
" Pergilah ke room sebelah cafe ini , Di sana ada Fransisca dan Phillip yang menunggu , Biarkan aku sendiri disini ...Aku akan menelepon supir untuk membawa kalian pulang!" Kata Freddy
" Kakak" Kata Cherry terhenti setelah melihat Freddy bangkit dari kursinya dan melangkah ke balkon
Dengan lemas , Cherry bangkit dari duduknya dan melangkah pergi dari ruangan tersebut dan pergi ke room sebelah tempat Fransisca dan Phillip menunggu
Fransisca dan Phillip sangat kesal karena Cherry menolak Freddy
Saat Cherry memasuki ruangan, Fransisca yang sudah menahan emosi langsung membawa Cherry masuk dan mendudukkan dengan kasar
" KAU SUNGGUH BODOH,CHERRY, kakakku mencintai mu sejak lama hingga sekarang kau sudah mempunyai phillip pun , dia masih mencintai mu , Artinya cintanya tulus dan murni !" Fransisca mengutarakan kekesalannya pada Cherry
" Di luar masih banyak wanita yang lebih baik dan masih belum pernah menikah , Dan lebih cocok bersanding dengan kak Freddy" Cherry berkata dengan logikanya
" Tapi di hati kak Freddy ada dirimu , Cherry" kata Fransisca dengan kesal setengah mati
Cherry tertunduk lesu , Phillip mendekatinya lalu duduk disamping Cherry
" Mommy. Tanyakan pada hati Mommy sendiri , Apa Mommy memiliki sedikit saja perasaan sayang dan cinta kepada Daddy?" Tanya Phillip
Cherry masih diam mencerna kata-kata anaknya
" Mom....Jika Daddy pergi, Apa Mommy akan bahagia, Apa Mommy akan hidup biasa saja, Tidak kesepian tanpa Daddy yang biasanya setiap hari selalu di temani Daddy sebagai pengganti Papi?" Tanya Phillip bertubi-tubi
Lagi-lagi Cherry hanya terdiam , Bimbang dan ragu , Apakah dirinya benar-benar hanya sebatas sayang sebagai kakak atau akan biasa saja jika kehilangan Freddy
Memikirkan statusnya yang seorang janda , Tentu tidak sepadan dengan Freddy yang masih lajang yang belum pernah menikah.
" TOK"
" TOK "
" TOK "
Suara ketukan pintu memecahkan lamunan Cherry
" Maaf Nyonya, Saya di perintahkan Tuan Freddy untuk mengantar kalian pulang! " Kata supir keluarga istana
" Baiklah!" Kata Cherry
Fransisca yang sangat kesal , menghentakkan kakinya dengan kasar lalu berjalan bak robot dan keluar dari room cafe tersebut
Eric berencana akan menemani Freddy , Tentu saja dia sudah mendapat ijin dari Fransisca , Karena Fransisca menyadari kondisi kakaknya
Cherry dan Phillip bangkit dari duduknya lalu melangkah keluar dari room cafe tersebut
Saat keluar dari room , Cherry membalikkan badannya melihat ke arah Freddy, Cherry hanya bisa menatap punggung Freddy
Freddy sedari tadi menenangkan dirinya dengan berdiri di balkon cafe menatap gelapnya malam dan menenangkan diri juga mencari cara bagaimana meluluhkan hati Cherry yang keras
__ADS_1
Freddy mengeluarkan ponselnya meminta supir manjemput mereka pulang , lalu mengirim pesan kepada Phillip
" Untuk beberapa hari ke depan, Jagalah Mommy"
Phillip mengerti bahwa Daddy nya butuh waktu sendiri untuk menenangkan diri
" Daddy , Jangan kelamaan menghindar" Balas Phillip
Freddy hanya tersenyum saat membaca balasan pesan dari Phillip
Saat Cherry memandang punggung Freddy, Ada rasa menyesal karena membuat Freddy kecewa , Lalu Cherry menundukkan kepalanya dan berjalan keluar dari cafe
Disaat bersamaan , Freddy membalikkan badannya dan melihat Cherry berjalan keluar dari cafe
Freddy menelepon anak buahnya
" Pantau Nyonya Cherry , Jika terjadi sesuatu , Cepat hubungi aku!" Pinta Freddy
Walau Cherry menolaknya, Freddy diam-diam selalu menjaganya
Didalam perjalanan , Cherry memikirkan selama setahun terakhir , Freddy-lah yang menjaga mereka berdua sebagai pengganti Franky
Freddy tentu banyak berkorban untuk mereka , Termasuk perusahaan yang ada di negara K
Leo dan Liana juga tidak pernah melarang jika Freddy ingin memperistri Cherry , Leo dan Liana malah mendukung Freddy
" Cherry.. Tidak ada salahnya mencoba hubungan dengan Freddy" Itulah saran dari Liana
Cherry pun sudah mulai nyaman dengan seluruh perhatian yang Freddy berikan
Sepanjang perjalanan pulang , Di dalam mobil nampak hening , Semua dengan pemikirannya masing-masing
Sedangkan Freddy saat melihat Cherry berjalan keluar dari cafe , Eric masuk dalam ruangannya
" Bagaimana Bos, Apa lebih baik?" Tanya Eric sambil berjalan ke arah Freddy yang masih setia berdiri di balkon
Freddy menggedikkan bahunya dan berjalan masuk ke ruangan dan menuju ke arah meja makan yang tadi lalu duduk
Dimeja makan masih terhidang wine
Freddy mengeluarkan kotak kecil berisi cincin berlian
" Apa rencana mu , Bos? MAJU ATAU MENYERAH?" Tanya Eric
"Jika demi cinta , Kau rela menyebrangi lautan hanya untuk bertemu adik ku, Maka aku akan merobohkan benteng pertahanan yang Cherry bangun untuk ku" Kata Freddy penuh keyakinan sambil tersenyum memandang Eric
" INILAH BOS KING DRAGON YANG AKU KENAL" Kata Eric memuji Freddy
" Kau tahu , Aku sudah berjuang dan berkorban begitu lama , Kini hanya sedikit lagi , Tidak mungkin aku menyerah dan melepaskan, Kau tahu tadi siang , James Alberto datang ke cafe Cherry" kata Freddy
__ADS_1
" JAMES ALBERTO!" kata Eric mengulang nama yang disebut Freddy
" Iya, Dia datang ingin mengajak Cherry bekerja sama membangun cafe" Kata Freddy
" Apa butuh bantuan ku?" Tanya Eric
" Tentu saja , Aku melihat gelagat James , Sepertinya dia menyukai Cherry" Kata Freddy
" Lalu?" Tanya Eric
" Dari sikap dan perilakunya aku seperti sangat familiar kepadanya , Namun dari data yang aku dapatkan , dia bukan orang yang aku kenal!" Jelas Freddy
" Apa maksudmu, Bos?" Tanya Eric
" Dari sorot matanya ,Cara dia berjalan , dan cara dia duduk dan berbicara dengan bahasa Tubuh , Aku paham betul dia mirip dengan MAXIM!" Kata Freddy
" Heemm , Kita bisa mengetahuinya" Kata Eric
Freddy menatap lekat mata Eric.
Freddy pun paham apa yang Eric maksud , Tentu saja teman seprofesi akan mengerti apa yang menjadi kendala dari masalah tersebut
" Baiklah...Aku mengerti" Kata Freddy
" Kau akan disini sampai besok pagi?" Tanya Eric
" Iya , Aku mempunyai hotel di cafe ini!" Jelas Freddy
" Apa aku boleh menumpang?" Tanya Eric sambil tersenyum
" Kau berani menyebrangi lautan tapi tidak berani membayar mahal sebuah hotel!" Ejek Freddy
" Heeeiiiii... Seharusnya kau berterimakasih kasih kepada ku karena telah memberi solusi atas masalahmu!" kata Eric dengan kesal
" Kau yang menawari sendiri, bukan?" Kata Freddy
" Baiklah , Akan ku bayar!" kata Eric
Freddy tersenyum lalu melempar kunci hotel kepada Eric
"Aku tidak ingin tidur sekamar dengan mu , Itu kunci kamarmu , Pakailah" Kata Freddy lalu beranjak bangkit dari duduknya dan berjalan keluar dari ruangan tersebut
Sesampainya di istana , Cherry yang sudah siap membersihkan diri , kemudian keluar dari kamar dan menunggu Freddy pulang
Hingga malam semakin larut , Cherry menunggu sambil berjalan mondar-mandir
Phillip melihatnya lalu bertanya
" Mommy, Kenapa belum tidur?"
__ADS_1
" Menunggu Daddy mu!" Jawab Cherry