
" Selamat siang Nona, Nama saya JAMES ALBERTO" Katanya memperkenalkan diri
Melihat cara James memperkenalkan dirinya , Cherry menyambut uluran tangan James
" Cherry...." Cherry memperkenalkan dirinya juga
Tangan James yang sedang memegang tangan Cherry tak ingin melepas dan menatap dalam wajah Cherry
" Di lihat dari dekat , sungguh lebih cantik dan SEMPURNA" kata James dalam hati dengan menyunggingkan senyuman
Cherry yang merasa tidak nyaman karena James tidak melepaskan tangannya lalu berdehem
" Ekhemmm...Apa boleh kita berbicara sambil duduk?" Tanya Cherry memecahkan lamunan James
" Aahh....Maafkan saya , Saya sangat terkagum melihat kecantikan anda" Puji James
" Terima kasih pujiannya,Tuan,..Anda terlalu berlebihan , Silahkan duduk , Tuan!" kata Cherry lalu mempersilahkan James duduk
Cherry dan James duduk berhadapan
" Nona , Maaf jika saya mengganggu waktu anda , Jadi begini , Saya berencana membangun sebuah cafe di seputar jalanan ibu kota , Hanya saja saya baru setahun mengetahui tempat ini jadi belum begitu paham tentang lingkungan sini , makanan yang menjadi favorit penduduk lokal dan kawasan yang strategis disini"
Cherry tersenyum lalu berkata
" Jika anda ingin mengenal lebih detail tentang daerah sini , Anda bisa melihatnya ,Namun jika anda bertanya tentang makanan favorit penduduk lokal saya rasa itu sama seperti kita yang menyukai masakan rumahan" Jelas Cherry
" Apa anda asli penduduk disini?" Tanya James dengan menatap Cherry tanpa berkedip
" Saya baru beberapa tahun berakhir tinggal disini" Jawab Cherry
" Oo ya , Hanya beberapa tahun anda disini tapi anda sudah sangat terkenal hampir seluruh pulau ini" Puji James
Cherry mengerut keningnya
" Maksud anda?" Tanya Cherry binggung
" Sepertinya anda dikenal bukan dari kalangan cafe ini tapi hampir seluruh penduduk di pulau Baru ini, Bahkan anda begitu akrab dengan orang-orang sini" kata James
" Kita menginjakkan kaki di bumi yang sama , Sebagai seorang manusia bukankah saling membutuhkan, Jika saya tidak mengenal penduduk setempat, Saya rasa saya tidak akan sanggup menjalankan cafe ini disini" Jawab Cherry
" Nona , Anda begitu menguasai bidang ini , Apa boleh kita bekerjasama?" Tanya James dengan tersenyum
" Silahkan anda mengajukan proposal , Saya akan mempertimbangkannya" Jawab Cherry
" Baiklah nona , Jika begitu saya akan kembali lagi esok hari!" Kata James
" Baik , Jika tidak ada hal lainnya , Saya akan kembali" Kata Cherry lalu bangkit dari duduknya
James yang melihat Cherry bangkit dari duduknya , dia pun berdiri
" Nona , Bolehkah kita berteman bukan hanya sekedar masalah bisnis " Kata James
Cherry tersenyum lalu menjawab
" Kita sudah mengenal dan menjadi teman, Bukan?" kata Cherry dengan sangat elegan
__ADS_1
Perkataan Cherry membuat hatinya bahagia , Akhirnya dia bisa menjadi teman Cherry
" Iya , Benar..Baiklah nona Cherry..Saya pamit dan besok saya pasti kembali" Katanya dengan tersenyum
Cherry menundukkan kepalanya lalu berkata " Terima kasih telah bersedia mampir di cafe saya"
Cherry lalu melangkah dan masuk ke ruangannya
" Saya juga bersedia jika setiap hari datang untuk melihatmu" Kata James dalam hati
James melangkah ke kasir dan melakukan pembayaran
" Tuan , Ini totalnya " Kata kasir sambil menyodorkan struk kepada James
James mengambil struk tersebut dan mengambil beberapa lembar didalam dompetnya lalu menyerahkan kepada kasir
" Tuan , Ini terlalu banyak " Kata kasir tersebut dan hendak mengembalikannya
James menahan tangan kasir tersebut dan berkata
" Aku butuh bantuan mu , Apa kau bersedia membantuku?" Tanya James pada kasir tersebut
" Apa nona Cherry sudah memiliki kekasih?" Tanya James
" Itu hal pribadi,Tuan...Maaf saya tidak mempunyai wewenang untuk menjawab" Kata kasir tersebut dengan sopan lalu mengembalikan sisa kembalian uang James
Wajah James terlihat kecewa lalu bertanya kembali
" Nona, Apa saya boleh meminta nomor ponsel Nona Cherry?" Tanyanya lagi
James lalu menganggukkan kepala dan memutar badannya kemudian beranjak pergi
Saat hendak menuju pintu keluar , Freddy dan Phillip masuk bersamaan
Mata James dan mata Freddy bertemu dan mereka saling melewati
" MATANYA" Kata Freddy dalam hati lalu berhenti dan memutar badannya
Sosok James sudah keluar dari pintu
" FREDDY" Kata James dalam hati sambil tersenyum sinis
" Daddy" Panggil Phillip dengan menggoyangkan tangan Freddy
Freddy tersadar lalu memalingkan kepalanya dan menunduk ke arah Phillip lalu tersenyum
" Ayo" Ajak Freddy lalu melangkah bersama ke ruangan Cherry
" TOK "
" TOK "
" TOK "
Phillip mengetuk pintu ruang kerja Mommy nya , Walau sebagai anak dari pemilik cafe , Philip terbiasa berlaku sopan ketika hendak memasuki ruangan yang bukan milik pribadinya
__ADS_1
" Masuk "
Suara Cherry terdengar dari dalam
" KREEEK"
Pintu di buka oleh Phillip
" Mommy" Sapa Phillip
Cherry yang sedang mengecek laporan di laptop mengangkat wajahnya dan tersenyum melihat putra kesayangannya datang bersama Freddy
" Sayang...Apa kau sudah makan?" Tanya Cherry
" Bukankah kita akan makan diluar?" Kata Phillip
" Aahh... Mommy lupa" Kata Cherry sambil menepuk jidatnya
" Tak apa , Kamu selesaikan terlebih dahulu pekerjaan mu , Kami akan menunggu" Kata Freddy lalu melangkah ke arah sofa dan menghempaskan bokongnya dan menyandarkan punggungnya ke sofa
Freddy mengeluarkan ponselnya, Dia sangat penasaran dengan pria yang berpapasan dengannya di depan pintu cafe
Setelah membuka layar ponselnya , Freddy membuka CCTV yang di hubungkan dari cafe Cherry ke ponselnya
Freddy mengamati dengan teliti semua gerak gerik James , Dari CCTV. , Freddy melihat mobil di bawanya sama dengan mobil yang mengikutinya waktu itu
Saat melihat James dan Cherry bersalaman , Rasa cemburu menghinggapi hati Freddy , tentunya rasa itu sudah Beratus kali di rasakan oleh Freddy ketika Cherry masih menjadi milik Franky
Namun untuk sekarang , Rasa cemburu itu melebihi dari rasa cemburu yang sebelumnya
Dengan menggepalkan tangannya , Freddy mengangkat wajahnya melirik ke arah Cherry yang sedang menyusun barangnya
" Siapa pria yang berkenalan denganmu tadi?" Tanya Freddy datar yang memecahkan keheningan sesaat
Cherry dan Phillip memandang ke arah Freddy
Cherry berpikir dan mengingatnya
" Oo...Dia James Alberto " Jawab Cherry
" Kenapa dia menemui mu?" Tanya Freddy lagi
" Katanya dia ingin mengajakku bekerjasama , Rencananya dia akan membuka cafe tapi dia belum mengetahui tentang seluk beluk penduduk disini karena dia baru sekitar setahun aja tinggal disini!" Jelas Cherry
" Apa kamu menerima?" Tanya Freddy
" Aku belum memberi jawaban , Besok dia akan kembali dan mengajukan proposalnya" Jelas Cherry
" Jika aku memintamu untuk tidak bekerja sama dengannya, Apa kau keberatan?" Tanya Freddy perlahan
" Apa aku boleh tahu apa alasannya?" Tanya Cherry balik
Freddy menghela nafas sambil menutup matanya lalu membuang nafas dan memandang Cherry
" Kita tidak bisa mempercayai orang yang baru kita kenal" kata Freddy
__ADS_1