
" Ekhemmm...Apa kalian sedang membicarakan ku?" Tanya Freddy yang sudah selesai membersihkan diri
Dengan pakaian santai dan rambut yang masih basah disisir kebelakang dengan rapi
Terlihat sangat tampan , segar, putih dan lekuk rahang yang menonjol memperindah penampilan Freddy
" Hanya membahas perjumpaan mu dengan Victor" Jawab Leo
" Ayo kita makan , Ibu sudah menunggu kita" Ajak Freddy
Mereka pun bangkit dari duduknya dan berjalan ke dapur
" Selamat malam Nyonya ONG" Sapa Nico dan Nicky kepada Liana yang sedang sibuk menata piring-piring di atas meja
" Selamat malam juga Nico , Nicky...Mari kita makan malam bersama" Liana memutar wajahnya melihat ke arah Nico dan Nicky dan mengajak mereka menikmati makan malam bersama
Freddy menggeser kursi untuk Nico dan Nicky duduk
Bibi Wang mengeluarkan dan menyusun sayur lalu menatanya di atas meja
" Bibi Wang...duduk dan makanlah bersama" Kata Leo
Tak ingin melawan dan menolak majikannya , Bibi Wang pun menurut
" Baik Tuan besar.."Jawab Bibi Wang lalu menggeser kursi dan duduk disebelah Liana
" PAMAN ZHAO" Leo memanggil paman Zhao yang bertugas menjaga halaman dan kebun milik keluarga ONG
Dengan tergopoh-gopoh , Paman Zhao berlari ke dapur
" Tuan besar memanggil saya?" Tanya Paman Zhao
" Duduklah , kita makan bersama" Kata Leo
Paman Zhao merasa sungkan namun tidak bisa menolak perintah majikannya
" Baik Tuan besar" Kata Paman Zhao lalu masuk ke dalam dapur dan tak lama keluar dengan memegang piring di tangan
" Mari kita nikmati makan malam bersama hari ini " Kata Leo
Mereka semua menikmati makan malam bersama
Leo dan keluarga selalu memperlakukan para pekerja dirumahnya layaknya keluarga , tak ada perbedaan strata baginya , Semuanya adalah Keluarga
Setelah selesai makan malam , Freddy, Nico dan Nicky beranjak dari duduknya dan melangkah ke ruang kerja Freddy
" Bagaimana menurut mu tentang LIANG CORP?" Tanya Freddy kepada Nico
" LIANG CORP adalah perusahaan yang sedang berkembang di negara T , Hanya karena anak perusahaan di negara H , mereka mengalami kebangkrutan dan menjual saham perusahaan dengan nilai yang sangat kecil" Jelas Nico
" Aku pernah mendengar ada mata-mata diperusahaan itu" Kata Nicky
__ADS_1
" Apa anda yakin ingin bekerjasama dengan mereka?" Tanya Nico pada Freddy
Freddy tersenyum lalu berkata
" Kau bukan setahun atau dua tahun menjadi asisten dan sekretaris ku , Aku yakin kau tahu dengan jalan pikiran ku " Kata Freddy
Nico tersenyum lalu berkata
" Tentu saja Bos"
" Baiklah.. Nicky,Tolong buat sebuah perjanjian yang akan aku ajukan kepada mereka , jika mereka menolak, maka kerjasama ini batal" Kata Freddy
Freddy mendikte setiap perjanjian yang di ketik langsung oleh Nicky
Nicky melakukan pekerjaannya begitu juga dengan Nico
Mereka membahas bersama apa yang terbaik bagi perusahaan
Selama dua jam mereka berkutat dengan pekerjaan mereka , akhirnya Nico dan Nicky menyelesaikan pekerjaan mereka
" Baiklah... besok pagi tunggu di kantor" Kata Freddy pada Nicky dan Nico
" Baik...Kami mohon ijin kembali" kata Nicky
" Terimakasih Nico dan Nicky" Kata Freddy seraya bangkit dari duduknya dan menepuk kedua asisten kepercayaannya
" Sama-sama Bos" Jawab Nico dan Nicky serentak
Nico dan Nicky pun melangkah keluar dari ruang kerja Freddy dan menemui Leo dan Liana di ruang keluarga
" Terimakasih atas makan malam yang sangat menyenangkan ini Tuan dan Nyonya" Puji Nicky dengan tulus
" Jangan berkata begitu, kami senang bisa mengundang mu untuk makan malam kembali" Kata Leo dengan tersenyum manis
" Terimakasih Tuan besar" Kata Nico dan Nicky bersamaan
Nico , Nicky melangkah meninggalkan rumah utama menuju rumah mereka masing-masing
Setelah mengantar Nico dan Nicky di depan pintu , Freddy kembali berkumpul dengan orang tuanya di ruang keluarga
Freddy duduk bersandar di bahu Ibunya
" Heeii...Dia istri ku , Carilah istri yang bisa kau sandarkan jika lelah bekerja" Kata Leo lalu mendorong bahu Freddy dan duduk diantara Freddy dan Liana
" Beliau adalah ibuku , kepada siapa lagi aku bermanja-manja selain ibuku " Kata Freddy
" Cari istri untuk kau manja" Kata Leo
" PELIT" kata Freddy lalu bangkit dari duduknya
" Kau akan tahu jika kau memiliki istri" Ejek Freddy
__ADS_1
" Teruslah mengejekku" Kata Freddy kesal
" PRROOOOK"
Liana memukul bahu suaminya
" Jangan begitu" Kata Liana kepada Leo lalu berdiri dan memegang lengan anaknya
" Apa ada masalah?" Tanya Liana lembut
" Ibu" Kata Freddy manja lalu memeluk ibunya
Saat memeluknya Liana, wajah Freddy berhadapan langsung dengan Leo
Freddy menjulurkan lidahnya kepada Sang Ayah
" Dasar anak nakal" kata Leo lalu bangkit dari duduknya dan hendak memukul Freddy
Freddy yang melihat Ayahnya hendak memukulnya lalu dengan cepat melepas pelukannya dan mencium pipi Ibunya dan segera berlari dari ruang keluarga tersebut
" Aku sayang padamu, Bu" Ucap Freddy kepada Liana sebelum keluar dari ruang keluarga tersebut sebelum Leo sempat memukulinya
" HUUUFFFTTT...LOLOS... HAHAHAHA'' Kata Freddy ketika sudah sampai dikamarnya dan mengunci pintu
Freddy menghempaskan tubuhnya diranjang yang besar
Pandangan matanya tertuju di langit-langit kamar namun pikirannya jauh melayang di pulau Baru
Ya.... Freddy merindukan Cherry ,
" AAARRRGGHHHH..." Teriak Freddy lalu bangun dari ranjangnya dan melangkah didepan kaca
" Saat aku bekerja, aku hanya tidak sempat merindukanmu, namun jika aku sendiri , bayanganmu tidak bisa lepas dari pikiranku" Kata Freddy sambil berjalan di balkon kamarnya
Freddy mengeluarkan ponselnya, entah kenapa jari jemari Freddy menekan folder galeri di ponselnya
Satu persatu foto pernikahan Cherry di lihatnya
Hingga tiba di bagian Vidio , Vidio saat Freddy menyanyikan lagu di resepsi pernikahan Franky dan Cherry
" Aku mencintaimu dalam diam , aku tidak tahu kapan cinta itu tumbuh dan bersemi dihatiku , aku juga tidak tahu sampai kapan cinta ini akan berpaling setelah kau telah mengenakan gaun putih itu , Hanya satu yang pasti , Aku akan menjagamu selalu walau jauh...Aku akan menjaga kebahagiaan mu , walau aku bukan pasangan mu"
Freddy tersenyum sendiri menyadari kekonyolannya
" Mencintai tak harus memiliki , mencintai mu dengan melihat mu bahagia, adalah kebahagian ku,...Apa begitu?" Freddy bermonolog sendiri
Angin malam dan pohon-pohon yang bergoyang menjadi saksi bisu kerinduan yang mendalam terhadap Cherry
Freddy sudah lama diam-diam menempatkan Cherry didalam hatinya
Hanya melihatnya tertawa bahagia, sehat tak kekurangan suatu apapun, adalah kebahagiaan bagi Freddy
__ADS_1
Sunyi dan sepi dirasakan Freddy saat ini, biasanya Sebelum Cherry dan Franky menikah , Freddy selalu melihat wajah Cherry dirumah utama dan selalu menggoda mereka
Mengingat Cherry baru saja menikah , Freddy memutuskan membuat suplemen untuk Cherry , agar sehat dan bisa menghasilkan penerus keluarga ONG yang Hebat