
" PERGILAH...AKU AKAN MEMBUNUH MU JIKA KAU MASIH DI SANA!" Teriak Freddy ketus
Shui Er sangat kecewa dengan perlakuan dan kata-kata Freddy langsung turun dari pohon dan melangkah pergi meninggalkannya istana
Freddy yang melihat shui Er sudah pergi , Akhirnya dia menutup jendela
Sebelum masuk ke dalam kamar mandi , Mata Freddy mengawasi Cherry yang masih terlelap dengan tidurnya
Freddy menyunggingkan senyuman lalu masuk ke dalam kamar mandi dan melakukan ritual mandinya
Tak lama , Freddy pun keluar dari kamar mandi , Dengan berbalut handuk menutupi tubuhnya bagian bawah , Freddy melangkah ke tempat tidur tempat Cherry tidur lalu mengambil celananya dan memakainya
Mendengar suara pintu kamar mandi di buka , Cherry pun membuka matanya seketika
Ketika membalikkan badannya ke arah yang berlawanan , Betapa terkejutnya Cherry melihat Freddy berdiri di hadapannya yang hanya memakai celana tanpa baju
Freddy melihat ekspresi Cherry terkejut lalu dengan cepat menghampirinya
" Kenapa sayang?" Tanya Freddy lalu mendekati Cherry
" Tidak , Aku terkejut , Tidak ada suara tapi kakak tiba-tiba muncul di depan ku!" Kata Cherry seraya bangkit dari tidurnya dan duduk di ranjang yang besar
Freddy mengambil baju memakainya lalu mendekati Cherry
Freddy memeluk Cherry dan mencium pucuk kepala Cherry
Cherry membalas pelukan Freddy dan tenggelam dalam bahu Freddy
" Apa kau lapar?" Tanya Freddy dengan lembut
" Eeuummm , Sangat lapar " Jawab Cherry sambil mengganggukkan kepalanya
'' Baiklah , Aku akan meminta Bibi untuk mengantar makanan" Kata Freddy lalu melonggarkan pelukannya lalu berdiri di samping ranjangnya
Freddy memegang gagang telepon yang tergantung di dinding kamarnya lalu menekan satu angka
" Halo" Terdengar jawaban dari balik gagang telepon tersebut
Seorang pelayan menerima panggilan tersebut
" Apa makanan istriku sudah selesai? " Tanya Freddy langsung
" Sudah Tuan!" Jawabnya
" Antarkan segera ke kamar ku, Beserta makanan ku!" Kata Freddy
" Baik Tuan!" Jawab pelayan tersebut
Freddy meletakkan kembali gagang telepon tersebut di tempatnya lalu kembali mendekati Cherry
" Kau sudah menjelaskan kepada Phillip, bukan?" Tanya Freddy sambil mengelus perut Cherry yang masih rata dan dengan satu tangannya memeluk pinggang Cherry
__ADS_1
" Iya , Dan dia sangat bahagia" jawab Cherry dengan senyuman manis
" Pastinya sayang... Semua akan bahagia menyambut buah hati kita!" Kata Freddy lalu mengecup mesra kening Cherry
" TOK"
" TOK "
" TOK "
Suara pintu kamar Freddy dan Cherry di ketuk dari luar
"Sebentar ,Sayang..Mungkin itu pelayan yang mengantar makanan untuk kita" kata Freddy lalu melepas pelukannya lalu berdiri dan melangkah ke arah pintu dan membukanya
Saat pintu terbuka, Dua pelayan sudah berdiri di depan pintu
" Tuan , Kami mengantar makanan untuk Tuan dan Nyonya" Kata pelayan sambil memegang nampan di kedua tangannya
" Letakkan di nakas saja " Pesan Freddy pada pelayan dengan tetap berdiri dan memegang handle pintu kamarnya
Kedua pelayan tersebut melangkah masuk menuju nakas lalu meletakkan makanan di atas nakas tersebut
Sorot mata Freddy yang tajam tetap fokus memperhatikan gerak gerik pelayanannya dari masuk ke kamarnya hingga meletakkan makanan di atas nakas
" Jika tidak ada hal lain lagi , Saya permisi,Tuan!" Kata pelayan satunya lagi setelah selesai meletakkan makanan di atas nakas
" Baik , Terima kasih!" Kata Freddy dengan tatapan mata mengarah ke makanan di atas nakas
Saat Freddy hendak menutup pintu , Tiba-tiba terdengar suara orang berteriak
" TUNGGU"
Suara seorang pria dengan tangan memegang paksa kedua pelayan yang tadi masuk membawa makanan untuk Freddy dan Cherry
Freddy membuka kembali pintu kamarnya mendengar seseorang berteriak dengan suara menggema di ruangan itu
" EZRILLO SKY?" Kata Freddy dengan membelalakkan matanya
" Maaf Tuan ,Jika saya mengganggu kenyamanan anda , Tapi jika saya tidak memberitahu anda , Saya tidak akan memaafkan diri saya sendiri jika terjadi sesuatu dengan keluarga anda!" Jelas Ezrillo Sky
" Apa maksudmu?" Tanya Freddy dengan binggung
Ezrillo lalu mendorong kedua pelayan tersebut ke lantai
" Cepat kalian jelaskan pada Tuan Freddy , Apa yang kau campurkan di dalam makanan Nyonya Cherry ?" Tanya Ezrillo dengan menekan rahang kedua pelayan tersebut lalu menghempaskan dengan kasar
" Aku tidak mencampurkan apa-apa , itu hanya bumbu masakan!" Kata pelayan tersebut dengan memegang kedua kakinya yang kesakitan karena di dorong paksa oleh Ezrillo
Mendengar hal itu , Freddy dengan wajah emosi masuk kembali ke kamarnya menuju nakas lalu mengambil piring berisi makanan lalu menciumnya
Wajah Freddy sudah memerah , Dengan memegang piring di tangannya , Freddy berjalan keluar lalu berjongkok di depan pelayan tersebut dan meletakkan makanan di hadapan pelayan wanita tersebut
__ADS_1
" Jika kau tidak memberi apa-apa didalam makanan ini , Maka anda tidak akan takut untuk menghabiskannya!" Kata Freddy
" Ta.. ta...tapi , Ini punya Nyonya!" Kata pelayan wanita satunya lagi dengan beralasan
Freddy berdiri dari jongkoknya dan melangkah ke sofa
" Aku menginjinkan kalian menikmatinya" Kata Freddy seraya menghempaskan bokongnya di sofa
Kedua pelayan wanita tersebut hanya menunduk memperhatikan makanan di depannya
Kedua pelayan wanita tersebut saling berpandangan , Ada rasa ragu dan takut untuk mencicipinya
" Cepat lakukan , Sebelum aku memaksa kalian secara kasar!" Kata Freddy
Cherry yang mendengar suara ribut akhirnya bangkit dari ranjangnya dan berjalan keluar
" Kakak , Ada apa ini?" Tanya Cherry pada Freddy yang duduk membelakanginya
Freddy mendengar suara Cherry lantas langsung berdiri dan menghampiri Cherry
" Sayang , Mengapa tidak berisitirahat saja di kamar!" kata Freddy lembut
" Aku mendengar suara teriakkan , Ada apa?" Tanya Cherry sambil memperhatikan sekitar
Tatapan mata Cherry tertuju pada Ezrillo Sky yang sedang tersenyum manis padanya
Melihat hal itu , Pelayan Wanita yang terduduk di lantai secara tiba-tiba berdiri dan mengeluarkan pisau lipat kecil dan berlari ke arah Cherry dan Freddy
Ezrillo yang melihat hal tersebut dengan refleks menggeluarkan senjata api dari sakunya lalu melepas mesiu ke arah pelayan wanita tersebut
" DOR "
" DOR "
Pelayan wanita tersebut terjatuh lalu memegang lengannya yang terluka dan sakit akibat mesiu yang di lepaskan oleh Ezrillo
" AAARRRGGHHHH" Teriaknya sambil memegang lengannya
Tak tinggal diam , Temannya yang sedari tadi hanya terduduk dilantai sambil mengamati temannya yang terluka , Akhirnya perlahan berdiri lalu berlari ke arah temannya
" Kau tidak apa-apa?" Tanya temannya
Dengan memakai kode isyarat melalui tatapan mata selama beberapa detik
Temannya mengelus dan membersihkan darah pada lengan temannya itu
" SIAPA YANG MEMBAYAR KALIAN????" Tanya Freddy sambil memeluk Cherry
" Untuk apa anda mengetahuinya?Bukankah anda ingin membunuh kami? Bunuh saja!" Kata temannya tersebut
Secara diam-diam , Wanita yang terluka tersebut menyerahkan pisau lipat kecil kepada temannya
__ADS_1
Temannya lalu berdiri dan dengan cepat berlari ke arah Cherry