
Didalam ruangan ICU , Raga Franky sudah ditutup dengan kain putih
Alat-alat medis sudah dilepas oleh para medis
" FRANKY SUDAH MENINGGAL" Ucap Leo saat melihat Freddy masuk ke dalam ruangan ICU
Dunianya seakan dibalik, Kaki Freddy tidak sanggup berdiri , Freddy jatuh berlutut didepan jasad Franky
" Kakak..." kata Freddy dengan airmata berlinang
Terlintas dibenaknya , Semua memory kebersamaannya dengan Franky
" CHERRY.... CHERRY..." Panggil Liana melihat Cherry terjatuh dan tak sadarkan diri
Freddy memalingkan wajahnya melihat ke arah Cherry
Dengan gesit , Freddy menopang kepala Cherry
Di saat bersamaan, Phillip masuk dan terkejut melihat raga Papinya sudah ditutup kain putih dan Mommy tidak sadarkan diri
Phillip mengerti dan menyadari jika jiwa Papinya sudah terpisah dari raganya
Dengan cepat, Freddy mengambil minyak angin dan menggosokkan di hidung Cherry
Sang Dewa datang tepat waktu ,
Melihat Cherry tak sadarkan diri , Lalu Sang Dewa mendekati Cherry
Sang Dewa kemudian menyentuh kening Cherry , Ketika saja Cherry sadar
Cherry mengerjapkan matanya dan ketika melihat Phillip , Cherry langsung memeluk Phillip
" Sayang...Papi...Hiks...hiks..." Cherry tak kuasa melanjutkan Kalimatnya
Mata Cherry berkaca-kaca dan butiran airmata mengalir deras di pipinya
" Mommy...Papi memiliki tugas lain di alam dewa , Mommy jangan bersedih" Ucap Phillip.sambil mengelus lembut punggung Mommy nya
Leo dan Liana terbengong dengan ucapan Phillip , Namun ketika melihat Phillip berusaha menghibur Mommy nya , Maka Leo dan Liana pun tidak mempermasalahkan walau mengganggap perkataan Phillip tidak masuk akal dan sekedar hiburan
Leo mendekati Cherry dan Phillip lalu duduk di kursi
" Setiap manusia akan mengalami kematian , Kematian itu sendiri bukan akhir segalanya , Hanya saja jiwa nya sudah terpisah dari raganya , dan jodoh kalian hanya sampai disini , Yakinlah Franky juga akan bahagia disana , Tugasnya di sini sudah selesai" Kata Leo menghibur Cherry
Cherry hanya terdiam dan mendengar dengan seksama , Terlintas di benaknya untuk membalas dendam kepada orang yang telah membunuh suaminya dan mengganggu kehidupannya
" Cherry , Jika saja Franky tidak menyelamatkan Ayah, Mungkin saja Ayah yang pergi bukan Franky, Maafkan Ayah " Ucap Leo dengan menunduk sedih dengan mata berkaca-kaca
Cherry yang mendengar penuturan sang mertua , Merasa bersalah
Cherry memegang lengan kekar mertuanya
__ADS_1
"Ayah , Tidak seharusnya Ayah berkata begitu , Ini sudah kehendak langit , Kak Franky meninggal karena melindungi orang tua nya , Itu adalah perbuatan yang sangat terpuji , Aku bangga akan hal itu" Ucap Cherry
" Hanya saja , Aku tidak terima kak Franky meninggal dengan begitu menggenaskan, Tanpa pamit dan tanpa pesan apa-apa padaku!" kata Cherry sambil memandang jasad suaminya
" Jika di ijinkan , Aku akan membalas dendam kepada orang yang telah mengganggu kehidupan ku dan telah membuat suamiku tiada" kata Cherry dengan nada datar dan pandangan mata lurus menatap jasad suaminya
Freddy dan Phillip saling berpandangan , Benarkah apa yang dikatakan Cherry ingin balas dendam atau hanya emosi sesaat!?
Freddy dan Phillip mengetahui perihal alasan Franky tidak pamit dan meninggalkan pesan , Hanya bisa terdiam
Liana mendekati Cherry dan memeluknya
" Cherry..Ibu juga merasakan hal yang sama" kata Liana sambil berlinang airmata
" Ibu...Kita harus mengurus jasad kakak terlebih dahulu" Kata Freddy
Disaat jasad Franky di bawa keluar , Di saat yang sama , Nicky dan Marco tiba di rumah sakit
" BOS" Panggil Nicky dan Marco
Nicky dan Marco yang baru saja sampai ke rumah sakit sangat binggung dan terkejut
" Ada apa, Bos?" Tanya Marco
" Kak Franky sudah meninggal!" Kata Freddy
" APA??!!!" Nicky dan Marco terkejut bukan main
" Bagaimana bisa , Bos?" Tanya Marco
Nicky dan Marco mengangkat kain putih sekilas dan melihat wajah Franky untuk terakhir kalinya
" SELAMAT JALAN , BOS....SAMPAI JUMPA LAGI DI KEHIDUPAN SELANJUTNYA!" Ucap Nicky dan Marco bersamaan lalu menundukkan kepalanya menghormat kepada jasad Franky
Mata Nicky dan Marco berkaca-kaca , Kepergian Franky untuk selamanya meninggalkan banyak kenangan bagi mereka
Para medis langsung membawa jasad Franky di istana untuk disemayamkan , Besok barulah jasad Franky di kremasi kan
Ribuan penduduk di pulau Baru berdatangan ketika mengetahui bahwa presiden mereka telah menghembuskan nafas terakhir demi menyelamatkan Sang Ayah
Nicky memberitahu Billy , Nico dan Neo , Sama halnya dengan Nicky .
Billy , Nico dan Neo pun terkejut bukan main
Billy , Nico dan Neo sontak saja langsung berangkat ke pulau baru
✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️
Kematian Franky sudah sampai di telinga Maxim
" Hahahaha... Akhirnya kau mati juga " Maxim tertawa bahagia melihat musuhnya mati
__ADS_1
" Rencana ku berhasil , Kini tinggal Freddy!" Kata Maxim
" Bos ,kau sudah mengoperasi wajah mu dan mengubah data-data anda , Mengapa anda tidak langsung masuk saja ke pulau Baru, Pasti mereka tidak mengenali anda!" Kata asistennya
" Kau bodoh sekali , Justru dengan keadaan seperti ini , Freddy pasti akan meminta anak buahnya untuk memperketat penjagaan" jelas Freddy
Asistennya terdiam dan mencerna perkataan bos nya
" Lalu bagaimana rencana anda ,Tuan?" Tanya asistennya
Maxim menatap tajam ke arah asistennya
" Aku punya rencana sendiri , Kau hanya menunggu perintah ku!" Kata Maxim
✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️
Pagi menyingsing , Mentari nampak tak bersemangat menampakkan dirinya
Sama halnya dengan Cherry dan Phillip tak bersemangat menyambut pagi ini
Karena jasad Franky akan di kremasi kan
Awan kesedihan menghiasi istana megah milik Franky yang ditinggalkan untuk Cherry dan putranya
" Ting"
" Ting"
" Ting"
Lembutnya suara lonceng , Tanda doa untuk jasad Franky di mulai
Dengan memakai pakaian hitam , Seluruh anggota keluarga melakukan serangkaian doa di pimpin oleh Para anggota Sangha
Dalam kegiatan doa tersebut , Air mata Cherry tak berhenti mengalir
Pukulan terbesar dalam hidupnya kini harus dia rasakan kembali
Dulu dalam jangka waktu satu hari saja , Dia kehilangan kedua orang tua , Adik dan kakak serta neneknya , Kini dia kehilangan suaminya
Freddy yang juga memakai pakaian warna hitam sesekali melirik ke arah Cherry yang duduk disampingnya
Freddy menyodorkan sapu tangan kepada Cherry , karena melihat air mata Cherry yang tiada berhenti
Phillip memperhatikan keduanya
" Jika Mommy ingin membalas dendam , Aku akan membantu mu , Mom" Kata Phillip dalam hati
Phillip memperhatikan sekitar , Seluruh tamu yang hadir nampak khusyuk berdoa
Hingga akhirnya jasad Franky di bawa ke tempat kremasi
__ADS_1
Nicky , Marco , Nico ,Neo dan Billy hadir dalam upacara tersebut dan sangat sedih
" SELAMAT JALAN BOS FRANKY , JASAMU AKAN KAMI KENANG , SEMANGAT MU SELALU HIDUP DALAM HATI KAMI , KAMI AKAN MELANJUTKAN PERJUANGAN MU , INI ADALAH SUMPAH KAMI"