KING DRAGON

KING DRAGON
PERGILAH...AKU AKAN MEMBUNUH MU JIKA KAU MASIH DI SANA!"


__ADS_3

" Aku ingin anda membantuku!" Kata Shui Er


" Jangan berharap banyak , Kita tidak ada jodoh baik dalam kehidupan manapun , Kita hanya berjodoh sebagai musuh!" Kata Freddy


Mendengar jawaban yang sangat menyakitkan dari Freddy , Shui Er hanya tertunduk lesu lalu memutar badannya berjalan keluar gerbang istana


Disaat Shui Er keluar dari gerbang istana , dia mendengar seseorang memanggilnya nama Freddy


Shui Er berhenti melangkah dan memutar badannya melihat sosok wanita yang memanggil nama Freddy


" KAK FREDDY"


Freddy yang baru saja hendak masuk ke dalam istana ,memutar badannya dan melihat arah sumber suara tersebut


Rahang Freddy menggeras , Matanya memancarkan api ,Nafasnya memburu seperti seekor macam yang siap menerkam mangsanya


" MAU APA KAU KE SINI?" Tanya Freddy dengan suara tinggi menahan luapan emosinya


" Sabar sayang , Jangan marah-marah , Setelah sekian tahun kita tidak bertemu , Seharusnya kau menyambut ku!" Kata seorang wanita


" Maaf , Aku tidak sebaik itu untuk iblis seperti kalian!" Kata Freddy dengan menahan luapan emosinya sambil menggepalkan kedua tangannya


Kedua wanita tersebut terus melangkah ke arah Freddy


Freddy mengeluarkan pistol milik Wendy dan mengarahkan kepada dua orang wanita tersebut


" Berhenti. Angel , Miranda...Kalian sudah melewati kesabaran ku!" Kata Freddy sambil menodongkan pistol kepada mereka


" Sabar sayang..... Jika kau ingin mati , Maka mati bersama!" Kata Angel dengan senyuman manis namun terus melangkah ke arah Freddy


" DOR "


" DOR "


" DOR "


Mesiu di lepaskan dari arah belakang Angel dan Miranda tepat di bahu Angel dan bahu Miranda


" AAARRRGGHHHH"


" AAARRRGGHHHH"


Angel dan Miranda kesakitan dan melihat ke arah belakang , Namun mereka tidak melihat apapun disana


Bahkan satpam terdiam dengan suasana disana


Freddy terkejut melihat Shui Er menembak Angel dan Miranda


" Siapa yang menembak?" Tanya Miranda dengan memegang bahunya yang sakit akibat mesiu yang tertancap di dalam


" Apa kalian menginginkan darah kalian bercampur dengan mesiu ini?" Tanya Freddy dengan mengangkat pistolnya dan memperlihatkannya pada Angel dan Miranda


" Aku bukan wanita lemah ,Sayang!" Kata Angel sambil berdiri dan berjalan kembali


Tetapi Freddy menggunakan pistol lalu membidik ke arah Angel daaannn


" DOR "

__ADS_1


" DOR "


Tak tanggung-tanggung , Freddy melepaskan mesiu tepat di mata kiri dan kanan Angel


" Aaaaaaahhhhhhhhh" Miranda berteriak karena terkejut dengan tindakan Freddy yang dengan berani membuat angel buta dan kehilangan nyawa dalam beberapa detik


" K...kak ..kakak Freeddyyy" Miranda berbicara dengan gemetar sambil memegang bahunya yang sudah banyak mengeluarkan darah


" Apa kau ingin menyusul?" Tanya Freddy dengan emosi dengan tangan yang memegang pistol membidik ke arah Miranda


" Kakak , Sangat sakit , Tidakkah kakak membantu dan merawat saya hingga sembuh!" Pinta Miranda dengan memelas


" SATPAM!" Teriak Freddy membuat satpam yang berdiri di sana terkejut lalu Berlari menghampiri Freddy dengan cepat


" Iya ,Tuan!" Kata satpam seraya menghormat kepada Freddy


" Antarkan wanita itu menunggu taksi di luar , Jangan sampai dia menginjakan kakinya di istana ku dan ini..." Kata Freddy lalu mengeluarkan dompet dari sakunya dan mengeluarkan dua lembar uang kepada satpam


" Ini ongkos taksinya!" kata Freddy dengan menyerahkan uang tersebut kepada satpam


" Baik Tuan!" Kata satpam pada Freddy lalu satpam menghampiri Miranda dan memapahnya lalu melangkah keluar dari gerbang istana


Setelah menyerahkan uang kepada satpam , Freddy pun langsung masuk ke dalam istananya dan langsung mengunci pintu


Paman Ye datang menghampiri Freddy


" Tuan" Sapa Paman Ye


" Paman , Mulai sekarang,Saya ingin paman memperketat keamanan di istana ini dan buatkan menu sehat selama kehamilan istri saya!" Ucap Freddy


" Nyonya hamil?" Tanya Paman Ye


" Iya Paman , Kami baru memeriksanya!" Kata Freddy


" Selamat Tuan, Semoga lancar sampai hari kelahirannya!" Ucap Paman Ye


" Terima kasih, Paman, Saya kembali dulu ke kamar!" Kata Freddy lalu berjalan menuju kamarnya dengan senyuman bahagia


Sebentar lagi istananya akan ada dua malaikat kecil yang datang , Dua malaikat kebahagiaan mereka


Paman Ye langsung menuju dapur dan membahas dengan Bibi Wang selaku Asisten rumah tangga yang mengurus bagian dapur dan pembersihan


" TOK "


" TOK "


" TOK "


Saat sampai di depan pintu kamarnya , Freddy mengetuk pintu kamarnya


" KREEEK"


Phillip membukakan pintu lalu dengan jari telunjuknya , Phillip menempelkan di bibirnya dan mundur selangkah


Freddy melangkah masuk ke dalam kamarnya


" Ssstttttt.....Daddy , Mommy baru saja tertidur!" Kata Phillip

__ADS_1


" Oo begitu? Baiklah...Daddy akan membersihkan diri terlebih dahulu , Apa Mommy mu sudah memberi tahu mu?" Tanya Freddy


" Sudah ....Aku di beri hadiah dua adik sekaligus!" Kata Phillip dengan bahagia


" Dan tugas mu sekarang Membuat suplemen dan vitamin untuk Mommy mu!" Kata Freddy


" Baik Dad...Aku akan kembali ke apartemen kakek guru!" kata Phillip


" Baiklah .. Hati-hati , Tadi aku bertemu dengan Shui Er , Dia mengikuti kami, Dia terus bergentayangan !" Kata Freddy dengan kesal


" Tenang Daddy... Dia tidak akan berani mengganggu ku , Karena Dewa Kera Sakti selalu bersama ku!" Kata Phillip


" Aku percaya " Kata Freddy dengan tersenyum lalu menundukkan kepalanya sedikit dan mencium kening Phillip


" Jangan lupakan makan siang mu!" Kata Freddy


" Baik Daddy..." kata Phillip sambil mengangkat ujung topinya sedikit sambil menunduk lalu menyunggingkan senyumannya


Phillip lalu keluar dari kamar dan menutup pintu , Freddy lalu mengunci kamar nya lalu melangkah ke arah ranjang


Di lihatnya Cherry sudah berganti pakaian dengan wajah yang sudah segar


Di lihatnya di atas nakas terdapat suplemen dan vitamin yang di berikan oleh dokter kandungan tersebut


Freddy mengambilnya dan memeriksa satu persatu , Freddy mencium aroma obat tersebut lalu meminumnya


Freddy menganggukkan kepalanya lalu mengambil gelas yang berisi air lalu meminumnya


" Dokter yang bisa di percaya!" Kata Freddy


Ingin rasanya Freddy mencium kening Cherry ,Namun dia sadar dirinya belum membersihkan diri , Akhirnya Freddy mengurungkan niatnya


Freddy melangkah santai di lemari bajunya lalu mengambil pakaiannya dan meletakkannya di atas kasur , Tempat Cherry berbaring


Setelah meletakkan pakaiannya , Freddy melangkah ke kamar mandi


Sebelum masuk ke kamar mandi , Sekilas Freddy melihat ke arah jendela


Freddy melihat mobil yang membawa Phillip sudah melaju pergi


Freddy mengarahkan pandangannya ke sisi yang lain


Tampak olehnya , Shui Er sedang duduk di ranting pohon dengan wajah sedih


" Anak itu bukannya bertobat dan melakukan pertapaan , Malah menyia-nyiakan kesempatan!" kata Freddy


Saat Shui Er mendongakkan kepalanya ke atas


Mata Freddy dan Shui Er bertemu


Mata Freddy melihat Shui Er dengan tatapan mata tajam , Namun bagi Shui Er ,Itu adalah tatapan yang sangat menggoda baginya


Shui Er tersenyum manis pada Freddy


Freddy yang melihat tingkah Shui Er , Lalu membuka jendela


" PERGILAH...AKU AKAN MEMBUNUH MU JIKA KAU MASIH DI SANA!" Teriak Freddy ketus

__ADS_1


__ADS_2