
Dengan kepala tertunduk , Cherry berjalan menuju ke arah kamar mandi lalu mengunci pintu kamar mandi dari dalam
Freddy memperhatikan tingkah istrinya dan menghela nafas panjang lalu menghembuskan kasar
" Aku akan menjagamu , Sayang!" Kata Freddy dengan pelan
Freddy mengambil pakaian istrinya lalu meletakkannya dengan rapi di tempat tidur mereka
Freddy memilih perhiasan yang akan di pakai oleh istrinya
Semua kebutuhan yang akan di pakai oleh istrinya di siapkan di meja rias Cherry
Tak ada yang tertinggal , bahkan jam tangan, lip gloss , parfum , bedak refillnya dan tissue di masukkan ke dalam hand bag milik istrinya
" KREEEEEK"
Suara pintu kamar mandi terbuka dari dalam , Freddy yang mendengar suara pintu kamar mandi terbuka lalu memutar kepalanya mengarah ke arah pintu kamar mandi
Sosok wanita cantik dan lembut keluar dari balik pintu kamar mandi
Cherry keluar dari kamar mandi dengan berbalut handuk menutupi rambut dan badannya
Freddy memandangi istrinya dengan menyunggingkan senyum manis
" Sudah selesai sayang?" Tanya Freddy lalu melangkah ke arah istrinya
Saat tiba di hadapan istrinya. Tangan Freddy merangkul bahu istrinya lalu membawa Cherry ke tempat tidur mereka
" Aku sudah menyiapkan semua yang kamu butuhkan , Sayang!" Kata Freddy lalu mengambil pakaian Cherry dan menyodorkannya ke hadapan Cherry
Cherry membelalakkan matanya tak percaya
" Kakak , Aku bukan anak kecil yang harus kakak siapkan semuanya!" Kata Cherry dengan wajah memerah menahan malu
Sebagai seorang istri , Seharusnya kewajiban seorang istri menyiapkan segala kebutuhan suami
Tetapi perlakuan Freddy malah sebaliknya
"Kamu bukan anak kecil , Kamu adalah istriku..."
Belum selesai Freddy berbicara , Seekor burung gagak tiba-tiba datang dan hinggap di tepi tiang besi stainless dekat jendela kamar Freddy
Dengan kedua sayapnya, Burung gagak tersebut seolah memberi kode
Freddy menghentikan pembicaraan dengan Cherry lalu memutar kepalanya melihat ke arah jendela
Freddy menganggukkan kepalanya seperti tanda mengerti lalu mengibas tangannya membalas kode kepada burung gagak tersebut
__ADS_1
Burung gagak itu pun mengangguk kepalanya seolah menghormat kepada Freddy lalu terbang kembali ke angkasa
" Ada apa ,kak?" Tanya Cherry dengan binggung
" Tidak ada apa-apa, Sayang... Pakailah pakaian mu , Apa kamu ingin burung gagak yang lain melihatmu seperti ini?" Jawab Freddy dengan santai lalu membantu istrinya memakai pakaian
Setelah memakai pakaiannya, Freddy membawa Cherry ke meja riasnya
" Kakak bukan hanya menyiapkan pakaian ku , tetapi lengkap dengan kosmetik , aksesoris dan ini..... " Kata Cherry terhenti saat melihat hand bag miliknya yang sudah di penuhi peralatan untuk berpergian
" Kakak mengizinkan aku untuk pergi dengan kak Celina?" Tanya Cherry tak percaya
Freddy menapuk kedua pipi Cherry dengan lembut tapi tatapan mata yang tegas menatap mata Cherry dan berkata
" Kamu adalah istri ku , Bukan tahanan yang harus ku urung di rumah , Namun kamu harus ingat, kemana pun kamu pergi, Aku selalu menjaga dan mengawasi mu, Jangan mencoba untuk berpaling dan mengkhianati ku" Kata Freddy dengan sorot mata tajam
" Aku tidak akan berkhianat dan tidak akan mampu mengkhianati orang yang sudah menjagaku dengan nyawanya" Kata Cherry dengan membalas perkataan dan tatapan mata Freddy
" Aku percaya padamu , Sayang...Namun , Akan ada pihak ke tiga yang menguji itu semua!" Kata Freddy
" Siapa?" Tanya Cherry
" Tidak lama lagi kamu akan tahu" Kata Freddy lalu melepaskan kedua tangannya dari pipi Cherry
Freddy mengambil anting-anting miliK Cherry
Freddy memasangkan sepasang anting-anting di telinga Cherry , kemudian Freddy mengambil kalung lalu memakaikan di leher Cherry
" Selesai" Kata Freddy lalu mengecup kening Cherry
" Terima kasih kak" kata Cherry dengan senyuman manis yang bisa meluluhlantakkan hati dan pikiran Freddy
" Jangan berani-beraninya menunjukkan senyuman itu kepada orang lain" Kata Freddy dengan penuh penekanan
" Senyuman ini hanya untuk kak Freddy.. Suamiku" Kata Cherry sambil mengedipkan sebelah matanya lalu tersenyum , lagi-lagi Cherry menunjukkan senyuman manisnya untuk Freddy
" Terima kasih, Sayang!" Kata Freddy dengan tersenyum melihat tingkah sang istri
Cherry mengeluarkan segala alat skincare miliknya dan melakukan rangkaian pemolesan di bagian wajahnya
Setelah selesai, Tidak lupa Cherry menyemprotkan parfum di area-area tertentu agar wangi dari parfum tersebut tetap bertahan lama
Cherry tersenyum manis saat selesai melakukan semua yang dilakukannya
Freddy memandangi tingkah istrinya dari awal hingga selesai
" Baiklah...yang lain sudah menunggu kita di meja makan " Kata Freddy lalu menyodorkan tangannya ke arah Cherry
__ADS_1
" Ayo...Hehehe..." Kata Cherry dengan semangat sambil tertawa kecil
Freddy yang gemas dengan tingkah istrinya lalu mencubit hidung istrinya dengan lembut lalu mengambil hand bag milik istrinya
Freddy dan Cherry melangkah keluar dari kamar mereka menuju ruang makan
Di meja makan yang berada di tengah-tengah ruang makan , Sudah ramai di padati oleh para pelayan
Phillip sudah duduk dimeja makan sambil mengawasi para pelayan menyajikan makanan
" Daddy....Mommy..." Sapa Phillip saat melihat kedua orang tuanya sudah tiba di ruang makan
Phillip menghampiri Freddy dan Cherry lalu memeluk hangat Cherry dan di lanjutkan memeluk Freddy
Celina melihat ke arah Freddy , Saat Phillip menyapa kedua orang tuanya
Rasa kagum dan rasa ingin memiliki di rasakan oleh Celina
" Apa semuanya baik-baik saja , Sayang?" Bisik Freddy pada Phillip
" Aman, Dad...Selagi dalam pengawasan ku" Kata Phillip
" Apa. yang kalian bicarakan?" Tanya Cherry tak mengerti pembahasan mereka
" Membicarakan keadaan sekarang , Mommy..!" Jawab Phillip sambil tersenyum manis ke arah Cherry
" Kak Freddy, Cherry , Phillip...Ayo ,kita sarapan!" ajak Celina saat melihat keluarga kecil yang harmonis tersebut sedang bergurau
Ada rasa tidak suka melihat keharmonisan keluarga kecil Cherry
"Sabar.... Sebentar lagi....Tidak lama lagi " Kata Celina dalam hati dengan wajah menahan amarah dan mata menatap tajam kepada Cherry
Freddy , Cherry dan Phillip memutar kepala mereka secara bersamaan dan melihat ke arah Celina
" Ayo..." Ajak Freddy sambil menggenggam erat tangan Cherry seolah-olah Cherry akan pergi darinya
Freddy, Cherry dan Phillip melangkah ke arah meja makan
Seperti biasanya , setiba di meja makan , Freddy menggeser kursi untuk Cherry
" Terima kasih kak!" Kata Cherry dengan senyuman manis
" Sama-sama, Sayang" Balas Freddy lalu mengecup mesra kening Cherry lalu duduk di sebelah Cherry
Kumpulan sel-sel darah merah mengumpal menjadi satu , akibat menahan marah karena cemburu , itulah yang di rasakan oleh Celina saat ini
" Kak Freddy, Bolehkah saya mengajak Cherry ke salon untuk melakukan perawatan?" Tanya Celina dengan sangat sopan
__ADS_1
Freddy yang sedang menyendok kan sayur , berhenti sejenak lalu melihat ke arah Celina sejenak