
"Akan aku ikuti permainan mu " Kata Freddy dalam hati
" Kak , Aku pergi dulu dengan kak Celina" Pamit Cherry pada Freddy
Freddy menganggukkan kepalanya lalu tersenyum
" Hati-hati" Pesan Freddy dengan mengelus lembut kepala Cherry sambil tersenyum manis
" Iya kak" Jawab Cherry dengan tersenyum manis
Cherry mengarahkan pandangannya pada Phillip
" Mommy pergi dulu ya ,Sayang!" Pamit Cherry pada Phillip
Phillip melangkahkan kakinya mendekati Mommy nya
Melihat putranya menghampiri dirinya, Cherry berjongkok lalu merentangkan kedua tangannya hendak memeluk putranya
Ketika tiba di hadapan Cherry yang sudah berjongkok , Tanpa basa basi , Phillip masuk dalam pelukan Cherry yang hangat
" Mommy....Apapun yang terjadi nanti , Aku harap Mommy jangan panik, Tetap tenang , Demi adik ku , Dan jangan beritahu siapapun jika dalam tubuh mommy terdapat alat GPS yang terpasang sudah sejak lama" Pesan Phillip kepada Cherry dengan berbisik di telinga Cherry
Setelah selesai membisikkan pesan untuk Cherry , Phillip mengecup kedua pipi Cherry
Dengan wajah binggung atas pesan dari Phillip , Cherry hanya bisa tersenyum tanpa banyak bertanya
Phillip mundur selangkah dan tersenyum melihat Cherry berdiri dengan wajah yang tidak dapat di lukiskan
" Baiklah , Kami jalan dulu" Kata Celina memecah suasana hangat dalam keluarga kecil Cherry sambil dengan menatap ke arah Freddy dengan harapan Freddy mengucapkan kata yang sama kepada Cherry untuk dirinya
Namun harapan tinggal harapan, Jangankan mengucapkan pesan dan kata-kata indah , Freddy sedikit pun tidak peduli kepada Celina
Freddy hanya menatap lembut kepada sang istri dan mengantar Cherry sampai di pintu mobil di ikuti oleh Phillip
" Ini yang terakhir kali kau bisa merasakan kehangatan dan keromantisan darinya , Besok dan nanti juga selamanya , Aku yang akan menggantikan posisimu , Cherry" Kata Celina dengan geram dan wajah yang sangat-sangat murka
Tanpa Celina sadari , seorang bocah memperhatikan tingkahnya juga tidak lupa , Ada ultimatum dalam hatinya
" Permainan yang kau ciptakan , Akan berakhir untuk diri mu sendiri , BERANI KAMU MENGGANGGU KELUARGA ONG, SAMA DENGAN KAMU MENGANTAR NYAWAMU" Kata Phillip dalam hati sambil menatap tajam ke arah
" Ayo kak...." Ajak Celina pada Cherry dengan senyuman terpaksa
__ADS_1
Freddy membuka pintu mobil untuk Cherry dan dengan lembut mengelus rambut Cherry yang berantakan akibat terpaan angin
Celina yang juga ikut masuk dan duduk disamping Cherry melihat hal tersebut, Lagi-lagi emosi dari rasa cemburunya tersulut kembali
" Kabari aku jika terjadi sesuatu" Pesan Freddy pada Cherry lalu mengecup kening Cherry
" Aku akan baik-baik saja ,Kak " Balas Cherry kepada Freddy sambil menatap lembut mata Freddy dengan senyuman indah
Freddy membalas senyuman Cherry lalu mundur selangkah kemudian menutup pintu mobil
Celina memperhatikan senyuman manis Freddy untuk Cherry , Jantungnya seperti terbakar , memburu dengan cepat , hingga jari jemarinya tanpa sadar menggengam erat tas ranselnya
Celina menutup matanya agar bisa melepas emosi yang terpendam
" Sabar Celina.... sebentar lagi" Ucap Celina dalam hati
Supir melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang hingga masuk ke jalan raya
Hiruk pikuk suara kendaraan terdengar ribut karena banyaknya kendaraan yang lalu lalang
Di antara kebisingan tersebut , Supir membuka musik yang ada di dalam mobil
Terdengar alunan musik dengan nada yang mengingatkan Cherry dengan kenangan pahit masa lalu
" Pak...Apa boleh diganti dengan lagu yang lain?" Tanya Cherry
" Tap....Tapi...." Kata supir dengan terbata
"Jangan ,Pak....Aku suka..." Kata Celina dengan menyinggung senyuman sinis
" Mengapa kamu membenci lagu tersebut, Cherry?" Tanya Celina yang sudah sangat paham mengapa Cherry sangat membenci lagu itu
Cherry menghela nafas panjang lalu menghembus kasar dan memutar kepalanya melihat ke arah Celina
" Bukankah aku pernah menceritakan tentang masa lalu ku pada kakak?" jawab Cherry
" Iya , Kau pernah menceritakannya, Tapi Cherry , Itu hanya sebuah lagu....Kamu tidak perlu membenci lagu tersebut" Kata Celina dengan senyuman mengejek
Cherry hanya diam dan melihat ke arah depan dengan perasaan kesal
Hal tersebut di lihat oleh Celina dengan senyuman puas
__ADS_1
Celina mengeluarkan ponsel dari dalam tasnya lalu membuka layar ponselnya
" Cherry...." Panggil Celina
" Iya" Jawab Cherry sambil memutar kepalanya mengarah ke wajah Celina
" Hmmm.... Bagaimana jika David datang dan ingin kembali padamu?" Tanya Celina
" Tidak mungkin" Jawab Cherry singkat dan memutar kepalanya melihat ke arah jendela mobil
" Apanya yang tidak mungkin, David bahkan sangat mencintaimu ..Dan jika kamu bisa bersamanya , Mungkin kamu akan lebih bahagia di bandingkan kamu dengan Freddy" Kata Celina dengan sengaja
Dengan senyuman manis namun pandangan tetap mengarah ke jendela mobil dan melihat lalu lalang laju kendaraan di jalan raya , Cherry membalas perkataan Celina
" Jika memang sangat mencintai ku , Bukan sekarang waktunya dia akan membahagiakanku , Tetapi dia akan mempertahankan aku sampai selamanya, Dan jika dia memang mencintai ku , dia tidak akan meninggalkan ku saat itu karena orang lain" Kata-kata Cherry membuat Celina berpikir sejenak
" Apa kakak tahu bagaimana perjuangan kak Franky dan kak Freddy dalam mencintai ku?" Tanya Cherry dengan memutar kepalanya melihat ke arah Celina
Mendengar nama Franky dan Freddy disebut , Celina membelalakkan matanya dan memutar kepalanya melihat ke arah Cherry
Melihat Celina yang sangat antusias dengan ceritanya , Cherry tersenyum manis dan berkata
" Kak Freddy mencintai ku ketika masih aku masih anak-anak dan kak Freddy mencintai ku saat aku dalam usia remaja"
" Sesungguhnya, pengorbanan cinta kak Freddy lebih besar daripada kak Franky , Sehingga di kehidupan sekarang, Aku dan kak Freddy bisa menikah dan saling mencintai"
Cherry berhenti sejenak dan menarik nafas panjang
" Rezeki , Jodoh dan maut...Sudah ditakdirkan, Jika aku dari awal memilih David dan jika itu di paksakan tetapi kami tidak berjodoh, bagaimana pun kami tidak akan bersama , Namun jika aku dan David memang di takdirkan bersama, Mau dipisahkan bagaimana pun , tetap kami bisa bersama , begitu juga dengan aku dan kak Franky juga kak Freddy" jelas Cherry kepada Celina
" Bukankah kak Franky dan kak Freddy adalah saudara kandung , dan kamu dulunya adalah kakak dari Freddy, Bagaimana kalian bisa bersama?" Tanya Celina
" Aku dan keluarga ONG sudah di takdirkan untuk bersama, Satu dengan lainnya, kami memiliki Ikatan karma yang sangat kuat!" Jelas Cherry lagi
" Karma yang bagaimana?" Tanya Celina penasaran
" Kami sudah di takdirkan dalam kehidupan lampau , Dan kehidupan sekarang, Kami hanya menjalankan hasil karma kami" Kata Cherry
Mobil sudah memasuki kawasan pusat perbelanjaan, di gedung pencakar langit ,
Supir memutar mobil agar bisa masuk ke gedung tersebut
__ADS_1
Celina memasukkan ponselnya lalu berkata
" Cherry ,Bolehkah kamu menunggu sebentar di dalam?"