
Setelah berkata dan berpesan pada satpam , Freddy lalu melangkah dan masuk ke dalam mobil
" Apa semua baik-baik saja?" Tanya Cherry saat melihat Freddy masuk ke dalam mobil
" Jangan khawatirkan apapun, Sayang...Semua akan baik-baik saja!" Kata Freddy lalu merangkul Cherry
" Kita ke kantor ya ,Pak!" Pinta Freddy pada supir
" Baik Tuan!" Jawab supir lalu menjalankan mobilnya menuju kantor , Dimana seluruh anggota parlemen sudah menunggu kehadiran Freddy
✨✨✨✨✨✨✨✨✨
Disebuah taman yang asri dan sepi , Tampak sebuah mobil mewah terparkir dengan rapi di barisan bunga-bunga yang indah
Di dalam sebuah mobil mewah itu nampak seorang pria memakai topi berwarna coklat dan masker berwarna senada sedang memikirkan sesuatu
Hembusan angin membawa aroma bunga tidak dirasakan olehnya karena tertutup oleh masker
Pikirannya menerawang jauh , Kejadian beberapa tahun yang silam , Hal yang sangat dia sesali sampai sekarang
Kejadian masa lalu yang mungkin tidak bisa di maafkan oleh seseorang yang sangat dia cintai
Rasa menyesal terus menghinggapi dirinya , Namun sekarang tekadnya ingin memperbaiki diri , Dan berharap orang yang dia cintai bisa menerimanya
" Maafkan aku , Semoga perubahan ku ini bisa membuka pintu maaf untuk ku, Aku sangat menyesal , Hanya karena ingin membalas dendam atas luka lama, Aku menggoreskan luka yang sangat dalam dan luka yang pertama bagi mu, Padahal aku tahu kamu tidak bersalah , kamu hanya korban dari keegoisanku, Semoga kamu bisa menerimaku kembali , Aku tahu suami mu sudah meninggal , Semoga aku bisa menggantikan posisi suamimu di hati mu! AKU MENCINTAI MU , CHERRY!. Ucap pria tersebut sambil memejamkan matanya
" Huuuuufffftttt"
Pria tersebut menghembuskan nafas kasar
" Baiklah... Bagaimana pun aku harus berusaha mengambil hatimu!" Kata pria tersebut
Dengan semangat yang membara , Pria tersebut menjalankan mobilnya menuju kediaman Freddy
🎀🎀🎀🎀🎀💞💞💞💞💞
Sementara dalam pantauan CCTV yang di perhatikan oleh satpam , Merasa sangat tidak nyaman dengan mobil terparkir disimpan jalan istana tersebut
Satpam melirik ke arah jarum jam lalu mencatat secara terperinci waktu , jenis mobil dan plat mobil yang sedang memperhatikan kondisi istana
Sekitar dua jam , Mobil tersebut tetap berada di sana , Satpam pun tidak melepaskan pandangannya dari mobil tersebut
Detik berjalan, Menit pun berlalu , dan jam pun sudah berganti ke jam berikutnya
Sudah tiga jam mobil tersebut terparkir cantik di simpang jalan istana , Hal itu pun dirasa sangat tidak nyaman
Akhirnya satpam tersebut menelepon Freddy dan akan memberi tahukan kondisinya
Satpam mengeluarkan ponselnya dan menelepon Freddy
__ADS_1
📱📱📱📱📱📱📱📱
Diruang rapat , Para anggota parlemen dan anggota dewan sudah keluar dari ruangan setelah menyalami Freddy dan Cherry
Freddy yang baru saja menyelesaikan rapatnya , Freddy tetap duduk di kursi kebesarannya lalu mengeluarkan ponselnya dari saku celananya
Ponselnya bergetar
" SATPAM ISTANA " CALLING.....
Kening Freddy mengerut melihat nama panggilan dari ponselnya
" Apa terjadi sesuatu di istana?" Freddy menerka dalam hati
" Halo" Jawab Freddy Setelah menerima panggilan tersebut
" Tuan...Saya ingin melaporkan , Sejak tiga jam yang lalu , Sebuah mobil terparkir di simpang jalan istana ini , Pemilik mobil tidak pernah keluar dari mobilnya,Tuan, Saya sangat curiga ,Tuan!" Lapor supir tersebut pada Freddy
" Baik, Aku akan memeriksanya, Pantau terus mobil itu dan segera laporkan padaku jika situasi tidak memungkinkan!" Pinta Freddy
" Baik Tuan!" Jawab satpam tersebut lalu mengakhiri pembicaraan dengan Freddy
Freddy menutup Ponsel lalu memasukkannya dalam saku celana
Cherry yang sedari tadi mendengar pembicaraan Freddy hanya bisa menyimak sambil duduk manis di sebelah Freddy
Cherry menatap Freddy penuh tanda tanya di kepalanya , Berharap Freddy memberitahunya tanpa bertanya
Freddy berdiri lalu mendekati Cherry dan mendekatkan mulutnya ke telinga Cherry
" Jika kau sangat penasaran , Ayuk kita ruangan kerja untuk melihat lebih jelas!" kata Freddy sambil tersenyum lalu menggenggam tangan Cherry
Cherry mengikuti Freddy melangkah keluar dari ruangan tersebut menuju ruang kerja Freddy
Sesampainya di ruangan kerja Freddy , Freddy mendudukkan Cherry di samping meja kerjanya lalu dia sendiri duduk di kursi kebesarannya
Freddy tersenyum manis pada Cherry sambil membuka laptop yang ada di hadapannya
" Ada apa? Kenapa kakak tersenyum?" Tanya Cherry yang kelilingi rasa binggung karena tingkah suaminya
" Firasat ku mengatakan , Sesuatu yang akan terjadi berasal dari masa lalu mu!" Kata Freddy
" Hah! Maksud kakak apa?" Cherry terkejut dengan penuturan Freddy
" Kau akan tahu nanti , Kita cek terlebih dahulu" Kata Freddy lalu mengarahkan mouse laptop pada suatu tanda di layar laptop
Tampak di layar laptop, Gambar suasana halaman di istana, Freddy lalu mengarahkan ke sudut jalan dekat istana
Sebuah mobil mewah berwarna hitam terparkir diam disana , Freddy memperbesar tampilan pada gambar mobil tersebut
__ADS_1
" Bukankah mobil ini yang mengikuti kita tadi pagi?" Kata Freddy
Cherry yang sangat penasaran lalu bangkit dari duduknya dan melangkah mendekati Freddy dan memperhatikan tampilan layar di laptop
" Iya , Kenapa dia ada di dekat istana?" Tanya Cherry
Freddy tersenyum lalu memegang pinggang Cherry dengan lembut
" Duduklah disini , Jika terlalu banyak berdirinya , Kamu akan capek karena menampung beban berat!" Kata Freddy lalu mendudukkan Cherry di atas kedua pahanya
" Bayi ini bukan beban bagiku, Dan aku tidak merasa capek menampung mereka di rahimku, Aku rela dan iklas demi kakak!" kata Cherry
Senyum mengembang di bibir Freddy
Bahagia? Tentu...Siapa yang tidak luluh lantak atas perkataan istri tercintanya
" Terima kasih sayang, Hal itu sangat aku sukai !" Kata Freddy lalu mencium pipi Cherry
Cherry tersenyum melihat Freddy bahagia lalu memeluknya
Freddy mengarahkan lagi mouse pada mobil tersebut
" Apa kau ingin tahu siapa pemilik mobil itu , Sayang?" Tanya Freddy
" Menurut kakak ,Siapa orangnya?" Tanya balik Cherry
" Sudah aku katakan , Aku mempunyai feeling jika orang itu adalah orang dari masa lalu mu!" kata Freddy
" Siapa?" Tanya Cherry binggung
" Baik, Jika kau penasaran, Kita akan menyelidikinya" Kata Freddy
Freddy membuka sebuah situs , Dimana situs tersebut hanya di perbolehkan oleh pihak kepolisian setempat yang berhak membukanya
Namun apa yang Freddy lakukan tidaklah melanggar Karena Freddy tentu memiliki wewenang seperti itu , Dimana dia adalah seorang presiden
Bahkan pemilihan pimpinan kepolisian saja , Freddy yang menentukan
Freddy melacak semua data tentang kepemilikan mobil mewah tersebut
Tak butuh waktu lama bagi Freddy melacak informasi tersebut
Sungguh di luar dugaan Freddy , Semua data yang Freddy dapatkan adalah data dari kakak kandungnya yaitu FRANKY ONG
Mata Freddy terbelalak , Amarah tampak di wajahnya
Cherry melihatnya lalu memeluk Freddy
" Kakak " Suara lembut Cherry mampu meredakan amarah Freddy
__ADS_1
Freddy yang sudah dibakar emosi ,Seketika luluh mendengar suara lembut istri tercintanya