanya Freddy lagi
" Tak banyak , untuk satu perusahaan , mereka mempunyai 20 investor dan mereka mempunyai 3 perusahaan jadi sekitar 60 atau 65 investor sudah menarik sahamnya" Jawab Phillip
" Kau menghubungi mereka satu per satu?" Tanya Freddy
__ADS_1
" Tidak...Aku di bantu oleh kak Vincent" Jawab Phillip
" Oo" Jawab Freddy