
"KURANG AJAR" Pekik Franky dalam hati
Walaupun Cherry adalah kelemahan Franky, Namun didepan musuh , dia tidak akan menunjukkan sisi lemahnya
Freddy dengan cekatan mengirimkan pesan kepada Billy untuk segera menyusul keluarganya ke bandara dan berjaga-jaga disekitar tanpa tuan Zack sadari
" HAHAHAHA...Apa kau takut, Tuan muda?" Ejek Tuan Zack
Franky memasang senyum manis dan melipat tangannya didada lalu bertanya
" Kenapa kau jadi pengecut Tuan Zack?Jika yang bermasalah adalah kita , mengapa harus melibatkan keluarga? Bukankah Anda pria sejati dan Ketua GENGSTER,bukan?" Ujar Franky menutupi kekhawatirannya memikirkan keselamatan Cherry dan keluarganya
" Jika kau mau menikah dengan putriku , maka aku lepaskan mereka" Kata Tuan Zack
" Tunjukkan dimana mereka?" Tanya Freddy memancing Tuan Zack
Menurut laporan yang diterima Freddy dari Nico , Asisten kepercayaan Freddy
Keluarga ONG dan Cherry sudah berada dibandara dengan selamat ,
Nico melakukan pantauan dari GPS yang diberikan Freddy pada keluarganya
Saat Tuan Zack mengeluarkan ponselnya dan hendak mencari nomor telepon anak buahnya ,
Disaat bersamaan Freddy berjalan santai memutar Tuan Zack lalu menancapkan jarum suntik ke leher Tuan Zack
" AAARRRGGHHHH, Apa yang kau lakukan?" Tanya Tuan Zack dengan memegang lehernya yang sakit
Franky lalu menangkap tangan Hanny yang hendak menolong Ayahnya
" Sekarang giliran mu" Kata Franky lalu memegang lengan kanan Hanny dan membekapnya ke belakang
Freddy lalu menyuntikkan 2 jarum suntik ke leher Hanny
" Wow..kau benar-benar kejam , Bro.. hahahaha" kata Franky dengan tertawa
" Apa yang kau suntikkan padaku?" Tanya Hanny memegang lehernya
" Sejenis obat untuk menghentikan organ reproduksi mu bekerja juga dicampur obat untuk melumpuhkan sebagian badanmu juga organ bagian kepala" Jelas Freddy santai
" APA!?" Teriak Hanny
" Apa yang kau berikan padaku?" Tanya Tuan Zack sambil menahan kesakitan dileher
" Sejenis obat anti depresi dan obat melumpuhkan organ saraf juga ,mengaburkan penglihatan dan efeknya seperti mayat hidup" Jelas Freddy
" Ayo kita pergi , tugas kita selesai" Ajak Franky
Franky dan Freddy melangkah keluar meninggalkan ayah dan anak diruangan tersebut dengan kondisi tubuh sudah lunglai
Saat Franky dan Freddy akan melangkah dipintu keluar , tiba-tiba......
" DOR"
" DOR"
Tuan Zack melepaskan peluru tepat di kaki Franky sebanyak 2kali
" AAARRRGGHHHH" Franky menegang kakinya yang terkena tembakan
Freddy yang melihat dengan gesit membalikkan badannya dan melompat kearah tuan Zack , pistol yang dipegang oleh tuan Zack terjatuh
Saat hendak turun dari lompatannya, kedua kaki Freddy menendang wajah tuan Zack bertubi-tubi
Hanny berdiri dengan tertatih dan berusaha mengambil senjata
__ADS_1
Freddy melihatnya lalu menendang pistol itu ke arah Franky lalu menahan kedua tangan Hanny ke belakang
Dengan cepat Freddy mengeluarkan sebuah jarum suntik lagi
" Sepertinya obat yang ku suntikkan sangat sedikit , Baiklah...Akan ku tambahkan"
Freddy langsung menyuntikkan racun dilengan Hanny
" KAU...Apalagi ini?" Hanny memegang lengannya
" Itu adalah racun yang tidak ada penawar nya , jika kamu ingin sembuh , memohonlah padaku"
Saat mendengar suara tembakan dari dalam ,
Neo , Marco dan para agen rahasia lainnya masuk ke dalam gedung tua tersebut
" Tuan ..Anda terluka" Kata Neo saat melihat Franky terduduk dengan memegang kakinya
" Tidak apa , Hanya luka kecil" Kata Franky dengan tersenyum
" Marco... selesaikan tugasmu , bawa itu sebagai barang bukti" Kata Freddy sambil menunjuk sebuah pistol milik Tuan Zack
Freddy memapah Franky pergi sana ,dan Marco dan para agen rahasia lainnya menangkap tuan Zack dan Hanny
Neo membantu Franky dan Freddy membuka pintu mobil
" Neo , Selama aku tidak disini , pantau terus kedua gengster itu dan laporkan padaku" Pinta Freddy
" Baik Tuan.." Kata Neo sambil menundukkan kepalanya
Setelah membantu Franky naik ke mobil , Freddy menepuk bahu Neo dan berkata
" Terimakasih"
Freddy berjalan memutari mobil sport lalu membuka pintu dan masuk
Freddy melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi
Franky menelepon Cherry , Namun ponsel Cherry tidak diangkat
Hingga berkali-kali, ponsel Cherry tetap tidak diangkat
Franky lalu menelpon Ayahnya , hingga berkali-kali juga ponsel Ayahnya tidak diangkat
" Apa yang terjadi, Kenapa tidak mengangkat telepon ku?" Kata Franky dengan cemas
Freddy melirik ke arah Franky sebentar dan fokus lagi melihat jalan ke depan
" Coba telepon ke ponsel Ibu atau adik dan Billy" Kata Freddy
"Iya" Kata Franky mengganggukkan kepalanya
Franky lalu menelepon ke ponsel Ibunya
Hal yang sama juga terjadi , begitu juga dengan ponsel Fransisca
" Ckck...Hanya Billy harapan kita satu-satunya , Semoga Billy mengangkat teleponku" Kata Franky berharap
Franky melakukan panggilan kepada Billy , Namun sudah dua kali panggilan , Billy tidak menjawab juga
" Freddy...lebih cepat lagi" pinta Franky kepada Freddy dengan perasaan was-was
Hati Franky berkecamuk tak beraturan memikirkan kondisi Cherry saat ini
" Semoga kamu tidak apa-apa,sayang" Kata Franky dalam hati
__ADS_1
" Tuhan , Lindungi Cherry dan keluargaku" Kata Freddy dalam hati
Perasaan kedua pria tampan yang sedang dalam perjalanan menuju bandara sangatlah kacau
Sebab Tuan Zack memerintahkan anak buahnya untuk mengejar Cherry dan keluarganya
" Kakak , Cek lokasi Cherry dan yang lain" Pinta Freddy pada Franky
"Baik" kata Franky lalu membuka ponselnya
Dalam ponselnya sudah terhubung alat pelacak yang dipakai oleh Cherry
" Titiknya sudah dibandara" Kata Franky
Franky menghubungi Billy lagi.
Hingga akhirnya mereka sampai dibandara
Franky yang terluka dikakinya berjalan tertatih-tatih dan hampir terjatuh
" Kakak..." Freddy memapah Franky
" Freddy,Kita harus cepat menyelamatkan Cherry" Kata Franky
" Bagaimana dengan kaki kakak?" Tanya Freddy
" Jangan khawatirkan aku , Ini hanya luka kecil " Kata Franky
" Kakak , duduklah terlebih dahulu" Freddy mendudukkan Franky lalu mengeluarkan sebuah pil
" Minumlah agar kakak bisa bertahan, Aku akan mengeluarkan pelurunya"
Franky langsung menelan sebuah pil yang diberikan oleh Freddy
Freddy berjongkok didepan Franky dan melepas sepatu kakaknya
Freddy mengeluarkan pisau kecil dan merobek sedikit kulit di kaki Franky
Dengan gesit Freddy berhasil mengeluarkan satu peluru , kemudian merobek lebih dalam lagi daging kakinya
" AAARRRGGHHHH" teriak Franky kesakitan
" Tahan sebentar kak..' Kata Freddy lalu dengan cepat mengeluarkan satu peluru lagi
" Sudah" Kata Freddy lalu mengeluarkan sapu tangannya lalu membungkus lukanya
" Apa sudah lebih baik?" Tanya Freddy pada Franky
Franky mengganggukkan kepalanya dan menepuk bahu adiknya lalu berkata
" Thanks bro" Kata Franky dengan tersenyum manis
Franky dan Freddy lalu melangkah menuju keruang tunggu bandara
Dilihatnya semua orang disana tampak ricuh dan berantakan
Para satpam sedang sibuk menertipkan semua orang
Freddy menghampiri salah seorang satpam dan bertanya
" Apa yang terjadi?"
" Tadi sekelompok orang masuk dan membuat keributan , sampai terjadi perkelahian " jelas satpam tersebut
" Baik.. Terima kasih" kata Freddy
__ADS_1