
Freddy memperhatikan mata Cherry yang sembab karena menangis
Ada perih di hati Freddy melihat butiran air mata Cherry membasahi pipi istri kesayangannya
Freddy melangkah ke arah nakas , disamping tempat tidur mereka dan mengambil beberapa lembar tisu dan segelas air
Freddy berjalan ke arah Cherry dengan tangan memegang gelas dan tisu
" Minumlah " Kata Freddy ketika sampai di hadapan Cherry
Freddy menggunakan tisu dan menghapus air mata Cherry yang telah meleleh di pipi istrinya
Cherry mengangkat kepalanya dan menatap lembut ke arah suaminya lalu menurunkan pandangannya ke arah tangan Freddy yang sedang memegang gelas berisi air
" Aku tidak tahu , Apa aku pantas menjadi istri mu!" Kata Cherry dengan kepala tertunduk
" Mengapa kau mengatakan seperti itu?" Tanya Freddy
" Karena jalan pikiran kita berbeda!" Kata Cherry
Freddy mengangkat dagu Cherry dan menatap lekat mata Cherry
" Minumlah " Kata Freddy lalu menempelkan gelas yang dipegangnya di bibir Cherry
Cherry meneguk habis air yang ada di gelas , yang diberikan Freddy padanya
" Bersihkan diri mu ,dan tenanglah dirimu.." Kata Freddy dengan lembut sambil mengusap lembut kepala Cherry
" Apa kakak marah padaku?" Kata Cherry
" Tidak " Jawab Freddy singkat
" Kakak membenciku?" Tanya Cherry lagi
" Aku tidak sanggup membenci mu, sayang!" Kata Freddy lalu memeluk Cherry
Cherry membalas pelukan Freddy
" Hidup ini kita akan selalu merasakan bahagia , sedih , kecewa , terluka , dan menangis bahagia atau sedih , Itu lah proses kehidupan , Begitu juga jika kita hidup bersama , Ada rasa kecewa , terluka , bahagia , Kenapa? Karena kita di ciptakan berbeda , Perbedaan itulah yang membuat kita bisa bersatu...Bayangkan jika kita sama , Kita sama-sama sejenis , Apa kita bisa saling mencintai dan hidup bersama? mungkin bisa , Jika aku memiliki kelainan " Jelas Freddy sambil tersenyum di akhir pembicaraan
__ADS_1
" Hahahaha , Kakak benar!" Kata Cherry dengan tertawa terbahak-bahak
" Jangan risau kan apapun, Selama kita saling memahami , Apapun yang akan terjadi , Kita hadapi bersama!" Kata Freddy
" Apa kakak akan membunuh David? " Tanya Cherry sambil melepas pelukannya pada Freddy
" Aku akan bertindak , Jika dia sudah mengganggu ketenangan hidupku" Kata Freddy dengan menatap lekat mata Cherry
Cherry membalas menatap lekat mata Freddy
Tatapan mata Freddy terpancar dengan serius persis seperti kata-katanya
Cherry mengganggukkan kepalanya dan menggigit bibir bawahnya karena takut jika tiba-tiba Freddy akan murka jika membicarakan tentang David
Freddy melihat Cherry yang salah tingkah , Lalu menyelipkan rambut Cherry dibelakang telinga Cherry
" Sudahlah...Mandilah terlebih dahulu, Jika terlalu malam , Tidak kan baik untuk wanita hamil" Kata Freddy lalu membimbing Cherry menuju kamar mandi
Setelah Cherry masuk ke dalam kamar mandi , Freddy menutup pintu kamar mandi dari luar
Cherry memulai ritual mandinya di dalam kamar mandi
Freddy juga mengeluarkan pakaiannya sendiri dan meletakkan di atas kasur , di samping pakaian Cherry
Tak lama Cherry pun selesai membersihkan diri dan keluar dari kamar mandi
" Sudah siap ,Sayang?" Tanya Freddy ketika melihat Cherry keluar dari kamar mandi
" Sudah sayang" Kata Cherry
sambil berjalan ke arah tempat tidur sambil memegang handuk yang membalut tubuhnya
Freddy mengambil pakaian Cherry dari tempat tidur lalu menyerahkan kepada Cherry
" Aku akan membersihkan diri, kamu istirahat dulu" Kata Freddy setelah menyerahkan pakaian Cherry lalu dia pun bergegas masuk ke dalam kamar mandi dan membersihkan diri
Cherry pun memakai pakaiannya lalu berjalan ke arah meja rias
Cherry membuka peralatan kosmetiknya dan membaurkan cream ke wajahnya yang halus dan mulus
__ADS_1
Walaupun sekarang Cherry bukan gadis remaja , Namun wajahnya tetap saja cantik , segar dan sangat mempesona
Itu semua karena Cherry mampu merawat dan menjaga apa yang dia miliki
" Jangankan tanaman yang diberi pupuk dan di siram , Wajah dan tubuh kita juga harus di rawat dan dijaga" Begitulah prinsip yang di pegang oleh Cherry dalam menjaga penampilannya
" TING"
Notifikasi pesan masuk ke ponsel Cherry dengan nomor yang tidak di kenal
Cherry melihat dilayar ponselnya lalu membukanya
"Saya ingin Anda tahu bahwa setiap kata yang saya ucapkan kepada Anda datang langsung dari lubuk hati saya ❤, Sayang, ada kegembiraan yang kurasakan di hatiku. Anda adalah alasan dari semua senyuman saya. Dari saat kamu datang ke dalam hidupku, ada banyak hal yang bahkan tidak bisa aku jelaskan, aku akan menyayangi dan memujamu selamanya 💖, Anda seperti hadiah dari surga. Anda memiliki hati yang dapat mencakup seluruh dunia, cahaya batin Anda yang indah memancarkan kedamaian dan cinta.Saya tidak tahu kata-kata yang tepat untuk digunakan dalam mengungkapkan kasih sayang saya yang dalam kepada Anda, saya kehabisan kata-kata karena saya tidak tahu kata-kata yang tepat untuk digunakan dalam mengungkapkan perasaan saya terhadap Anda"
" TING "
Belum sempat Cherry meletakkan ponsel setelah selesai membaca pesan , Muncul pesan baru dari nomor yang tidak di kenal
" Sayang, betapa aku berharap kau ada di sini bersamaku, hatiku merindukan cintamu. Aku sangat merindukanmu, Kamu selalu ada di hatiku, Kaulah yang mengambil masalah dan kesedihanku. Saat aku tahu aku memilikimu dalam hidupku. Kamu membuatku bahagia❤️❤️❤️ , Aku orang yang paling diberkati di dunia sekarang karena kehadiranmu yang manis dan indah dalam hidupku, sayang, kehadiranmu membawakanku kegembiraan dan kebahagiaan yang besar dari dalam tubuh dan jiwaku. Cinta yang Anda berikan kepada saya telah menghilangkan semua masalah dan mimpi buruk saya dalam hidup saya. Setiap hari sekarang berharga, dan aku bahkan tidak bisa membayangkan diriku tanpamu, aku akan menyayangimu selama sisa hidupku, jaga aku cintaku, Balas pesan ku jika kamu merindukanku , aku selalu di sini untukmu ❤ 😘"
Cherry membaca pesan dengan kening berkerut
" Ada apa?" Tanya Freddy pada Cherry dengan tiba-tiba
Cherry membaca pesan dengan serius sehingga tidak menyadari kehadiran Freddy
" Kakak membuatku terkejut" Kata Cherry dengan satu tangan memegangi dadanya
Freddy memperhatikan mimik wajah Cherry dengan serius
" Ada apa?" Tanya Freddy
Cherry menghela nafas panjang lalu menyodorkan ponselnya pada Freddy lalu tatapan mata Cherry mengarah ke dada bidang Freddy
" Sebaiknya kakak memakai pakaian terlebih dahulu baru membaca pesan yang terkirim di ponsel ku" Kata Cherry sambil meletakkan ponselnya di meja rias lalu duduk di kursi depan meja riasnya
Freddy memperhatikan tingkah Cherry dengan tersenyum lalu membalikkan badannya kemudian mengambil pakaiannya dan memakainya
Setelah itu Freddy lalu melangkah ke arah meja rias dan mengambil ponsel Cherry
__ADS_1
Freddy tentu saja dengan cepat membuka layar ponsel Cherry