KING DRAGON

KING DRAGON
PHILLIP DI CULIK


__ADS_3

Freddy mendekatkan bibirnya ke telinga Cherry lalu berbisik


" Tadi aku sengaja memukul James hingga berdarah karena aku ingin mengetahui siapa James yang sesungguhnya!" Kata Freddy


" Mengapa membuatnya berdarah?" Tanya Cherry binggung dengan suara yang sangat pelan


" Karena hanya dengan darah , Kita bisa mengetahuinya dengan lebih rinci" jelas Freddy lagi yang masih berbicara berbisik pada Cherry


" Bos , Kau akan sangat terkejut mendengar informasi ini" Kata Marco dengan tiba-tiba


" Maaf , Jika aku mengganggu" Kata Marco dengan malu karena melihat mereka sedang berbicara berbisik namun dia mengganggunya


Mata Freddy mengarah tajam kepada Marco


" Aku maafkan kau kali ini, Katakan apa yang kau dapat!" Pinta Freddy


" Berdasarkan hasil darah , ini adalah milik MAXIM , orang yang telah membayar sniper untuk membunuh keluarga ONG dan Maxim melakukan operasi wajah dan merubah identitasnya menjadi James Alberto sejak setahun yang lalu , Dia ingin membalas dendam atas kematian Ayahnya Mr. Zack dan adiknya HANNY , Apalagi perusahaannya kini sudah bangkrut dan dalam setahun ini dia banyak mencari informasi tentang anda, Bos!" Jelas Marco


Freddy dan cherry mendengar penjelasan Marco dengan membelalakkan matanya


Mendengar kata " SNIPER" , Membuat Cherry trauma dan tanpa sadar , Dia Seperti ketakutan , Keringat dingin mulai menyerang Cherry lalu Cherry merasa penglihatannya gelap


" TAAAP"


Kepala Cherry jatuh di bahu Freddy yang memang sedang duduk merangkulnya


Marco dan Freddy melihat ke arah Cherry


" Cherry...." Freddy memanggil Cherry sambil menepuk wajah Cherry


" Marco , Tolong ambilkan jarum suntik dan botol kecil di laci meja ku" Pinta Freddy sambil menyandarkan kepala Cherry di pahanya


Marco dengan cepat berlari ke arah meja kerja Freddy dan membuka lacinya


Dengan cepat di ambilnya jarum suntik dan sebuah botol kecil dan berlari kecil ke arah Freddy


Freddy mengambil jarum tersebut dan memasukkan cairan ke jarum suntik lalu menyuntikkan ke tangan Cherry


" Ada apa dengannya!" Tanya Marco


"Mungkin terkaget dan trauma karena kak Franky terbunuh karena sniper , Dan mendengar kata sniper , Cherry menjadi shock" Jelas Freddy


Marco menepuk jidatnya


" Harusnya aku tidak mengatakan itu di depannya" kata Marco dengan menyesal


" Jika kita tidak jujur , Dia akan membenci kita , Lebih kita jujur dengan konsekuensinya seperti ini atau kita berbohong tetapi akan lebih berbahaya lagi nantinya , Karena Cherry.tidak menyukai seseorang yang tidak jujur" Jelas Freddy


Marco mengganggukkan kepalanya tanda mengerti


" Baiklah Bos , Aku menunggu di luar sambil menyelesaikan pekerjaan ku, Alat ini aku taruh disini saja" Jelas Marco

__ADS_1


" Terima kasih" Kata Marco


" Jangan sungkan ,Bos!" Jawab Marco ketika hendak keluar , Marco mengingat sesuatu


" Bos , Nampaknya Maxim sekarang menargetkan Nyonya Cherry karena sudah beberapa pekan , Maxim mengikuti Nyonya Cherry , Jadi Bos harus lebih waspada lagi" jelas Marco


" Sudah ku duga" Kata Freddy yang dari awal pertemuannya dengan James memiliki firasat yang buruk


Marco lalu melangkah keluar dan menyelesaikan pekerjaannya karena tak ingin menjadi obat nyamuk bagi Freddy dan Cherry


Tak berapa lama , Mata Cherry mulai bergerak., Freddy masih setia menemani


Kepala Cherry yang ada di paha Freddy terasa nyaman


Cherry membuka matanya dan di lihatnya Freddy tersenyum manis padanya


" Kakak" Kata Cherry lalu bangkit memeluk Freddy


Freddy merasakan bahagia yang membuncah sangat di hatinya , Senyuman manis selalu terukir di wajahnya tiada henti untuk hari ini


" Kakak , Jangan tinggalkan aku!" Kata Cherry


" Heeeiiiii.. Aku tidak kemana-mana, Sayang!" kata Freddy dengan memeluk Cherry sambil tertawa


" Kakak" Kata Cherry lalu melepaskan pelukannya


" Aku tidak ingin apa yang menimpa kak Franky , Terjadi padamu" Kata Cherry


Cherry memperhatikan sekitar


" Bukankah tadi Marco di sini?"


" Dia sudah diluar untuk menyelesaikan pekerjaannya, Dia tidak enak memandangi mu yang sangat cantik saat tidur !" Goda Freddy


" Kakak" Kata Cherry lalu memperbaiki duduknya dengan kedua tangannya di letakkan di atas pahanya


" Kenapa?Apa ada yang sakit?" Tanya Freddy sambil mengelus rambut Cherry


" Kakak , Bolehkah mengajari ku bela diri lagi?" Tanya Cherry dengan mata memohon melihat Freddy


Freddy tersenyum lalu berkata


" Bole...Asal setiap harinya aku mendapatkan jatah morning kiss dari mu "


Cherry memandangi Freddy dengan memonyongkan bibirnya


Freddy yang tak tahan melihat tingkah gemas Cherry langsung ingin melahapnya tapi tiba-tiba ponsel Freddy berdering


" DRRRTTZZZ"


" 9988******* CALLING....

__ADS_1


Freddy menghentikan aksinya hendak mencium Cherry saat mendengar ponselnya berdering


Dengan malas Freddy mengangkat telepon


" Halo" Jawabnya ketus


" Maaf mengganggu anda , Tuan Freddy , Aku hanya ingin memberitahu , Jika nyawa Phillip Ong sekarang ada di tanganku, Jika kau lebih utamakan nyawa pewaris utama Keluarga ONG , Maka kau angkat kaki dari pulau ini dan serahkan juga Cherry kepadaku ! " Kata seseorang yang mengancam Freddy


" SIAPA KAU?" Tanya Freddy dengan tegas khas suara ketua MAFIA KING DRAGON


" Jangan tanyakan siapa aku , Jika kau tak ingin sesuatu terjadi kepada anak ini, Maka cepat lakukan apa yang aku perintahkan ! " Ancamnya lagi lalu mengakhiri panggilan


" KURANG AJAR!" Kata Freddy dengan emosi


Rahang Freddy mengeras , Matanya memerah menahan letupan emosi , tangannya mengepal kuat


Cherry yang melihatnya sangat takut


" MARCO " Teriak Freddy begitu keras hingga menggema di seluruh ruangan membuat Cherry bertambah ketakutan dan menggeser tubuhnya menjauh dari Freddy


Hal itu membuat Freddy memalingkan wajahnya melihat ke arah Cherry


Marco yang di panggil pun langsung memasuki ruang kerja Freddy dengan binggung , Pasalnya saat dia keluar , Emosi Freddy masih stabil


" Ada apa , Bos?" Tanya Marco saat masuk dan melihat wajah Freddy menegang menahan luapan emosi saat melihat ke arah Cherry


Marco mengira mereka sedang bertengkar


Freddy yang semula melihat ke arah Cherry lalu memutar kepalanya melihat ke arah Marco


" Seseorang mengancam ku dengan menculik pangeran Phillip, Cek lokasinya !" Pinta Freddy sambil memasingkan ponselnya kepada Marco


" APA" Marco dan Cherry terkejut


Freddy sudah menyuntikan sejenis imun tubuh untuk Cherry sehingga Cherry tidak pingsan lagi


Freddy melihat ke arah Cherry lalu mendekatkan tubuhnya kepada Cherry


" Jangan takut , Aku bukan marah padamu..." Kata Freddy sambil mengelus wajah Cherry yang mulus


Mendengar suara Freddy yang lembut , Cherry pun tidak ketakutan lagi lalu menganggukkan kepalanya


" Bagaimana keadaan Phillip?" Tanya Cherry khawatir


" Phillip anak yang kuat , Dia mampu bertahan , Orang itu menginginkan mu dan Phillip juga mengancam ku meninggalkan pulau ini!" Kata Freddy


" Bos , Aku sudah menemukan titiknya, Lokasinya dekat pantai" Kata Marco


" Bagus , Aku akan meneleponnya lagi , Pastikan siapa orangnya!" Pinta Freddy lagi


Freddy menghubungi penculik tadi

__ADS_1


" BAGAIMANA TUAN FREDDY?" Jawab seseorang dari balik telepon


__ADS_2