KING DRAGON

KING DRAGON
" DOR" " DOR"


__ADS_3

"KURANG AJAR" Pekik Franky dalam hati


Walaupun Cherry adalah kelemahan Franky, Namun didepan musuh , dia tidak akan menunjukkan sisi lemahnya


Freddy dengan cekatan mengirimkan pesan kepada Billy untuk segera menyusul keluarganya ke bandara dan berjaga-jaga disekitar tanpa tuan Zack sadari


" HAHAHAHA...Apa kau takut, Tuan muda?" Ejek Tuan Zack


Franky memasang senyum manis dan melipat tangannya didada lalu bertanya


" Kenapa kau jadi pengecut Tuan Zack?Jika yang bermasalah adalah kita , mengapa harus melibatkan keluarga? Bukankah Anda pria sejati dan Ketua GENGSTER,bukan?" Ujar Franky menutupi kekhawatirannya memikirkan keselamatan Cherry dan keluarganya


" Jika kau mau menikah dengan putriku , maka aku lepaskan mereka" Kata Tuan Zack


" Tunjukkan dimana mereka?" Tanya Freddy memancing Tuan Zack


Menurut laporan yang diterima Freddy dari Nico , Asisten kepercayaan Freddy


Keluarga ONG dan Cherry sudah berada dibandara dengan selamat ,


Nico melakukan pantauan dari GPS yang diberikan Freddy pada keluarganya


Saat Tuan Zack mengeluarkan ponselnya dan hendak mencari nomor telepon anak buahnya ,


Disaat bersamaan Freddy berjalan santai memutar Tuan Zack lalu menancapkan jarum suntik ke leher Tuan Zack


" AAARRRGGHHHH, Apa yang kau lakukan?" Tanya Tuan Zack dengan memegang lehernya yang sakit


Franky lalu menangkap tangan Hanny yang hendak menolong Ayahnya


" Sekarang giliran mu" Kata Franky lalu memegang lengan kanan Hanny dan membekapnya ke belakang


Freddy lalu menyuntikkan 2 jarum suntik ke leher Hanny


" Wow..kau benar-benar kejam , Bro.. hahahaha" kata Franky dengan tertawa


" Apa yang kau suntikkan padaku?" Tanya Hanny memegang lehernya


" Sejenis obat untuk menghentikan organ reproduksi mu bekerja juga dicampur obat untuk melumpuhkan sebagian badanmu juga organ bagian kepala" Jelas Freddy santai


" APA!?" Teriak Hanny


" Apa yang kau berikan padaku?" Tanya Tuan Zack sambil menahan kesakitan dileher


" Sejenis obat anti depresi dan obat melumpuhkan organ saraf juga ,mengaburkan penglihatan dan efeknya seperti mayat hidup" Jelas Freddy


" Ayo kita pergi , tugas kita selesai" Ajak Franky


Franky dan Freddy melangkah keluar meninggalkan ayah dan anak diruangan tersebut dengan kondisi tubuh sudah lunglai


Saat Franky dan Freddy akan melangkah dipintu keluar , tiba-tiba......


" DOR"


" DOR"


Tuan Zack melepaskan peluru tepat di kaki Franky sebanyak 2kali


" AAARRRGGHHHH" Franky menegang kakinya yang terkena tembakan


Freddy yang melihat dengan gesit membalikkan badannya dan melompat kearah tuan Zack , pistol yang dipegang oleh tuan Zack terjatuh


Saat hendak turun dari lompatannya, kedua kaki Freddy menendang wajah tuan Zack bertubi-tubi


Hanny berdiri dengan tertatih dan berusaha mengambil senjata

__ADS_1


Freddy melihatnya lalu menendang pistol itu ke arah Franky lalu menahan kedua tangan Hanny ke belakang


Dengan cepat Freddy mengeluarkan sebuah jarum suntik lagi


" Sepertinya obat yang ku suntikkan sangat sedikit , Baiklah...Akan ku tambahkan"


Freddy langsung menyuntikkan racun dilengan Hanny


" KAU...Apalagi ini?" Hanny memegang lengannya


" Itu adalah racun yang tidak ada penawar nya , jika kamu ingin sembuh , memohonlah padaku"


Saat mendengar suara tembakan dari dalam ,


Neo , Marco dan para agen rahasia lainnya masuk ke dalam gedung tua tersebut


" Tuan ..Anda terluka" Kata Neo saat melihat Franky terduduk dengan memegang kakinya


" Tidak apa , Hanya luka kecil" Kata Franky dengan tersenyum


" Marco... selesaikan tugasmu , bawa itu sebagai barang bukti" Kata Freddy sambil menunjuk sebuah pistol milik Tuan Zack


Freddy memapah Franky pergi sana ,dan Marco dan para agen rahasia lainnya menangkap tuan Zack dan Hanny


Neo membantu Franky dan Freddy membuka pintu mobil


" Neo , Selama aku tidak disini , pantau terus kedua gengster itu dan laporkan padaku" Pinta Freddy


" Baik Tuan.." Kata Neo sambil menundukkan kepalanya


Setelah membantu Franky naik ke mobil , Freddy menepuk bahu Neo dan berkata


" Terimakasih"


Freddy berjalan memutari mobil sport lalu membuka pintu dan masuk


Freddy melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi


Franky menelepon Cherry , Namun ponsel Cherry tidak diangkat


Hingga berkali-kali, ponsel Cherry tetap tidak diangkat


Franky lalu menelpon Ayahnya , hingga berkali-kali juga ponsel Ayahnya tidak diangkat


" Apa yang terjadi, Kenapa tidak mengangkat telepon ku?" Kata Franky dengan cemas


Freddy melirik ke arah Franky sebentar dan fokus lagi melihat jalan ke depan


" Coba telepon ke ponsel Ibu atau adik dan Billy" Kata Freddy


"Iya" Kata Franky mengganggukkan kepalanya


Franky lalu menelepon ke ponsel Ibunya


Hal yang sama juga terjadi , begitu juga dengan ponsel Fransisca


" Ckck...Hanya Billy harapan kita satu-satunya , Semoga Billy mengangkat teleponku" Kata Franky berharap


Franky melakukan panggilan kepada Billy , Namun sudah dua kali panggilan , Billy tidak menjawab juga


" Freddy...lebih cepat lagi" pinta Franky kepada Freddy dengan perasaan was-was


Hati Franky berkecamuk tak beraturan memikirkan kondisi Cherry saat ini


" Semoga kamu tidak apa-apa,sayang" Kata Franky dalam hati

__ADS_1


" Tuhan , Lindungi Cherry dan keluargaku" Kata Freddy dalam hati


Perasaan kedua pria tampan yang sedang dalam perjalanan menuju bandara sangatlah kacau


Sebab Tuan Zack memerintahkan anak buahnya untuk mengejar Cherry dan keluarganya


" Kakak , Cek lokasi Cherry dan yang lain" Pinta Freddy pada Franky


"Baik" kata Franky lalu membuka ponselnya


Dalam ponselnya sudah terhubung alat pelacak yang dipakai oleh Cherry


" Titiknya sudah dibandara" Kata Franky


Franky menghubungi Billy lagi.


Hingga akhirnya mereka sampai dibandara


Franky yang terluka dikakinya berjalan tertatih-tatih dan hampir terjatuh


" Kakak..." Freddy memapah Franky


" Freddy,Kita harus cepat menyelamatkan Cherry" Kata Franky


" Bagaimana dengan kaki kakak?" Tanya Freddy


" Jangan khawatirkan aku , Ini hanya luka kecil " Kata Franky


" Kakak , duduklah terlebih dahulu" Freddy mendudukkan Franky lalu mengeluarkan sebuah pil


" Minumlah agar kakak bisa bertahan, Aku akan mengeluarkan pelurunya"


Franky langsung menelan sebuah pil yang diberikan oleh Freddy


Freddy berjongkok didepan Franky dan melepas sepatu kakaknya


Freddy mengeluarkan pisau kecil dan merobek sedikit kulit di kaki Franky


Dengan gesit Freddy berhasil mengeluarkan satu peluru , kemudian merobek lebih dalam lagi daging kakinya


" AAARRRGGHHHH" teriak Franky kesakitan


" Tahan sebentar kak..' Kata Freddy lalu dengan cepat mengeluarkan satu peluru lagi


" Sudah" Kata Freddy lalu mengeluarkan sapu tangannya lalu membungkus lukanya


" Apa sudah lebih baik?" Tanya Freddy pada Franky


Franky mengganggukkan kepalanya dan menepuk bahu adiknya lalu berkata


" Thanks bro" Kata Franky dengan tersenyum manis


Franky dan Freddy lalu melangkah menuju keruang tunggu bandara


Dilihatnya semua orang disana tampak ricuh dan berantakan


Para satpam sedang sibuk menertipkan semua orang


Freddy menghampiri salah seorang satpam dan bertanya


" Apa yang terjadi?"


" Tadi sekelompok orang masuk dan membuat keributan , sampai terjadi perkelahian " jelas satpam tersebut


" Baik.. Terima kasih" kata Freddy

__ADS_1


__ADS_2